Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PAMERAN POSTER MENINGKATKAN PENGETAHUAN BAHAYA MEROKOK ANAK SEKOLAH DASAR (SD) DI KOTA JAMBI M. Ridwani, M. Ridwani; Butar-butar, Marta; sari, Puspita; Kasyani, Kasyani
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 2 No. 4 (2024): Agustus
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v2i4.1217

Abstract

Pengetahuan menjadi penting agar Masyarakat dapat terhindar dari perilaku merokok. Pemahaman tentang bahaya rokok harus di mulai sejak usia dini, akan memberikan pengetahuan yang cukup untuk tidak atau berhenti merokok. edukasi berhenti merokok harus lebih sering dan banyak jumlahnya dari edukasi merokok dari produsen rokok. edukasi bahaya rokok meemrlukan media yang tepat sehingga mudah di ingat dan dilakukan. media poster menjadi salah satu alternatif untuik memberikan edukasi abahya merokok yang mudah murah dan dapat dikerjakan di mana saja. kegiatan pameran poster bahaya rokok mmberikan sebuah inspirasi bagi siswa SD untuk mengetahuai bahaya rokok di harapkan akan dapat meningkatkan pengetahuan dan memberikan penolakan terhadap tawaran dari industri atau teman sebaya yang merokok. pameran poster lebih mudah di kerjakan dan mudah di terima oleh siswa di sekolah
Pendampingan Pembuatan Peta Sebaran Penyakit bagi Pegawai Puskesmas Syukri, Muhammad; Butar-butar, Marta; Wisudariani, Evy; Novitasari, Prihatini Dini; Firman, Firman
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 6 No 4 (2024): Jurnal Peduli Masyarakat: Desember 2024
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v6i4.4904

Abstract

Efektifitas program surveilans penyakit merupakan fungsi utama pelayanan dari puskesmas. Oleh karena itu, kemampuan spasial seorang pegawai puskesmas sangat diperlukan untuk mendukung penyediaan informasi epidemiologi dan program pengendalian penyakit. Kegiatan pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan meningkatan penguasaan dan keterampilan pemetaan penyakit pegawai Puskesmas Kebon Handil Kota Jambi dengan aplikasi Quantum GIS (QGIS). Metode pelaksanaan kegiatan PkM adalah workshop//pelatihan langsung kepada 10 peserta. Pelatihan menggunakan modul dan dibimbing langsung oleh dosen fasilitator. Adapun untuk mengetahui pengetahuan dan keterampilan peserta dilakukan pre-post test. Hasil kegiatan pelatihan menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan peserta tentang fungsi QGIS mengalami peningkatan sebelum pelatihan dominan pengetahuan peserta kurang (60,0%) dan setelah pelatihan pengetahuan menjadi dominan baik (60%) dengan tingkat keterampilan menggunakan aplikasi GIS sangat baik berdasarkan hasil/luaran karya peserta. Indikator penilaian mencakup tata cara menambahkan layer peta (basemap), memasukkan data penyakit sesuai wilayah, jumlah dan jenis kasus penyakit, dan menambahkan fitur analisis penyakit (heatmap) yang menampilkan area dengan konstrasi penyakit (rendah, sedang, tinggi). Dengan demikian, tim PkM menyimpulkan bahwa petugas puskesmas mampu mengikuti petunjuk dan menunjukkan penguasaan materi pelatihan QGIS.
Analysis of Waste Management in the New Angso Duo Market in Jambi City in 2024 Simarmata, Theresia Hot Sarina; Hidayati, Fajrina; Butar-Butar, Marta; Ridwan, M.; Putri, Fitria Eka
Formosa Journal of Applied Sciences Vol. 3 No. 10 (2024): October 2024
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/fjas.v3i10.11469

Abstract

Angso Duo Baru Market, the largest market in Jambi City, contributes 9 tons of waste per day, with 36.37% of the total 291,863.27 tons of waste in Jambi in 2023 coming from the market. This research Analyzes Waste Management in Angso Duo Baru Market in 2024 using descriptive qualitative method. Data were collected from 11 informants through interviews, observations, and document reviews, then analyzed using Nvivo 12 software. The results show that the waste sorting, collection, and processing system is not yet in accordance with Government Regulation No. 27 of 2020. Traders do not segregate waste, and the shelters are not standardized. However, waste transportation is carried out twice a day and the final processing of waste at the Talang Gulo landfill has been carried out properly according to standards.