Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Application of Data Mining to analyze the Best Suppliers Haryanto, Hendrie; Sarif, Muhammad Irfan; Hardinata, Rio Septian
Bahasa Indonesia Vol 16 No 03 (2024): Instal : Jurnal Komputer
Publisher : Cattleya Darmaya Fortuna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54209/jurnalinstall.v16i03.263

Abstract

This research explores the application of data mining methods with the Naive Bayes algorithm to analyze and determine the best suppliers in supply chain management. Optimal supplier selection plays an important role in increasing company efficiency and competitiveness. The aim of this research is to develop an analytical model that is not only accurate but also effective in evaluating supplier performance based on available historical data. The data used covers a variety of critical attributes, including price, product quality, delivery times, and contract compliance from several suppliers. The research process involves data preprocessing steps such as cleaning, normalization, and dividing the data into training and test sets. The Naive Bayes method is applied to identify patterns and relationships in data, as well as produce predictions regarding supplier performance. The model is evaluated using accuracy, precision, recall, and F1-score metrics to measure the reliability and accuracy of predictions. The analysis results show that the Naive Bayes method can predict supplier performance with a high level of accuracy and good consistency. These findings provide a valuable tool for companies in data-based decision making for better supplier selection. This research concludes that the Naive Bayes method is an excellent method for supplier performance analysis, offering a superior combination of accuracy and effectiveness. Recommendations for further research include the application of other data mining techniques and integration with supply chain management information systems to improve overall analysis results.
Tantangan Penemuan Hukum Atas Pembagian Harta Bersama Pada Perkawinan Siri Haryanto, Hendrie; Rahmayanti, Rahmayanti; Ismailsyah, Ismailsyah; Sitompul, Fitri Ana
Locus Journal of Academic Literature Review Vol 5 No 1 (2026): January
Publisher : LOCUS MEDIA PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56128/ljoalr.v5i1.840

Abstract

Perkawinan siri merupakan perkawinan yang dilakukan sesuai dengan ketentuan agama, namun tidak dicatatkan pada lembaga resmi negara seperti Pencatatan Sipil ataupun Kantor Urusan Agama sebagaimana diwajibkan dalam peraturan perundang-undangan. Praktik ini masih banyak ditemukan dalam masyarakat Indonesia dan menimbulkan berbagai persoalan hukum, khususnya ketika terjadi perceraian atau sengketa harta. Salah satu permasalahan yang paling kompleks adalah pembagian harta bersama (gono-gini) baik yang disebabkan karena cerai hidup atau cerai mati, mengingat tidak adanya pengakuan secara administratif terhadap hubungan perkawinan tersebut. Kondisi ini menempatkan hakim pada posisi yang sulit karena hukum positif di Indonesia tidak memberikan pengaturan yang tegas mengenai pembagian harta bersama dalam perkawinan siri. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tantangan penemuan hukum yang dihadapi hakim dalam memutus perkara pembagian harta bersama (gono-gini) pada perkawinan siri serta peran penalaran hukum hakim dalam mewujudkan keadilan substantif. Penelitian ini menggunakan metode penelitian yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan, dan pendekatan konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam Perspektif Hukum Islam pembagian harta bersama atas perkawinan siri diatur lebih fleksibel karena berdasarkan hukum islam perkawinan yang sah secara agama disebut juga Syirkah Maal sehingga dalam pembagian harta bersama diatur sesuai kontribusi yang diberikan. Sementara dalam perspektif hukum perdata yang berlaku di Indonesia menunjukkan bahwa Perkawinan yang tidak dicatatkan maka status keperdataan atas perkawinan tersebut tidak dapat diakui dan dianggap tidak pernah terjadi, sehingga status harta bersama atas perkawinan tersebut tidak bisa dituntut keperdataannya. Dengan demikian, untuk memastikan keadilan atas Perkawinan Siri maka hakim dituntut untuk melakukan penemuan hukum secara progresif dengan mengedepankan asas keadilan, kemanfaatan, dan perlindungan terhadap pihak yang lemah, meskipun perkawinan tidak tercatat secara resmi. Penemuan hukum oleh hakim menjadi instrumen penting dalam mengisi kekosongan hukum dan menjembatani antara hukum tertulis dan realitas sosial masyarakat.