Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

7. Pengaruh Kebijakan DMO Batubara Terhadap Ketahanan Energi Nasional dalam Mendukung Pertahanan dan Keamanan Negara Fahmi, Ice; Soelistyo, Tri; Maulani, Muhammad; Afandi, Fajar Gunawan; Sasongko, Nugroho Adi; Yoesgiantoro, Donny
Jurnal TNI Angkatan Udara Vol 1 No 3 (2022): Jurnal TNI Angkatan Udara Triwulan Ketiga
Publisher : Staf Komunikasi dan Elektronika, TNI Angkatan Udara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62828/jpb.v1i3.8

Abstract

Indonesia saat ini masih mengandalkan batubara sebagai bahan bakar utama pembangkit listrik pada skala nasional. Hal tersebut terjadi karena Indonesia masih menggunakan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) sebagai pembangkit listrik utama. Dengan begitu peran batubara menjadi sangat penting untuk menjaga stabilitas pasokan listrik di Indonesia. Listrik merupakan aspek penting mengingat hampir seluruh kegiatan manusia saat ini membutuhkan sumber daya listrik. Kekurangan pasokan listrik dapat berakibat fatal seperti pemadaman listrik di beberapa wilayah sehingga menghambat kegiatan perdagangan maupun produktivitas perusahaan di wilayah tersebut. Kebijakan DMO berpengaruh pada tingkat ketahanan energi nasional. Kebijakan DMO batubara juga mendukung pertahanan dan keamanan nasional melalui terjaminnya pasokan listrik melalui pemenuhan kebutuhan pasokan batubara di pasar domestik. Oleh sebab itu kebijakan DMO batubara merupakan langkah strategis untuk mendukung ketahanan energi nasional dan pertahanan dan keamanan negara.
8. Analisis Life Cycle Assessment Baterai pada Kendaraan Fahmi, Ice; Soelistyo, Tri; Maulani, Muh; Afandi, Fajar Gunawan; Sasongko, Nugroho Adi; Yoesgiantoro, Donny
Jurnal TNI Angkatan Udara Vol 1 No 3 (2022): Jurnal TNI Angkatan Udara Triwulan Ketiga
Publisher : Staf Komunikasi dan Elektronika, TNI Angkatan Udara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62828/jpb.v1i3.9

Abstract

Baterai isi ulang diperlukan untuk dekarbonisasi sistem energi, tetapi penilaian dampak lingkungan siklus hidup belum mencapai konsensus tentang dampak lingkungan dari produksi baterai ini. Meskipun demikian, penilaian siklus hidup (LCA) adalah alat yang ampuh untuk menginformasikan pengembangan kinerja baterai dengan beban lingkungan yang berkurang. Ulasan ini mengeksplorasi praktik umum dalam LCA baterai lithium-ion dan membuat rekomendasi tentang bagaimana studi di masa depan dapat lebih dapat ditafsirkan, representatif, dan berdampak. Pertama, LCA harus memfokuskan analisis penipisan sumber daya pada tren jangka panjang menuju ekstraksi dan pemrosesan bahan yang lebih intensif energi dan sumber daya daripada memperlakukan cadangan yang diketahui sebagai jumlah tetap yang habis. Kedua, studi masa depan harus mempertimbangkan operasi ekstraksi dan pemrosesan yang menyimpang dari praktik terbaik industri dan mungkin bertanggung jawab atas sebagian besar dampak sektoral, seperti penambangan kobalt rakyat. Ketiga, LCA harus mengeksplorasi setidaknya 2-3 skala fasilitas manufaktur baterai untuk menangkap dampak yang bergantung pada ukuran dan throughput seperti pengkondisian ruang kering dan pemulihan pelarut. Terakhir, LCA masa depan harus beralih dari baterai kg massa sebagai unit fungsional dan sebagai gantinya memanfaatkan kWh kapasitas penyimpanan dan kWh throughput energi selama masa pakai.