p-Index From 2021 - 2026
0.444
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Flourishing Journal
Novian Arif Ramadhan
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Dampak Bullying terhadap Konsep Diri Pelajar: Sebuah Kajian Literatur Novian Arif Ramadhan; Rakhmaditya Dewi Noorizki
Flourishing Journal Vol. 4 No. 6 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um070v4i62024p274-278

Abstract

Self-concept becomes the most important thing for students. Because self-concept can determine what kind of behavior will be shown by a person. A positive self-concept will make individuals avoid negative behavior, while a negative self-concept can make individuals take deviant actions. One of the factors that affects self-concept is bullying. This is worth discussing because bullying is one of the cases that are often found in school environments. The purpose of this research is to examine the impact of bullying on student self-concept. This research uses a literature review method with descriptive analysis. The results of this study found that bullying has an impact on student self-concept. The impacts that arise are low self-esteem, having negative self-evaluation, hating oneself, having no self-respect, stress, and a tendency to withdraw from the social environment. The suggestion from this research is that it is necessary to further examine the impact of bullying on the self-concept of female and male students. AbstrakKonsep diri menjadi hal yang terpenting bagi seorang pelajar. Sebab konsep diri dapat menentukan perilaku seperti apa yang akan diperlihatkan oleh seseorang. Konsep diri yang positif akan membuat individu terhindar dari perilaku negatif, sedangkan konsep diri negatif dapat membuat individu melakukan tindakan menyimpang. Salah satu faktor yang mempengaruhi konsep diri adalah bullying. Hal ini patut menjadi pembahasan dikarenakan bullying merupakan salah satu kasus yang sering dijumpai di lingkungan sekolah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji dampak bullying terhadap konsep diri pelajar. Penelitian ini menggunakan metode kajian literatur dengan analisis deskriptif. Hasil dari penelitian ini menemukan hasil bahwasannya bullying membawa dampak kepada konsep diri pelajar. Dampak yang timbul adalah harga diri yang rendah, memiliki evaluasi diri yang negatif, membenci diri sendiri, tidak memiliki rasa hormat kepada dirinya sendiri, stress, dan kecenderungan menarik diri dari lingkungan sosial. Saran dari penelitian ini adalah perlunya diteliti lebih dalam mengenai dampak bullying konsep diri pelajar perempuan dan laki-laki.
Dampak Penggunaan E-learning Selama Pandemi Covid-19 Terhadap Tingginya Angka Penderita Miopi Muhammad Hazel Bayu Perkasa; Novian Arif Ramadhan; Naudiana Wihadini; Iqlima Pratiwi
Flourishing Journal Vol. 2 No. 12 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um070v2i122022p766-775

Abstract

Learning using e-learning during the Covid-19 pandemic has made the learning system in schools online. The learning system causes the intensity of our eyes to see the screen to increase which causes an increase in the number of myopia sufferers. Myopia is one of the health problems that can cause blindness. Therefore, we wrote this article to examine the impact of using e-learning during the Covid-19 pandemic on the high number of people with myopia. This article uses the literature review method through journals that are relevant to the topic discussed. The results of this study prove that the number of myopia sufferers increased by 59.35% during the Covid-19 pandemic. The implementation of lockdown makes the learning system carried out using online e-learning methods make us stare at gadget screens beyond the capacity of our eyes which causes a reduction in the sharpness of our eyes. In addition, reduced activity outside the home leads to an increase in the number of diopters associated with the development of myopia symptoms. In patients with myopia, there is a longer axial length that adds to the effect of secondary ocular sequelae, making a person experience eye disorders that are difficult to cure. Abstrak Pembelajaran menggunakan e-learning selama pandemi Covid-19 membuat sistem belajar di sekolah menjadi online. Sistem pembelajaran tersebut menyebabkan intensitas mata kita melihat layar meningkat yang menyebabkan bertambahnya angka penderita miopi. Miopi merupakan salah satu gangguan kesehatan yang dapat menyebabkan kebutaan. Maka dari itu, artikel ini kami tulis untuk mengkaji dampak penggunaan e-learning selama pandemi Covid-19 terhadap tingginya angka penderita miopi. Artikel ini menggunakan metode literature review melalui jurnal-jurnal yang relevan dengan topik yang dibahas. Hasil dari penelitian ini membuktikkan bahwa angka penderita miopi bertambah sebesar 59,35% selama pandemi Covid-19. Penerapan lockdown membuat sistem pembelajaran dilakukan menggunakan metode e-learning secara online membuat kita menatap layar gadget melebihi kapasitas mata kita yang menyebabkan berkurangnya ketajaman mata kita. Selain itu, berkurangnya aktivitas di luar rumah menyebabkan peningkatan pada jumlah dioptri yang berhubungan dengan perkembangan gejala miopia. Pada pasien dengan miopi terdapat panjang aksial yang lebih panjang sehingga menambah efek gejala sisa okuler sekunder sehingga membuat seseorang mengalami gangguan mata yang susah disembuhkan.