Proses reformasi kurikulum telah menghasilkan perubahan paradigma yang signifikan dalam lanskap pendidikan Indonesia, khususnya di bidang pendidikan dasar, transisi dari kurikulum yang sebelumnya terpusat ke kerangka yang lebih terdesentralisasi. Instruksi di tahun-tahun formatif telah mengalami transformasi, beralih dari pendekatan berbasis subjek ke pendekatan tematik. Namun, pelaksanaan pembelajaran tematik terus menunjukkan komponen yang memerlukan peningkatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis secara kritis berbagai artikel ilmiah yang berkaitan dengan sistem blok dan pembelajaran tematik di lembaga pendidikan dasar, dengan tujuan mengidentifikasi solusi untuk tantangan yang terkait dengan pembelajaran tematik, khususnya: (1) pemilihan topik, hasil pembelajaran, dan indikator setiap minggu, (2) fokus pada topik khusus yang menetapkan relevansi dengan pengalaman hidup siswa, (3) proses perencanaan tematik yang menuntut waktu dan sumber daya yang cukup besar, (4) kemampuan yang tidak memadai dari pendidik dalam menyampaikan semua tema setiap minggu, dan (5) motivasi siswa yang tidak memadai untuk belajar. Artikel ini ditulis menggunakan ulasan literatur dan data emperis tentang pelaksanaan pembelajaran tematik di sekolah dasar. Sebuah penelitian literatur dilakukan untuk artikel nasional dan internasional. Dari 23 artikel yang dievaluasi, 16 memenuhi semua kriteria dan relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan sistem blok dalam pembelajaran tematik tidak hanya berfokus pada pengaturan jadwal, tetapi juga pada manajemen proses pembelajaran secara keseluruhan. Jika sistem blok diterapkan, pengajaran dan pembelajaran di sekolah akan berjalan dengan baik dan efektif tergantung pada bagaimana sekolah menyiapkannya, yang mana berpusat pada siswa. Guru sangat penting dalam pembelajaran dengan sistem blok.