Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Increasing Employees Performance through the use of Information Technology, Work-Life Balance and Employee Engagement Ovalia, Ovalia; Sutaryana, Okky; Farid Ma’ruf
Journal of Accounting and Finance Management Vol. 5 No. 3 (2024): Journal of Accounting and Finance Management (July - August 2024)
Publisher : DINASTI RESEARCH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jafm.v5i3.569

Abstract

This study aims to seek determinant factors contribute to the employee performance in Information Systems and Financial Technology Centre. This study employs a quantitative method with surveys as research instrument. The unit of analysis is the employees of the Information Systems and Financial Technology Centre. The sample of this study use a non-probability sampling, with purposive sampling technique. The data is derived from primary data obtained through distributing questionnaires with likert scale measurements and then processed using the SPSS version 26. The analytical tools used are hypothesis test and coefficient of determination. The results of the research partially show that information technology utilization, work-life balance and employee engagement had positive and significant effect on employee performance. Additionally, the information technology utilization, work-life balance and employee engagement simultaneously had significant effect on employee performance
DISRUPSI EKOSISTEM OTOMOTIF JEPANG DI INDONESIA: ANALISIS STRATEGI SENTRALISASI DAN PENETAPAN HARGA AGRESIF BYD DALAM TRANSISI EV Ikhsan Maulana; M. Sigit Dwi A; Ovalia, Ovalia
Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol. 3 No. 6 (2025): JUNI
Publisher : ADISAM PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

For decades, Indonesia's automotive industry has been dominated by a Japanese production ecosystem built upon long-term partnerships between Original Equipment Manufacturers (OEMs) and local suppliers. However, the recent entry of BYD—a Chinese electric vehicle (EV) manufacturer—has disrupted this well-established structure through its centralized supply chain strategy and aggressive pricing. This study aims to analyze the strategic impact of BYD’s business model on the Japanese automotive ecosystem in Indonesia, and to identify the key challenges within the broader context of the country’s EV transition.This research adopts a descriptive qualitative case study approach, utilizing semi-structured interviews with seven informants from Tier 1 and Tier 2 supplier companies serving Japanese OEMs. The data were analyzed using thematic analysis to identify recurring patterns in the experiences and perceptions of industry actors regarding the presence of BYD.Findings reveal that BYD’s centralized approach has weakened the involvement and bargaining power of local suppliers, creating structural tensions within the supply chain. Furthermore, despite offering competitive prices, BYD faces several long-term challenges in Indonesia, including inadequate charging infrastructure, safety concerns related to battery reliability, high total cost of ownership (TCO), and consumer skepticism about product quality. This study contributes to a deeper understanding of industrial disruption in developing countries and provides a foundation for developing adaptive strategies and inclusive industrial policies.
SOCIOECONOMIC DYNAMICS AND WILLINGNESS TO PAY FOR WATER SUBSCRIPTION DECISIONS IN PEKANBARU Isyak Pratama P.; Raras Herry K.; Sarah Mulyani; Ovalia, Ovalia
Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol. 3 No. 6 (2025): JUNI
Publisher : ADISAM PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

High quality drinking water is an essential need for public health and welfare. In Pekanbaru city, clean water supply efforts through the Pekanbaru-Kampar. Drinking Water Supply System (SPAM) which continues to be developed by local government to meet the needs of water suitable for consumption. However, public interest, particularly among potential customers, in SPAM services still varies. This research aims to analyze the socio-economic dynamics of the community and their relationship with willingness to pay (WTP) on the decision to subscribe to water services provided by the Drinking Water Company (PAM) Pekanbaru City. The background of this research is based on the low penetration rate of household clean water services despite the increasing need for access to potable water. Using a qualitative approach and case study method, data was collected through in-depth interviews, observations, and documentation of residents from various socioeconomic backgrounds in the Pekanbaru-Kampar SPAM service area. The results of the research indicate that factors such as household income, education level, perception of service quality, previous experience with water services, and social norms in the surrounding environment significantly influence the community's decision to subscribe. In addition, it was found that willingness to pay is not only influenced by financial capability but also by trust in the service provider institution and perceptions of the value of water as a public necessity. This research recommends community-based approaches and increased service transparency as strategies to enhance customer participation. This research is expected to contribute to the development of more inclusive and equitable clean water policies and promote sustainable development in the public service sector.
ANALISIS KINERJA KARYAWAN DENGAN KOMUNIKASI INTERPERSONAL DAN GAYA KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL MELALUI KEPUASAN KERJA SEBAGAI VARIABEL INTERVENING Irfan Ardianto; Stefanus M.S. Sadana; Ovalia, Ovalia; Eduardus Soeharto
JURNAL ILMIAH EDUNOMIKA Vol. 9 No. 2 (2025): EDUNOMIKA
Publisher : ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/jie.v9i2.16795

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh komunikasi interpersonal dan gaya kepemimpinan transformasional terhadap kepuasan kerja dan kinerja karyawan pada PT. PNM Regional Surabaya 1. Selain itu, penelitian ini juga menguji peran kepuasan kerja sebagai variabel mediasi dalam hubungan antara komunikasi interpersonal dan kepemimpinan transformasional terhadap kinerja karyawan. Populasi penelitian ini adalah 904 karyawan dari berbagai divisi, dengan sampel sebanyak 90 responden yang dipilih menggunakan metode Stratified Random Sampling. Teknik analisis data yang digunakan adalah Partial Least Squares (PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi interpersonal dan gaya kepemimpinan transformasional berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja dan kinerja karyawan. Selain itu, kepuasan kerja terbukti berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan. Analisis lebih lanjut mengungkapkan bahwa komunikasi interpersonal dan kepemimpinan transformasional mempengaruhi kinerja karyawan melalui kepuasan kerja sebagai variabel mediasi. Temuan ini menyoroti pentingnya membina komunikasi yang efektif dan menerapkan gaya kepemimpinan transformasional untuk meningkatkan kepuasan dan produktivitas karyawan.
Normalisasi Kompensasi Jasa Kuli Bongkar: Fenomena Culture Lag dan Strategi Adaptasi Masyarakat Agraris dalam Transisi Menuju Masyarakat Industri Rachmatdian, Yordhi; Widyanto, Tri; Filsen N, Andhre; Ovalia, Ovalia
Jurnal Impresi Indonesia Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Impresi Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jii.v5i2.7552

Abstract

Pembangunan industri di Indonesia sejak era Orde Baru melalui Program Pembangunan Lima Tahun (PELITA) telah mendorong transformasi struktural perekonomian nasional, dengan Provinsi Jawa Barat sebagai pusat gravitasi sektor manufaktur. Kedekatan geografis dengan Jakarta menjadikan Jawa Barat, khususnya Kabupaten Bekasi, mengalami pertumbuhan industri yang sangat pesat, ditandai dengan berkembangnya koridor industri besar, termasuk Kawasan Industri Greenland International Industrial Center (GIIC). Perkembangan ini berkontribusi signifikan terhadap peningkatan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), namun secara simultan memicu pergeseran mata pencaharian masyarakat dari sektor agraris ke sektor industri dan jasa, serta menimbulkan dinamika sosial yang kompleks. Penelitian ini bertujuan menganalisis proses pergeseran mata pencaharian masyarakat desa dan perubahan peran lembaga adat/lokal dalam merespons industrialisasi. Pendekatan penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan studi kasus di Desa Pasir Ranji dan Desa Sukamahi, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, diskusi kelompok terarah (FGD), dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa industrialisasi mendorong perubahan struktur sosial-ekonomi, melemahkan fungsi tradisional lembaga lokal, serta memunculkan potensi konflik sosial akibat tekanan ekonomi dan keterbatasan adaptasi masyarakat agraris. Temuan ini menegaskan pentingnya kebijakan pembangunan industri yang inklusif, berkelanjutan, dan berbasis pemberdayaan masyarakat lokal.
ANALISIS AGILITAS SUMBER DAYA MANUSIA:STUDI KASUS PADA PT BINTARO SERPONG DAMAI Setyaji, Taufiq; Hyallin, Farizqy; Ovalia, Ovalia
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol. 9 No. 1 (2026): COSTING : Journal of Economic, Bussines and Accounting
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/6aq8st41

Abstract

Perubahan lingkungan organisasi yang semakin dinamis menuntut organisasi memiliki sumber daya manusia (SDM) yang adaptif, khususnya pada sektor infrastruktur jalan tol yang beroperasi dalam tekanan regulasi dan tuntutan pelayanan publik. Agilitas SDM menjadi kapabilitas penting untuk menjaga keberlanjutan kinerja organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemaknaan, praktik, serta faktor-faktor yang membentuk agilitas sumber daya manusia di PT Bintaro Serpong Damai. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi terbatas, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis secara tematik dengan bantuan perangkat NVivo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa agilitas SDM terbentuk melalui interaksi antara kebijakan organisasi, pengalaman kerja, dan tuntutan pekerjaan atau operasional. Kebijakan organisasi yang jelas namun fleksibel memberikan ruang diskresi bagi karyawan untuk menyesuaikan cara kerja dalam menghadapi situasi operasional yang dinamis. Pengalaman kerja berperan sebagai modal adaptif yang memperkuat kemampuan individu dalam mengambil keputusan secara kontekstual, sementara tuntutan operasional bertindak sebagai pemicu utama yang mendorong terjadinya adaptasi berkelanjutan. Temuan ini menegaskan bahwa agilitas SDM tidak semata-mata merupakan atribut individual, melainkan hasil konstruksi organisasi yang bersifat kontekstual dan prosesual. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan kajian agilitas SDM di sektor infrastruktur serta memberikan implikasi praktis bagi pengelolaan SDM adaptif pada organisasi yang beroperasi dalam lingkungan highly regulated.
Preferensi Karir Pegawai ASN Antara Jabatan Fungsional dan Jabatan Struktural: Studi Kasus di Instansi X Indrianingsih, Prita; Mardhotilla, Andi; Prasetyo, Anjar; Ovalia, Ovalia
Journal of Economics and Business UBS Vol. 15 No. 2 (2026): Journal of Economics and Business UBS
Publisher : Cv. Syntax Corporation Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52644/z19dtc91

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi preferensi karier ASN serta menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi pilihan antara jabatan fungsional dan jabatan struktural di lingkungan instansi pemerintah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus dan analisis tematik. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam semi-terstruktur, observasi non-partisipan terbatas, dan studi dokumentasi terhadap kebijakan dan regulasi kepegawaian. Partisipan penelitian terdiri dari ASN yang  menduduki jabatan fungsional, jabatan struktural, dan jabatan pelaksana di lingkungan instansi pemerintah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa preferensi karier ASN didominasi terhadap pilihan jabatan fungsional daripada struktural, dan dipengaruhi oleh kombinasi faktor-faktor berupa kejelasan dan kepastian karier, beban kerja dan tanggung jawab, stabilitas geografis dan keseimbangan hidup, aktualisasi keahlian dan profesionalisme, serta arah kebijakan dan keamanan karier. Dimana factor yang paling mempengaruhi adalah kejelasan dan kepastian terhadap karier. Jabatan fungsional cenderung dipersepsikan sebagai jalur karier yang lebih stabil dan terarah, sedangkan jabatan struktural dipandang menawarkan pengakuan formal dan peluang kepemimpinan yang lebih luas. Penelitian ini menegaskan bahwa preferensi karier ASN merupakan hasil pemaknaan subjektif atas pengalaman kerja dalam konteks kebijakan dan organisasi yang terus berubah.