Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Increasing Employees Performance through the use of Information Technology, Work-Life Balance and Employee Engagement Ovalia, Ovalia; Sutaryana, Okky; Farid Ma’ruf
Journal of Accounting and Finance Management Vol. 5 No. 3 (2024): Journal of Accounting and Finance Management (July - August 2024)
Publisher : DINASTI RESEARCH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jafm.v5i3.569

Abstract

This study aims to seek determinant factors contribute to the employee performance in Information Systems and Financial Technology Centre. This study employs a quantitative method with surveys as research instrument. The unit of analysis is the employees of the Information Systems and Financial Technology Centre. The sample of this study use a non-probability sampling, with purposive sampling technique. The data is derived from primary data obtained through distributing questionnaires with likert scale measurements and then processed using the SPSS version 26. The analytical tools used are hypothesis test and coefficient of determination. The results of the research partially show that information technology utilization, work-life balance and employee engagement had positive and significant effect on employee performance. Additionally, the information technology utilization, work-life balance and employee engagement simultaneously had significant effect on employee performance
ANALISIS KINERJA KARYAWAN DENGAN KOMUNIKASI INTERPERSONAL DAN GAYA KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL MELALUI KEPUASAN KERJA SEBAGAI VARIABEL INTERVENING Irfan Ardianto; Stefanus M.S. Sadana; Ovalia, Ovalia; Eduardus Soeharto
JURNAL ILMIAH EDUNOMIKA Vol. 9 No. 2 (2025): EDUNOMIKA
Publisher : ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/jie.v9i2.16795

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh komunikasi interpersonal dan gaya kepemimpinan transformasional terhadap kepuasan kerja dan kinerja karyawan pada PT. PNM Regional Surabaya 1. Selain itu, penelitian ini juga menguji peran kepuasan kerja sebagai variabel mediasi dalam hubungan antara komunikasi interpersonal dan kepemimpinan transformasional terhadap kinerja karyawan. Populasi penelitian ini adalah 904 karyawan dari berbagai divisi, dengan sampel sebanyak 90 responden yang dipilih menggunakan metode Stratified Random Sampling. Teknik analisis data yang digunakan adalah Partial Least Squares (PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi interpersonal dan gaya kepemimpinan transformasional berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja dan kinerja karyawan. Selain itu, kepuasan kerja terbukti berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan. Analisis lebih lanjut mengungkapkan bahwa komunikasi interpersonal dan kepemimpinan transformasional mempengaruhi kinerja karyawan melalui kepuasan kerja sebagai variabel mediasi. Temuan ini menyoroti pentingnya membina komunikasi yang efektif dan menerapkan gaya kepemimpinan transformasional untuk meningkatkan kepuasan dan produktivitas karyawan.
Normalisasi Kompensasi Jasa Kuli Bongkar: Fenomena Culture Lag dan Strategi Adaptasi Masyarakat Agraris dalam Transisi Menuju Masyarakat Industri Rachmatdian, Yordhi; Widyanto, Tri; Filsen N, Andhre; Ovalia, Ovalia
Jurnal Impresi Indonesia Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Impresi Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jii.v5i2.7552

Abstract

Pembangunan industri di Indonesia sejak era Orde Baru melalui Program Pembangunan Lima Tahun (PELITA) telah mendorong transformasi struktural perekonomian nasional, dengan Provinsi Jawa Barat sebagai pusat gravitasi sektor manufaktur. Kedekatan geografis dengan Jakarta menjadikan Jawa Barat, khususnya Kabupaten Bekasi, mengalami pertumbuhan industri yang sangat pesat, ditandai dengan berkembangnya koridor industri besar, termasuk Kawasan Industri Greenland International Industrial Center (GIIC). Perkembangan ini berkontribusi signifikan terhadap peningkatan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), namun secara simultan memicu pergeseran mata pencaharian masyarakat dari sektor agraris ke sektor industri dan jasa, serta menimbulkan dinamika sosial yang kompleks. Penelitian ini bertujuan menganalisis proses pergeseran mata pencaharian masyarakat desa dan perubahan peran lembaga adat/lokal dalam merespons industrialisasi. Pendekatan penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan studi kasus di Desa Pasir Ranji dan Desa Sukamahi, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, diskusi kelompok terarah (FGD), dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa industrialisasi mendorong perubahan struktur sosial-ekonomi, melemahkan fungsi tradisional lembaga lokal, serta memunculkan potensi konflik sosial akibat tekanan ekonomi dan keterbatasan adaptasi masyarakat agraris. Temuan ini menegaskan pentingnya kebijakan pembangunan industri yang inklusif, berkelanjutan, dan berbasis pemberdayaan masyarakat lokal.
Preferensi Karir Pegawai ASN Antara Jabatan Fungsional dan Jabatan Struktural: Studi Kasus di Instansi X Indrianingsih, Prita; Mardhotilla, Andi; Prasetyo, Anjar; Ovalia, Ovalia
Journal of Economics and Business UBS Vol. 15 No. 2 (2026): Journal of Economics and Business UBS
Publisher : Cv. Syntax Corporation Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52644/z19dtc91

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi preferensi karier ASN serta menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi pilihan antara jabatan fungsional dan jabatan struktural di lingkungan instansi pemerintah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus dan analisis tematik. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam semi-terstruktur, observasi non-partisipan terbatas, dan studi dokumentasi terhadap kebijakan dan regulasi kepegawaian. Partisipan penelitian terdiri dari ASN yang  menduduki jabatan fungsional, jabatan struktural, dan jabatan pelaksana di lingkungan instansi pemerintah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa preferensi karier ASN didominasi terhadap pilihan jabatan fungsional daripada struktural, dan dipengaruhi oleh kombinasi faktor-faktor berupa kejelasan dan kepastian karier, beban kerja dan tanggung jawab, stabilitas geografis dan keseimbangan hidup, aktualisasi keahlian dan profesionalisme, serta arah kebijakan dan keamanan karier. Dimana factor yang paling mempengaruhi adalah kejelasan dan kepastian terhadap karier. Jabatan fungsional cenderung dipersepsikan sebagai jalur karier yang lebih stabil dan terarah, sedangkan jabatan struktural dipandang menawarkan pengakuan formal dan peluang kepemimpinan yang lebih luas. Penelitian ini menegaskan bahwa preferensi karier ASN merupakan hasil pemaknaan subjektif atas pengalaman kerja dalam konteks kebijakan dan organisasi yang terus berubah.
Gajah Sebagai Simbolik Perlawanan Deforestasi Hutan:Analisis Netnografi terhadap Kampanye #Savetessonilo Pardianto, Pardianto; Herlina Putri Dega, Andiani; Daudia Arini, Putri; Ovalia, Ovalia
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 6 No. 4 (2026): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v6i4.3176

Abstract

Kampanye digital #SaveTessoNilo menjadi salah satu bentuk aktivisme lingkungan paling signifikan dalam beberapa bulan terakhir di Indonesia, khususnya terkait isu deforestasi dan konflik manusia–gajah di Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN). Kerusakan kawasan hutan yang masif akibat perluasan perkebunan sawit ilegal, lemahnya pengawasan, serta fragmentasi habitat telah berdampak pada peningkatan intensitas konflik antara manusia dan Gajah Sumatera. Dalam konteks tersebut, gajah terutama figur “Domang” dan ibunya “Ria” mengalami transformasi makna dalam ruang digital, tidak hanya sebagai satwa liar yang terancam punah, tetapi sebagai simbol perlawanan ekologis terhadap deforestasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana simbolisme gajah dibentuk, dinegosiasikan, dan disirkulasikan dalam kampanye #SaveTessoNilo melalui metode netnografi. Data dikumpulkan melalui observasi interaksi netizen, analisis video dokumenter, komentar publik di media sosial, liputan berita, dan konten informasional dari lembaga konservasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa narasi digital memainkan peran penting dalam membangun konstruksi sosial mengenai krisis ekologis; gajah direpresentasikan sebagai korban ketidakadilan struktural akibat eksploitasi hutan. Selain itu, kampanye digital memperkuat kesadaran moral publik, menciptakan solidaritas ekologis, dan menggeser isu deforestasi dari persoalan lingkungan menjadi persoalan etika dan politik. Studi ini mempertegas bahwa aktivisme digital dapat menjadi instrumen efektif dalam mendorong respons negara dan mempengaruhi opini publik dalam isu konservasi. Penelitian ini juga memberikan kontribusi teoretis pada kajian netnografi, ekologi politik, dan komunikasi lingkungan di era digital.