Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Perancangan Alat Bantu Proses Penyortiran Alumina Ball Pada Mesin Ball Mill Departemen Body Preparation Cucu Wahyudin; Ikhsan Maulana
Jurnal Teknik: Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 11 No 1 (2012): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik
Publisher : Fakultas Teknik - Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jt.vol11no1.334

Abstract

XYZ adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang manufaktur yangmemproduksi keramik. Penelitian ini dilakukan di departemen body preparation, tempat terjadinya proses penyortiran alumina bal Alumina ball adalah sebuah batuan yang digunakan untuk proses penggilingan bahan baku utama di mesin ball mill. Hasil pengamatan di lantai produksi, menunjukan bahwa kegiatan penyortiran alumina ball masih dilakukan secara manual dan merupakan kegiatan yang rutin. Proses penyortiran alumina ball yang umumnya berlangsung lamban menyebabkan berbagai keluhan operator, seperti timbulnya rasa pegal-pegal dan nyeri atau sakit pada bagian punggung, kaki, leher, dan kaki. Kegiatan penyortiran secara manual menghasilkan 2 ton alumina ball tersortir per hari, hanya 26 dari yang seharusnya disortir, dengan melibatkan empat orang operator. Oleh karenanya, perbaikan sistem kerja perlu segera dilakukan, diantaranya dengan merancang alat saringan yang dapat mempermudah, mempercepat dan memperbaiki posisi kerja operator sehingga selama bekerja memiliki rasa rasa nyaman dengan hasil sortiran yang lebih banyak. Proses perancangan alat saringan pada penelitian ini menggunakan metode Ouality Function Deplovment (OFD) yang dikombinasikan dengan pendekatan engineering design yang banyak digunakan pada proses perancangan mesin.
RANCANG BANGUN MESIN KONVERSI SAMPAH PLASTIK KAPASITAS 3 KG MENJADI BAHAN BAKAR MINYAK Ikhsan Maulana; Indra Wahyu Saputra
Dinamika : Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 12, No 2 (2021)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/djitm.v12i2.17565

Abstract

Sampah plastik merupakan masalah serius yang belum terselesaikan di Indonesia, jika tidak ditanggulangi dengan serius akan mengakibatkan kerusakan lingkungan yang semakin parah. Oleh karena itu harus dilakukan proses recycling sampah plastik. Penelitian ini menggunakan metode pirolisis untuk mengubah plastik menjadi bahan bakar. Jenis plastik yang digunakan adalah PET (polyethylene Terephthalate). Pembuatan alat terdiri dari kompor, ruang pemanasan, ruang pembakaran, kondensor dan ruang filter asap pembakaran. Penelitian ini melakukan proses pembuatan komponen pada alat dengan tahap-tahap sesuai teori perancangan. metode pada alat ini melakukan proses pirolisis, dimana uap hasil pemanasan plastik dimanfaatkan dengan cara didinginkan sehingga merubah fase uap menjadi fase cair atau biasa disebut kondensasi.  Pengujian yang dilakukan pada alat menggunakan 3 kg sampah plastik PET dengan menghitung berapa banyak bahan bakar oli bekas yang di butuhkan dan berapa bahan bakar minyak yang dihasilkan saat alat dioperasikan dalam jangka waktu 60 menit. Dari hasil pengujian didapatkan bakan bakar oli bekas yang dibutuhkan sebanyak ± 140 mL liter dan hasil bahan bakar minyak sebanyak ± 140 mL liter dalam jangka waktu 60 menit.
PENERAPAN MEDIA MONOPOLI UNTUK MENINGKATKAN PROSES DAN HASIL BELAJAR IPA DENGAN MODEL KOOPERATIF TIPE TEAM GAMES TOURNAMENT (TGT) DI KELAS IV SDN 60/II MUARA BUNGO fauziah zi; Ikhsan Maulana; Annisa Isnaini
Jurnal Inovasi Pendidikan dan Teknologi Informasi (JIPTI) Vol 2 No 1 (2021): Jurnal Inovasi Pendidikan dan Teknologi Informasi (JIPTI)
Publisher : Program Studi Teknologi Informasi, Universitas Muhammadiyah Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (584.309 KB) | DOI: 10.52060/pti.v2i01.472

Abstract

The design of this study was classroom action research through the Cooperative model type. The application of monopoly media to improve the science learning process and outcomes with the cooperative model team games toornament (TGT) type in class IV SDN 60 / II Muara Bungo, Rimbo sub-district, Bungo district, used two cycles, each cycle consists of four stages, namely planning, implementation, observation and reflection. The research subjects were the teacher (researcher) and class students in class IV SDN 60 / II Muara Bungo Data collection techniques using observation and tests. The results showed that: (1) teacher performance assessment in the first cycle of meeting I obtained a score of 68,75% with good criteria, meeting II with a score of 75% with good criteria. In the second cycle meeting I obtained a score of 81,25% with good criteria, and meeting II with a score of 87,5% criteria was very good. (2) The classical completeness of the learning outcomes of the students in the first cycle of the first meeting was 70% and the second cycle in the second meeting was 75%. In cycle II meeting I was 85% and meeting II was 90%.
Hubungan Teknik Umpan Balik Dengan Motivasi Belajar Siswa Hayatul Mardhiyah; Hanifa Zahara; Ikhsan Maulana
Jurnal Arjuna : Publikasi Ilmu Pendidikan, Bahasa dan Matematika Vol. 2 No. 3 (2024): Juni : Jurnal Arjuna : Publikasi Ilmu Pendidikan, Bahasa dan Matematika
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/arjuna.v2i3.784

Abstract

The relationship between feedback techniques and student learning motivation is an important topic in the educational context. Properly provided feedback can influence students' motivation to learn and improve their academic performance. In this journal, we explore the different types of feedback techniques that can be used in education and how they can influence students' learning motivation. This study involved students from various levels of education and used observation, interviews and survey methods to collect data. The research results show that feedback techniques that are constructive and specific tend to increase students' learning motivation, while feedback that is critical or feedback that is unclear can reduce students' learning motivation.
Expression of rice resistance gene OsNPR1 against bacterial leaf blight on black rice Cempo Ireng cultivar after salicylic acid treatment Ikhsan Maulana; Triyaningsih; Tri Rini Nuringtyas; Yekti Asih Purwestri
Asia Pacific Journal of Sustainable Agriculture, Food and Energy Vol. 9 No. 1 (2021): June 2021
Publisher : Asia Pacific Network for Sustainable Agriculture, Food and Energy Network (SAFE Network)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36782/apjsafe.v9i1.78

Abstract

Black rice is an alternative staple food better than white rice. It has lower carbs, but higher antocyanin compared to white rice. Nowadays, black rice consumption has increased, production needs to be increased to accomodate the demand. But, to our knowledge, there is lack of information about black rice resistance against biotic stresses, one of black rice cultivar is Cempo Ireng. This information needed for optimal Cempo Ireng cultivation. In this research, we determined chlorophyl content and analyzed OsNPR1 expression of three cultivars: Java14 (resistant control), Cempo Ireng, and IR64 (susceptible control), against Xanthomonas oryzae (Xoo). All of them were sprayed with salicylic acid (SA) before inoculated with Xoo. IR64 24h had the lowest chlorophyll content (0,576 ± 0,066 mg/g), meanwhile Java14 72h had the highest content (2,358 ± 1,301 mg/g). However, all the cultivars did not show any correlation between them and time after Xoo inoculation. OsNPR1 expression did not show any significant change in Java14 and Cempo Ireng after being inoculation. However, IR64 showed increasing OsNPR1 in 72h and did not change in 96h after inoculation. It indicated that OsNPR1 played important role in IR64 resistance against Xoo, but not in Cempo Ireng and Java14.
PERILAKU ORANG TUA DALAM PENCEGAHAN STUNTING DI DESA PALASARI KECAMATAN CIATER KABUPATEN SUBANG Ikhsan Maulana; Yuningsih, Yuyun; Sumardhani
Jurnal Ilmu Kesejahteraan Sosial HUMANITAS Vol. 6 No. 1 (2024): Maret: Jurnal Ilmu Kesejahteraan Sosial : HUMANITAS
Publisher : Program Studi Ilmu Kesejahteraan Sosial FISIP UNPAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/humanitas.v6i1.13184

Abstract

Stunting adalah masalah kurang gizi kronis yang disebabkan oleh kurangnya asupan gizi dalam waktu yang cukup lama, sehingga mengakibatkan gangguan pertumbuhan pada anak yakni tinggi badan anak lebih rendah atau pendek (kerdil) dari standar usianya. Kondisi tubuh anak yang pendek seringkali dikatakan sebagai faktor keturunan (genetik) dari kedua orang tuanya, sehingga masyarakat banyak yang hanya menerima tanpa berbuat apa-apa untuk mencegahnya. Padahal seperti kita ketahui, genetika merupakan faktor determinan kesehatan yang paling kecil pengaruhnya bila dibandingkan dengan faktor perilaku, lingkungan (sosial, ekonomi, budaya, politik), dan pelayanan kesehatan. Dengan kata lain, stunting merupakan masalah yang sebenarnya bisa dicegah. Salah satu fokus pemerintah saat ini adalah pencegahan stunting. Upaya ini bertujuan agar anak-anak Indonesia dapat tumbuh dan berkembang secara optimal dan maksimal, dengan disertai kemampuan emosional, sosial, dan fisik yang siap untuk belajar, serta mampu berinovasi dan berkompetisi di tingkat global. WHO mengusulkan target global penurunan kejadian stunting pada anak dibawah usia lima tahun sebesar 40 % pada tahun 2025, namun diprediksikan hanya 15-36 negara yang memenuhi target tersebut. Tujuan dari artikel ini adalah untuk mengkaji kebijakan penanggulangan kejadian stunting dan intervensi yang dilakukan dari kebijakan tersebut. Penelitian ini memfokuskan pada Perilaku Orang Tua Dalam Pencegahan Stanting Di Desa Palasari Kecamatan Ciater Kab Subang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, merupakan suatu cara dalam meneliti untuk mengungkapkan permasalahan dengan cara menggambarkan serta menjelaskan fenomena pada masa sekarang yang terjadi sesuai dengan fakta yang ada di lapangan, sehingga dapat menghasilkan data yang dituangkan kedalam sebuah tulisan ilmiah. Informan pada penelitian ini adalah Ibu-Ibu hamil dan ibu yang memiliki balita, kader posyandu, di desa Padasuka Kec Ciater Kab Bandung.
Prototip Mursyid Thoriqoh dan Nilai-Nilai Bimbingan Konseling Berkearifan Lokal: Studi Kasus Abuya Muhtadi Mursyid Thoriqoh Sadziliyah Pandeglang Banten Ahmad Waki; Ikhsan Maulana
As-Syar i: Jurnal Bimbingan & Konseling Keluarga  Vol. 7 No. 2 (2025): As-Syar’i: Jurnal Bimbingan & Konseling Keluarga
Publisher : Institut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/as.v7i2.6978

Abstract

This research examines the prototype of Mursyid Thoriqoh and the values of guidance and counseling based on local wisdom through a case study of Abuya Muhtadi, a Mursyid Thoriqoh Sadziliyah in Pandeglang, Banten. Using a descriptive qualitative approach, this research aims to understand the spiritual relationship between murshids and students in the context of local-based spiritual counseling guidance. The research results reveal three main dimensions: (1) rituals and spiritual relationships as spiritual counseling practices that align students with their murshid through dhikr and rabitah activities; (2) a comparison between the spiritual counseling practices of the tarekat and humanistic concepts which show harmony between the function of the murshid as a guide and the student as a seeker of truth; and (3) the phenomenon of humanization in spiritual counseling, which emphasizes the importance of normativity and philosophy of the murshid-disciple relationship. This research shows that the spiritual values in thoriqoh contribute significantly to the practice of Islamic guidance counseling which is holistic and based on local wisdom.
PENTINGNYA PERAN GURU DALAM MEMBANGUN MOTIVASI BELAJAR YANG BERKELANJUTAN Lulu Hafizah; Ikhsan Maulana; Novitasari
Jurnal Dinamika Sosial dan Sains Vol. 2 No. 1 (2025): Jurnal Dinamika Sosial dan Sains
Publisher : CV.Sentral Bisnis Manajemen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60145/jdss.v2i1.109

Abstract

Motivasi belajar yang berkelanjutan merupakan salah satu aspek krusial dalam mendukung keberhasilan siswa di dunia pendidikan. Guru memainkan peran sentral dalam membangun motivasi tersebut melalui berbagai pendekatan yang melibatkan aspek psikologis, sosial, dan lingkungan belajar. Artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi pentingnya peran guru dalam membangun motivasi belajar yang berkelanjutan, dengan fokus pada strategi pengajaran yang inovatif, pemberian umpan balik konstruktif, dan penciptaan lingkungan belajar yang positif. Selain itu, dibahas pula tantangan yang dihadapi guru dalam memotivasi siswa dengan berbagai latar belakang dan tingkat kemampuan yang berbeda. Dengan memahami dinamika motivasi belajar, guru dapat menjadi katalisator yang efektif dalam menginspirasi siswa untuk mencapai potensi terbaik mereka. Temuan dalam artikel ini diharapkan dapat memberikan wawasan praktis bagi pendidik untuk menciptakan proses pembelajaran yang lebih efektif dan inspiratif, sehingga dapat mendukung perkembangan siswa secara holistik.
Analysis Probability Of Public Transportation Mode Choice Between Bus And Hiace Minibus On The Lhokseumawe - Banda Aceh Route Said Jalalul Akbar; Hafli, Teuku Mudi; M. Fauzan; Muthmainnah; Nura Usrina; Ikhsan Maulana
Jurnal Perencanaan dan Penelitian Teknik Sipil Vol 4 No 2 (2025): Juli
Publisher : Universitas Iskandar Muda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/prince.v4i2.1011

Abstract

Transportasi memegang peran penting dalam mendukung pembangunan nasional, berfungsi sebagai penggerak, fasilitator, dan penghubung antarwilayah. Dalam perencanaan transportasi, pemodelan pemilihan moda menjadi aspek krusial mengingat peran strategis angkutan umum dalam membentuk kebijakan transportasi. Pada rute Lhokseumawe–Banda Aceh, penumpang dihadapkan pada pilihan antara dua jenis transportasi umum berbasis jalan: bus antar kota Putra Pelangi dan minibus HiAce. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik pengguna transportasi umum, faktor yang memengaruhi pemilihan moda, serta probabilitas pemilihan bus Putra Pelangi atau minibus HiAce pada rute tersebut. Metode stated preference digunakan, dengan analisis data mengacu pada model binary logit melalui perangkat lunak SPSS. Hasil survei menunjukkan kecenderungan responden: 38 orang memilih bus Putra Pelangi, sedangkan 62 orang memilih minibus HiAce. Mayoritas penumpang berusia 20–30 tahun. Responden laki-laki cenderung memilih bus, sementara perempuan lebih memilih minibus HiAce. Dari segi pendapatan, penumpang dengan penghasilan Rp500.000–Rp1.000.000 per bulan cenderung memilih bus, sedangkan yang berpenghasilan di atas Rp3.000.000 lebih memilih minibus HiAce. Faktor-faktor tersebut terbukti signifikan memengaruhi pemilihan moda, dengan koefisien determinasi (R²) sebesar 0,963 atau 96,3%, menunjukkan kekuatan penjelas model yang tinggi. Fungsi utilitas yang diperoleh dari model binary logit adalah: Ubus-UHiace = 0.569 + 0.022X₁ + 0.108X₂ + 0.019X₃ + 0.129X₄ + 0.018X₅ Analisis probabilitas menunjukkan bahwa jika kedua moda transportasi ditawarkan dengan tarif yang sama, kemungkinan pemilihan bus Putra Pelangi hanya 4%, sedangkan minibus HiAce dipilih oleh 96% responden. Namun, jika tarif bus Putra Pelangi diturunkan sekitar Rp90.000, probabilitas pemilihan kedua moda akan setara, masing-masing dipilih oleh 50% penumpang.
INCREASING THE CAPACITY OF POSYANDU AGENTS THROUGH STUNTING PREVENTION EDUCATION IN CREATING HEALTHY CHILDREN IN SANCA VILLAGE, CIATER REGENCY Sumardani; Yuyun Yuningsih; Ikhsan Maulana
Pasundan International of Community Services Journal (PICS-J) Vol. 6 No. 01 (2024): Volume 06, Number 01 June 2024
Publisher : LPM Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/pics-j.v6i01.35108

Abstract

Stunting is a severe condition in children characterized by a child's height above lower average or child concise as well as her body no grow and developing well according to age and lasting for a long time, even at the end followed by the disturbance in intelligence in children due to lack of chronic nutrition. This condition is triggered by several factors in the mother's womb, including infection in pregnancy, malnutrition (malnutrition) in pregnant women, which is not optimal for the baby from since born until three years of first life, repeated infections, or poor stimulation from the environment. According to Law Number 36 of 2009 concerning Health, the community must participate properly by per scarecrow and organized in all forms and stages of health development in order to help accelerate the achievement of the highest level of public Health. According to the survey results in Sanca Village, it is known that some of the problems encountered with monitoring activities are known growth of toddlers. Posyandu, known as Integrated Healthcare Center, including eight posyandu in 2021, categorized as an independent Posyandu in Sanca Village, which consists of 8 RW, and each posyandu opening schedule is not in accordance with the wishes of the community, as well as the whole the schedule is determined by the Puskesmas or the Village. The number of active cadres is only five people per posyandu. In practice, there are still difficulties for posyandu agents intake measurements anthropometry by appropriate.