Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PEMBERDAYAAN PETUGAS REKAM MEDIS DALAM PENYAJIAN DATA SIM KLINIK DI KLINIK MODERN, PONCOKUSUMO, KABUPATEN MALANG Nanta sigit; Moh Maulana
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Komputer Vol. 1 No. 3 (2024): September
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jpmik.v1i3.1147

Abstract

Klinik Modern merupakan satu diantara klinik rawat inap pratama yang terdapat di Kabupaten malang yang menyelenggarakan pelayanan kesehatan secara perorangan, dimana rata-rata kunjungan pasien di klinik moderna berkisar 50 pasien per hari. Setiap fasilitas pelayanan kesehatan termasuk klinik wajib menyelenggarakan rekam medis. Salah satu sistem yang dilaksanakan dalam unit rekam medis adalah Rekam medis elektronik merupakan rekam medis yang penyelenggaraannya dilakukan dengan sistem elektronik. Tujuan dari rekam medis adalah untuk meningkatkan mutu sebuah pelayanan kesehatan, memberikan kepastian hukum, kerahasiaan, keamanan, keutuhan serta ketersediaan data rekam medis pasien, dan mewujudkan sebuah penyelenggaraan berbasis digital yang terintegrasi. Rekam medis elektronik paling sedikit dilakukan kegiatan registrasi pasien, ditribusi data rekam medis elektronik, pengisisan informasi klinis, pengolahan informasi rekam medis elektronik, pengimputan data, penyimpanan data rekam medis elektronik, menjamin mutu , transfer isi rekam medis. Kegiatan ini dilaksanakan sebanyak 3 kali dengan metode sosialisasi dan diskusi interaktif mengenai pelaksanaan sistem penyimpanan rekam medis yang dilakukan kepada petugas kesehatan. Dari hasil evaluasi, diketahui bahwa pengetahuan petugas kesehatan antara sebelum dan sesudah diberikan sosialisasi meningkat sebesar 70%, dimana sebelum diberikan edukasi, rerata nilai pretest sebesar 56.00 dan setelah diberikan edukasi rerata nilai postest menjadi 95.00. Kegiatan ini perlu dilakukan sebagai upaya meningkatkan kemampuan petugas kesehatan dalam melakukan sistem perancangan aplikasi SIMKLINIK.
Analysis of Medical Records Personnel Needs Based on Service Workload Using the ABK-Kes Method Ervina Damayanti; Wisoedhanie Widi Anugrahanti; Bhre Diansyah Dinda Khalifatulloh; Nita Dwi Nur Aini; Moh Maulana
Jurnal Kesehatan Cendikia Jenius Vol. 3 No. 2 (2026): April 2026
Publisher : CV. CENDIKIA JENIUS INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70920/jenius.v3i2.364

Abstract

An imbalance between workload and the number of medical record officers may reduce service quality and increase work-related fatigue, making workload-based staffing analysis essential. This study aimed to analyze the staffing needs of medical record officers based on workload using the Health Workload Analysis Method (ABK-Kes) at Ciptomulyo Public Health Center. A quantitative descriptive design with an observational analytic approach was employed, involving all medical record officers totaling two respondents through total sampling. Data were collected in May 2025 using observation, interviews, and document review, and analyzed using the ABK-Kes method, including calculations of Available Working Time, time norms, Standard Workload, Support Task Factor, and Standard Support Task. The results showed that the workload of medical record officers was relatively high, with an average of 130 patient visits per day, a Support Task Factor of 24%, and a Standard Support Task value of 1.31. The ABK-Kes analysis indicated that the ideal number of medical record officers required was three, revealing a shortage of one officer. In conclusion, additional medical record staff are necessary to balance workload, improve service quality, and reduce the risk of work-related fatigue, and the findings are recommended as a basis for human resource planning at public health centers.