Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Penerapan Kurikulum 2013 Dalam Proses Pembelajaran PAI di SD Negeri 159 Palembang Sandrina Ramadhani; Jeni Sonia Nanda; Nur Maulida Azzahra; Indah Siti Nurhalizah; Dwi Noviani
Pengertian: Jurnal Pendidikan Indonesia (PJPI) Vol. 1 No. 1 (2023): Pengertian: Jurnal Pendidikan Indonesia (PJPI)
Publisher : Penerbit dan Percetakan CV. Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/pjpi.v1i1.140

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kurikulum 2013 dalam proses pembelajaran di SD Negeri 159 Palembang. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif. Pengumpulan data berasal dari hasil wawancara, analisis dokumen terkait, dan observasi. Objek penelitian ini adalah SD Negeri 159 Palembang. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa penerapan kurikulum 2013 di SD Negeri 159 Palembang sudah cukup baik, dan hal yang menghambat pelaksanaannya adalah kesiapan siswa untuk menyesuaikan diri dengan pembelajaran aktif atau pembelajaran yang menuntut siswa aktif dalam proses pembelajaran, terkhusus pada mata pelajaran PAI yang menekankan pada pembentukan karakter dan pengaplikasian dalam kehidupan sehari-hari.
Internalisasi Nilai Pendidikan Islam dalam Tradisi Sepintu Sedulang Sebagai Representasi Identitas Budaya Melayu Bangka Sandrina Ramadhani; Saipul Annur; Choirun Niswah
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.3821

Abstract

Tradisi Sepintu Sedulang merupakan salah satu warisan budaya masyarakat Melayu Bangka yang terus dipertahankan hingga saat ini. Tradisi ini tidak hanya berfungsi sebagai ritual adat, tetapi juga sebagai representasi identitas budaya yang mencerminkan nilai kesederhanaan, kesetaraan, kebersamaan, dan solidaritas sosial. Penelitian ini menggunakan metode library research untuk menelaah makna simbolik, fungsi sosial, serta nilai-nilai budaya yang terkandung dalam tradisi Sepintu Sedulang. Hasil kajian menunjukkan bahwa dulang yang dibawa secara seragam oleh seluruh keluarga melambangkan kesetaraan sosial, sedangkan makanan yang dibawa menjadi simbol keberkahan dan niat baik kolektif. Selain itu, keterlibatan seluruh masyarakat dalam prosesi tradisi memperkuat kohesi sosial, solidaritas, dan identitas kolektif masyarakat Melayu Bangka. Dengan demikian, Sepintu Sedulang tidak hanya menjadi praktik budaya, tetapi juga menjadi mekanisme sosial yang mempertahankan harmoni, memperkuat ikatan komunitas, dan merefleksikan identitas budaya Melayu Bangka secara utuh.