Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Utilization of Computer Applications in Increasing the Productivity of UMKM in Kendari City (Sagumi) Sitti Najmia Rifai; Muhammad Akbar Yasin; Muhammad Irwan Syahib; Budi Wijaya Rauf; Ilcham, Ilcham; Dian Puteri Nurbaity; Yudhi Dwi Hartono
Jurnal Pengabdian Pancasila (JPP) Vol. 3 No. 2 (2024): June 2024
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/jpp.v3i2.9904

Abstract

Micro, Small, and Medium Enterprises (UMKM) play a significant role in Indonesia's economic growth. Sagumi is one of the MSMEs in Kendari City which was founded in 2016 and was witnessed by the President of the FAO (Food Agriculture Organization) Representative of Indonesia. Sales have increased significantly, indicating that there is strong interest and demand for these UMKM products. The challenge faced by Sagumi lies in the lack of application of information and communication technology in operations and marketing which is still manual. One solution to overcome this problem is through holding training for UMKM business actors. Activities are carried out using socialization and direct practice methods. This service activity succeeded in motivating the participants to improve their computer application skills to support productivity and efficiency in operations and marketing.
Peningkatan Literasi Keamanan Siber dan Pelindungan Data Pribadi pada Remaja Desa Popalia Ilcham; Muh. Hajar Akbar; Jimsan; Muh. Dhion. R; Sitti Najmia Rifai; Budi Wijaya Rauf
Anoa : Jurnal Pengabdian Masyarakat Fakultas Teknik Vol 4 No 02 (2025): Edisi Desember Tahun 2025 Anoa : Jurnal Pengabdian Masyarakat Fakultas Teknik
Publisher : FAKULTAS TEKNIK UMKENDARI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Akselerasi penetrasi internet di wilayah pedesaan seperti Desa Popalia menciptakan generasi remaja yang sangat adaptif terhadap teknologi digital namun memiliki manajemen risiko yang rendah. Permasalahan utama yang teridentifikasi bukan pada ketidakmampuan teknis, melainkan pada kebiasaan siber yang berisiko (risky cyber habits). Fenomena yang ditemukan adalah remaja mampu membuat kata sandi yang kompleks, namun mempraktikkan penggunaan satu kata sandi untuk berbagai platform (password reuse) dan perilaku membagikan data sensitif secara berlebihan (oversharing). Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan mengintervensi perilaku tersebut melalui pendekatan edukasi partisipatif dan simulasi teknis perlindungan akun. Metode pelaksanaan dirancang sistematis meliputi diagnosis awal, penyuluhan interaktif, simulasi audit keamanan (security checkup), dan pendampingan aktivasi fitur keamanan ganda. Melibatkan 20 remaja sebagai peserta, kegiatan ini berhasil mengubah perspektif peserta dari memandang keamanan sebagai hambatan menjadi sebuah kebutuhan primer. Hasil evaluasi menunjukkan penurunan drastis pada praktik penggunaan kata sandi tunggal dari 75% menjadi 10% dan lonjakan keberhasilan aktivasi Verifikasi Dua Langkah (2FA) mencapai 90%. Disimpulkan bahwa metode simulasi audit kebocoran data lebih efektif dalam membangun kesadaran keamanan (security awareness) dibandingkan metode ceramah normatif, serta mampu mendorong remaja melindungi privasi data mereka secara mandiri.