Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Rancang Bangun Sistem Informasi Lowongan Kerja Berbasis Mobile di Kota Kendari Fadillah Maharani; Muh. Hajar Akbar; Ilcham
Prosiding Sains dan Teknologi Vol. 4 No. 1 (2025): Seminar Nasional Sains dan Teknologi (SAINTEK) ke 4 - Februari 2025
Publisher : DPPM Universitas Pelita Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kota Kendari mengalami peningkatan jumlah pencari kerja yang membutuhkan informasi lowongan pekerjaan secara cepat dan akurat. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sistem informasi lowongan kerja berbasis mobile di Kota Kendari, guna memberikan solusi efektif bagi pencari kerja dan perusahaan dalam menyebarluaskan dan mendapatkan informasi lowongan kerja. Sistem ini dirancang untuk memfasilitasi proses pencarian kerja, pendaftaran lowongan, dan manajemen data pencari kerja serta perusahaan secara efisien. Metode penelitian yang digunakan adalah metode prototipe, yang meliputi proses iteratif pengumpulan kebutuhan, perancangan sistem menggunakan Unified Modeling Language (UML), pengembangan prototipe, umpan balik pengguna, dan penyempurnaan. Aplikasi ini dilengkapi dengan fitur notifikasi, pencarian lowongan berdasarkan kategori, dan profil pengguna. Berdasarkan hasil pengujian black box menunjukkan bahwa aplikasi ini berjalan dengan baik dan memenuhi kebutuhan pengguna.
Peningkatan Literasi Keamanan Siber dan Pelindungan Data Pribadi pada Remaja Desa Popalia Ilcham; Muh. Hajar Akbar; Jimsan; Muh. Dhion. R; Sitti Najmia Rifai; Budi Wijaya Rauf
Anoa : Jurnal Pengabdian Masyarakat Fakultas Teknik Vol 4 No 02 (2025): Edisi Desember Tahun 2025 Anoa : Jurnal Pengabdian Masyarakat Fakultas Teknik
Publisher : FAKULTAS TEKNIK UMKENDARI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Akselerasi penetrasi internet di wilayah pedesaan seperti Desa Popalia menciptakan generasi remaja yang sangat adaptif terhadap teknologi digital namun memiliki manajemen risiko yang rendah. Permasalahan utama yang teridentifikasi bukan pada ketidakmampuan teknis, melainkan pada kebiasaan siber yang berisiko (risky cyber habits). Fenomena yang ditemukan adalah remaja mampu membuat kata sandi yang kompleks, namun mempraktikkan penggunaan satu kata sandi untuk berbagai platform (password reuse) dan perilaku membagikan data sensitif secara berlebihan (oversharing). Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan mengintervensi perilaku tersebut melalui pendekatan edukasi partisipatif dan simulasi teknis perlindungan akun. Metode pelaksanaan dirancang sistematis meliputi diagnosis awal, penyuluhan interaktif, simulasi audit keamanan (security checkup), dan pendampingan aktivasi fitur keamanan ganda. Melibatkan 20 remaja sebagai peserta, kegiatan ini berhasil mengubah perspektif peserta dari memandang keamanan sebagai hambatan menjadi sebuah kebutuhan primer. Hasil evaluasi menunjukkan penurunan drastis pada praktik penggunaan kata sandi tunggal dari 75% menjadi 10% dan lonjakan keberhasilan aktivasi Verifikasi Dua Langkah (2FA) mencapai 90%. Disimpulkan bahwa metode simulasi audit kebocoran data lebih efektif dalam membangun kesadaran keamanan (security awareness) dibandingkan metode ceramah normatif, serta mampu mendorong remaja melindungi privasi data mereka secara mandiri.