Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH FLEKSIBILITAS KERJA TERHADAP KINERJA DRIVER OJEK ONLINE DI BEKASI TIMUR DENGAN KEPUASAN KERJA SEBAGAI VARIABEL INTERVENING Farid Wahyu Pratama; Ery Teguh Prasetyo; Fahmi Sahlan
IJESM Indonesian Journal of Economics and Strategic Management Vol. 2 No. 3 (2024): September
Publisher : Draf Solusi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69718/ijesm.v2i3.316

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Fleksibilitas Kerja dan Kepuasan kerja driver Ojek Online terhadap kinerja dengan kepuasan kerja sebagai variabel intervening. Penelitian ini dilakukan di Bekasi Timur . Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, data penelitian dikumpulkan dari 100 driver Ojek Online yang ada di Bekasi Timur. Partial least square (PLS) digunakan untuk menguji hipotesis dalam penelitian ini dengan menggunakan SmartPLS versi 4.0 Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Hipotesis (H1) Fleksibilitas Kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja, (H2) Fleksibilitas Kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kepuasan Kerja, (H3) Fleksibilitas Kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kepuasan Kerja melalui Kinerja.
PENGARUH LINGKUNGAN BELAJAR SISWA BERBASIS PESANTREN TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA Siti Rahayu; Gagah Prayogo Wibowo; Rifki Afdani; Farid Wahyu Pratama; Adam Dana Maulana; Zaenal Abdin
Bagimu Negeri Vol 9 No 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lingkungan belajar siswa berbasis pesantren terhadap hasil belajar matematika siswa kelas XI SMK Nurul Huda Pringsewu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu (quasi experiment) dan desain Nonequivalent Control Group Design. Sampel penelitian terdiri dari dua kelompok, yaitu 10 siswa yang tinggal di lingkungan pesantren dan 10 siswa yang tinggal bersama orang tua. Instrumen yang digunakan berupa tes esai untuk mengukur kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Data dianalisis melalui uji validitas, reliabilitas, normalitas, homogenitas, dan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok, di mana siswa yang tinggal bersama orang tua memiliki rata-rata nilai lebih tinggi (71,0) dibanding siswa yang tinggal di lingkungan pesantren (59,0). Hasil ini menunjukkan bahwa lingkungan belajar berpengaruh terhadap hasil belajar matematika siswa, dengan lingkungan keluarga yang lebih kondusif mendukung konsentrasi dan pemahaman yang lebih baik. Oleh karena itu, sekolah berbasis pesantren disarankan untuk menata lingkungan belajar yang seimbang antara kegiatan akademik dan kepesantrenan agar dapat meningkatkan hasil belajar siswa.