Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENGUATAN STRATEGI PEMASARAN DENGAN ANALISIS SWOT UNTUK LAYANAN GADAI TABUNGAN EMAS SYARIAH DI UNIT PT. PEGADAIAN SYARIAH PANGKAJENE Thahir, Inna Mutmainna Cahyani; Agussalim, Muhammad Ilham; Nizam, Muh. Syariel; Febriashalatifa, Putri; Saddam, Muhammad
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 6, No 2 (2024): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/budimas.v6i2.14332

Abstract

Tabungan Emas Syariah, salah satu produk unggulan Pegadaian Syariah, memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk berinvestasi dalam emas melalui pilihan tabungan yang fleksibel yang disesuaikan dengan prinsip syariah. Analisis (SWOT) atau analisis strengths, weaknesses, opportunities, dan threats pada Tabungan Emas Syariah PT. Pegadaian Syariah Pangkajene merupakan tujuan dari pengabdian ini. Analisis SWOT dengan data karyawan, nasabah, dan manajemen digunakan. Hasil pengabdian menunjukkan keunggulan produk: aman, terpercaya, murah, terjangkau, syariah, dan tingkat likuiditas. Kelemahan seperti biaya manajemen dan fluktuasi harga emas masih ada. Meningkatnya kesadaran investasi dan kemajuan teknologi menunjukkan peluang, sedangkan ancaman berasal dari produk serupa, kebijakan pemerintah, dan fluktuasi ekonomi global. Menurut penelitian ini, seiring dengan peningkatan pengetahuan keuangan dan minat masyarakat terhadap investasi emas, Gadai Tabungan Emas Syariah memiliki banyak peluang untuk berkembang. Kata Kunci: Tabungan Emas Syariah, Pegadaian Syariah, Investasi Emas, Analisis SWOT, Likuiditas.
Pemberdayaan BUMDes karya bersama melalui optimalisasi limbah domestik sebagai peluang bisnis dan ramah lingkungan di Desa Lombo, Kecamatan Pitu Riase Inayah, Astrina Nur; Aksan, Muhammad; Muhpidah, Muhpidah; Thahir, Inna Mutmainna Cahyani; Afifah, Nur; Ramadhan, Tri
Jurnal Tarreang: Tren Pengabdian Masyarakat Agrokompleks Vol 1 No 3 (2025): Jurnal Tarreang
Publisher : Agriculture and Forestry Faculty, Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/jtarreang.v1i3.4995

Abstract

The problems faced by BUMDes Karya Bersama include: (1) Lack of an effective waste management system – there is no proper system for waste collection, sorting, and processing, resulting in waste accumulation or improper disposal; (2) Low public awareness – the village community still lacks understanding of the importance of waste management; (3) Absence of waste-based business innovation – the potential of waste as a business opportunity has not been fully optimized. This activity aims to create new business opportunities based on waste processing that can increase village income, develop an environmentally friendly business model at the village level, and increase scientific knowledge for the community from the service carried out. The method used is counseling and training on how to make banana peel muffins and carrot peel muffins. The partner involved in this activity is BUMDes Karya Bersama. The result of the activity includes improved knowledge and skills, as seen from the active participation of the community in the activity and their engagement in innovating products made from domestik waste. In conclusion, the empowerment of BUMDes Karya Bersama through optimizing domestik waste has created a positive economic and environmental impact, opened up new business opportunities, and raised community awareness of the importance of clean and eco-friendly living. With ongoing support, this initiative has the potential to become an innovative and sustainable village waste management model.
PENGUATAN STRATEGI PEMASARAN DENGAN ANALISIS SWOT UNTUK LAYANAN GADAI TABUNGAN EMAS SYARIAH DI UNIT PT. PEGADAIAN SYARIAH PANGKAJENE Thahir, Inna Mutmainna Cahyani; Agussalim, Muhammad Ilham; Nizam, Muh. Syariel; Febriashalatifa, Putri; Saddam, Muhammad
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 6 No. 2 (2024): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tabungan Emas Syariah, salah satu produk unggulan Pegadaian Syariah, memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk berinvestasi dalam emas melalui pilihan tabungan yang fleksibel yang disesuaikan dengan prinsip syariah. Analisis (SWOT) atau analisis strengths, weaknesses, opportunities, dan threats pada Tabungan Emas Syariah PT. Pegadaian Syariah Pangkajene merupakan tujuan dari pengabdian ini. Analisis SWOT dengan data karyawan, nasabah, dan manajemen digunakan. Hasil pengabdian menunjukkan keunggulan produk: aman, terpercaya, murah, terjangkau, syariah, dan tingkat likuiditas. Kelemahan seperti biaya manajemen dan fluktuasi harga emas masih ada. Meningkatnya kesadaran investasi dan kemajuan teknologi menunjukkan peluang, sedangkan ancaman berasal dari produk serupa, kebijakan pemerintah, dan fluktuasi ekonomi global. Menurut penelitian ini, seiring dengan peningkatan pengetahuan keuangan dan minat masyarakat terhadap investasi emas, Gadai Tabungan Emas Syariah memiliki banyak peluang untuk berkembang. Kata Kunci: Tabungan Emas Syariah, Pegadaian Syariah, Investasi Emas, Analisis SWOT, Likuiditas.
PEMBERDAYAAN KELOMPOK WANITA TANI MELALUI TECHNOPRENEURSHIP DALAM INOVASI PRODUK OLAHAN SUSU BERNILAI GIZI Haslindah, Haslindah; Febrianti, Devy; Thahir, Inna Mutmainna Cahyani; Herman, Bahtiar; Amri, Andi
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 10, No 1 (2026): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v10i1.36448

Abstract

Abstrak: Pengembangan produk pangan lokal berbasis gizi merupakan upaya strategis untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi desa melalui pemanfaatan sumber daya lokal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas dan keterampilan Kelompok Wanita Tani (KWT) Setia Mekar Kabupaten Enrekang dalam mengolah susu sapi murni menjadi produk pangan inovatif, higienis, dan bernilai tambah. Metode pelaksanaan dilakukan secara partisipatif melalui tiga tahap, yaitu pra-kegiatan berupa observasi dan sosialisasi, tahap pelaksanaan meliputi pelatihan inovasi olahan susu, pendampingan produksi berbasis gizi, serta edukasi gizi, dan tahap evaluasi. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test, observasi, serta wawancara untuk mengukur perubahan pengetahuan, keterampilan, dan sikap mitra. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan gizi dasar sebesar 49%, keterampilan pengolahan susu sebesar 56%, serta higienitas produksi sebesar 42%. Variasi produk olahan susu meningkat dari dua menjadi lima jenis produk, dan kepercayaan diri anggota KWT dalam menyampaikan manfaat gizi produk kepada konsumen meningkat sebesar 78%. Kegiatan ini berkontribusi terhadap peningkatan kapasitas teknis, kesadaran gizi, serta penguatan ekonomi desa secara berkelanjutan.Abstract: The development of local nutrition-based food products is a strategic effort to improve public health and strengthen rural economic independence through the utilization of local resources. This community service activity aims to increase the capacity and skills of the Setia Mekar Women Farmers Group (KWT) in Enrekang Regency in processing pure cow's milk into innovative, hygienic, and value-added food products. The implementation method was carried out participatively through three stages, namely pre-activities in the form of observation and socialization, the implementation stage which included training in milk processing innovation, nutrition-based production assistance, and nutrition education, and the evaluation stage. The evaluation was carried out using pre-tests and post-tests, observation, and interviews to measure changes in the knowledge, skills, and attitudes of the partners. The results of the activity showed an increase in basic nutrition knowledge by 49%, milk processing skills by 56%, and production hygiene by 42%. The variety of processed milk products increased from two to five types, and the confidence of KWT members in communicating the nutritional benefits of the products to consumers increased by 78%. This activity contributed to increasing technical capacity, nutrition awareness, and strengthening the village economy in a sustainable manner.