Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

ANALISIS PEMECAHAN MASALAH MANAJEMEN KARAKTER DIRI TARUNA/TARUNI DI AKADEMI PELAYARAN NASIONAL Anekawati, Fitri; Subangkit, Andreas; Widodo, Edy
MUARA : Jurnal Manajemen Pelayaran Nasional Vol 7, No 1 (2024): Muara
Publisher : Akademi Pelayaran Nasional Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62826/muara.v7i1.80

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakter manajemen diri taruna dan taruni di APN dan teknik yang dibutuhkan untuk membangun faktor-faktor dari karakter manajemen diri pada taruna dan taruni di APN. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif-studi kasus. Subjek adalah taruna dan taruni APN Surakarta semester 1 di kelas IA dan IB tahun 2023. Data diperoleh melalui wawancara dan observasi, dan kemudian dianalisis menggunakan analisis kualitatif. Hasil penelitian Karakter manajemen diri taruna dan taruni di APN dan teknik yang dibutuhkan untuk membangun faktor-faktor dari karakter manajemen diri pada taruna dan taruni di APN adalah motivasi, metode belajar, penggunaan waktu, lingkungan fisik dan sosial
ANALISIS PEMECAHAN MASALAH MANAJEMEN KARAKTER DIRI TARUNA/TARUNI DI AKADEMI PELAYARAN NASIONAL Anekawati, Fitri; Subangkit, Andreas; Widodo, Edy
MUARA Vol 7, No 1 (2024): Muara
Publisher : Akademi Pelayaran Nasional Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62826/muara.v7i1.80

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakter manajemen diri taruna dan taruni di APN dan teknik yang dibutuhkan untuk membangun faktor-faktor dari karakter manajemen diri pada taruna dan taruni di APN. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif-studi kasus. Subjek adalah taruna dan taruni APN Surakarta semester 1 di kelas IA dan IB tahun 2023. Data diperoleh melalui wawancara dan observasi, dan kemudian dianalisis menggunakan analisis kualitatif. Hasil penelitian Karakter manajemen diri taruna dan taruni di APN dan teknik yang dibutuhkan untuk membangun faktor-faktor dari karakter manajemen diri pada taruna dan taruni di APN adalah motivasi, metode belajar, penggunaan waktu, lingkungan fisik dan sosial
Linguistic Reflections of Cultural Ethics: Social Assistance Discourse in Surakarta Arkida, Teisar; Anekawati, Fitri; Rais, Wakit Abdullah
Journal of Pragmatics Research Vol. 7 No. 1 (2025): Journal of Pragmatics Research
Publisher : UIN Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18326/jopr.v7i1.86-106

Abstract

This ethnolinguistic study explores the cultural, moral, and socio-political dimensions of social assistance discourse among citizens of Surakarta, Indonesia. Critical to addressing economic inequality, social assistance programs are examined through linguistic analysis of discourse digital ethnographically observed from January to March 2024, coinciding with increased political activity surrounding the presidential election. Data are drawn from social media discussions, which reveal the complex interaction between Javanese cultural values and contemporary socio-political realities in shaping perceptions of social assistance distribution. The results show that people in Surakarta view social assistance as a political ploy that exploits people's daily living conditions and ultimately violates moral values. The combination of Javanese and Indonesian terms reflects ethical considerations and community expectations of fairness and integrity in the distribution of social assistance. An analysis of cultural meanings identified three cultural interpretations: the politicization of social assistance, economic dependence in everyday life, and moral judgments embedded in the ethical framework of Javanese culture. Governments must adopt culturally sensitive policies that integrate local moral frameworks into aid distribution strategies, promoting transparency and accountability. By understanding the dynamics of these different languages and cultures, policymakers can design more compelling, ethically grounded social assistance initiatives that align with the values of the community in Surakarta and its surrounding areas.
Analisa Nilai Pendidikan Karakter Tiga Paribasan Jawa Perguruan Pencak Silat Persaudaraan Setia Hati Terate Pusat Madiun Anekawati, Fitri
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus - October
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i3.2093

Abstract

Penelitian ini merupakan temuan tentang nilai pada pendidikan karakter non formal. Pendidikan non formal menjadi peranan penting dalam menciptakan mental dan karakter pribadi siswa. Salah satunya adalah tentang budaya Jawa yang diungkapkan sebagai bentuk motivasi dan nasihat pada siswa. Pendidikan non formal seperti pencak silat dari perguruan Persaudaraan Setia Hati Terate Pusat Madiun dengan 3 (tiga) paribasan antara lain Suro diro joyoningrat lebur dening pangastuti”, "Sepiro gedhening sengsoro yen tinompo amung dadi cobo" dan ”Memayu Hayuning Bawana” memiliki relevansi pada Serat Safingi yang di dalamnya ditemukan 5 (lima) nilai pendidikan karakter, terdapat 55 data dari 3 frasa. Dengan presentase kecenderungan pertama terletak pada Teteg ing kapribaden atau teguh dalam kepribadian dengan presentase 14,5% dan Tresna Marang Negara atau Cinta terhadap Negara dengan presentase 12,7%, Pitados lan mituhu dhumateng Gusti ingkang Maha Kuwaos atau Beriman dan bertaqwa kepada Tuhan dengan presentase 9,0%. Metode penelitian yang digunakan adalah deksriptif kualitatif sehingga data dan sumber data dapat ditemukan dengan kecenderungan presentase yang relevan. Nilai-nilai pendidikan karakter tidak hanya diperoleh pada akademisi melalui peraturan Kemendiknas atau berdasarkan para ahli saja melainkan didapar dari nilai kearifan lokal dengan mengajarkan bentuk pethilan kalimat motivasi positif kepada anak didik dan tentang masyarakat Jawa yang berkaitan dengan sastra lama. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi sumber rujukan dan wadah kreatif non formal diluar akademisi serta membangun intelligible character dan keseimbangan dalam memperbaiki  biological character serta tetap berbudaya
The Effect of Directors’ Educational Background and Return on Assets on Carbon Emission Disclosure: Evidence from Non-Financial Companies in Indonesia Nursulistyo, Emy Dwi; Subangkit, Andreas; Anekawati, Fitri
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7742

Abstract

Carbon emission disclosure has become a global issue as part of business sustainability practices. This study aims to examine the effect of directors’ educational background on carbon emission disclosure in non-financial industries in Indonesia. Educational background is reflected in board diversity, particularly directors with financial education such as economics, management, and accounting. This research employs a quantitative approach using secondary data derived from annual reports and/or sustainability reports of non-financial companies in Indonesia from 2019 to 2025. The population consists of all companies listed on the Indonesia Stock Exchange during the period. The sample includes 72 non-financial companies from sectors such as basic materials, consumer non-cyclical, consumer cyclical, energy, industrials, infrastructure, property and real estate, as well as transportation and logistics, selected using purposive sampling. The results indicate that directors’ educational background has a positive effect on carbon emission disclosure, as shown by a significance value of 0.0009 (< 0.05). Meanwhile, return on assets (ROA) has no significant effect on carbon emission disclosure, with a significance value of 0.9346 (> 0.05). These findings suggest that non-financial factors, particularly the educational background of directors, play a more important role in encouraging environmental disclosure. The study is expected to provide insights for companies in making strategic decisions, especially in considering the representation of directors with financial educational backgrounds as part of their commitment to business sustainability.