Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

ANALISIS PEMECAHAN MASALAH MANAJEMEN KARAKTER DIRI TARUNA/TARUNI DI AKADEMI PELAYARAN NASIONAL Anekawati, Fitri; Subangkit, Andreas; Widodo, Edy
MUARA : Jurnal Manajemen Pelayaran Nasional Vol 7, No 1 (2024): Muara
Publisher : Akademi Pelayaran Nasional Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62826/muara.v7i1.80

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakter manajemen diri taruna dan taruni di APN dan teknik yang dibutuhkan untuk membangun faktor-faktor dari karakter manajemen diri pada taruna dan taruni di APN. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif-studi kasus. Subjek adalah taruna dan taruni APN Surakarta semester 1 di kelas IA dan IB tahun 2023. Data diperoleh melalui wawancara dan observasi, dan kemudian dianalisis menggunakan analisis kualitatif. Hasil penelitian Karakter manajemen diri taruna dan taruni di APN dan teknik yang dibutuhkan untuk membangun faktor-faktor dari karakter manajemen diri pada taruna dan taruni di APN adalah motivasi, metode belajar, penggunaan waktu, lingkungan fisik dan sosial
ANALISIS PEMECAHAN MASALAH MANAJEMEN KARAKTER DIRI TARUNA/TARUNI DI AKADEMI PELAYARAN NASIONAL Anekawati, Fitri; Subangkit, Andreas; Widodo, Edy
MUARA Vol 7, No 1 (2024): Muara
Publisher : Akademi Pelayaran Nasional Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62826/muara.v7i1.80

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakter manajemen diri taruna dan taruni di APN dan teknik yang dibutuhkan untuk membangun faktor-faktor dari karakter manajemen diri pada taruna dan taruni di APN. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif-studi kasus. Subjek adalah taruna dan taruni APN Surakarta semester 1 di kelas IA dan IB tahun 2023. Data diperoleh melalui wawancara dan observasi, dan kemudian dianalisis menggunakan analisis kualitatif. Hasil penelitian Karakter manajemen diri taruna dan taruni di APN dan teknik yang dibutuhkan untuk membangun faktor-faktor dari karakter manajemen diri pada taruna dan taruni di APN adalah motivasi, metode belajar, penggunaan waktu, lingkungan fisik dan sosial
Analisa Nilai Pendidikan Karakter Tiga Paribasan Jawa Perguruan Pencak Silat Persaudaraan Setia Hati Terate Pusat Madiun Anekawati, Fitri
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus - October
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i3.2093

Abstract

Penelitian ini merupakan temuan tentang nilai pada pendidikan karakter non formal. Pendidikan non formal menjadi peranan penting dalam menciptakan mental dan karakter pribadi siswa. Salah satunya adalah tentang budaya Jawa yang diungkapkan sebagai bentuk motivasi dan nasihat pada siswa. Pendidikan non formal seperti pencak silat dari perguruan Persaudaraan Setia Hati Terate Pusat Madiun dengan 3 (tiga) paribasan antara lain Suro diro joyoningrat lebur dening pangastuti”, "Sepiro gedhening sengsoro yen tinompo amung dadi cobo" dan ”Memayu Hayuning Bawana” memiliki relevansi pada Serat Safingi yang di dalamnya ditemukan 5 (lima) nilai pendidikan karakter, terdapat 55 data dari 3 frasa. Dengan presentase kecenderungan pertama terletak pada Teteg ing kapribaden atau teguh dalam kepribadian dengan presentase 14,5% dan Tresna Marang Negara atau Cinta terhadap Negara dengan presentase 12,7%, Pitados lan mituhu dhumateng Gusti ingkang Maha Kuwaos atau Beriman dan bertaqwa kepada Tuhan dengan presentase 9,0%. Metode penelitian yang digunakan adalah deksriptif kualitatif sehingga data dan sumber data dapat ditemukan dengan kecenderungan presentase yang relevan. Nilai-nilai pendidikan karakter tidak hanya diperoleh pada akademisi melalui peraturan Kemendiknas atau berdasarkan para ahli saja melainkan didapar dari nilai kearifan lokal dengan mengajarkan bentuk pethilan kalimat motivasi positif kepada anak didik dan tentang masyarakat Jawa yang berkaitan dengan sastra lama. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi sumber rujukan dan wadah kreatif non formal diluar akademisi serta membangun intelligible character dan keseimbangan dalam memperbaiki  biological character serta tetap berbudaya
The Effect of Directors’ Educational Background and Return on Assets on Carbon Emission Disclosure: Evidence from Non-Financial Companies in Indonesia Nursulistyo, Emy Dwi; Subangkit, Andreas; Anekawati, Fitri
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7742

Abstract

Carbon emission disclosure has become a global issue as part of business sustainability practices. This study aims to examine the effect of directors’ educational background on carbon emission disclosure in non-financial industries in Indonesia. Educational background is reflected in board diversity, particularly directors with financial education such as economics, management, and accounting. This research employs a quantitative approach using secondary data derived from annual reports and/or sustainability reports of non-financial companies in Indonesia from 2019 to 2025. The population consists of all companies listed on the Indonesia Stock Exchange during the period. The sample includes 72 non-financial companies from sectors such as basic materials, consumer non-cyclical, consumer cyclical, energy, industrials, infrastructure, property and real estate, as well as transportation and logistics, selected using purposive sampling. The results indicate that directors’ educational background has a positive effect on carbon emission disclosure, as shown by a significance value of 0.0009 (< 0.05). Meanwhile, return on assets (ROA) has no significant effect on carbon emission disclosure, with a significance value of 0.9346 (> 0.05). These findings suggest that non-financial factors, particularly the educational background of directors, play a more important role in encouraging environmental disclosure. The study is expected to provide insights for companies in making strategic decisions, especially in considering the representation of directors with financial educational backgrounds as part of their commitment to business sustainability.