Luthfi Aji Ramdani
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGARUH STIMULUS MOTORIK HALUS TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS PERMULAAN PADA ANAK USIA 4-5 TAHUN Febi Nur Rohmah; Luthfi Aji Ramdani; Aprilia Wahyuning Fitri
Pendidikan Dasar dan Manajemen Pendidikan Vol. 6 No. 2 (2025): Pendidikan Dasar dan Manajemen Pendidikan
Publisher : STABN RADEN WIJAYA WONOGIRI JAWA TENGAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53565/bahusacca.v6i2.2244

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh stimulus motorik halus terhadap kemampuan menulis permulaan pada anak usia 4-5 tahun. Kemampuan menulis merupakan bagian penting dari perkembangan literasi awal, dan dapat ditingkatkan melalui stimulasi motorik halus seperti meronce, menjiplak, dan menyusun benda kecil. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain one-group pretest-posttest. Sampel terdiri dari 30 anak yang dipilih secara acak. Instrumen berupa lembar observasi dan tes praktik menulis. Analisis data dilakukan dengan uji paired sample t-test menggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan antara hasil pretest dan posttest, yang berarti stimulasi motorik halus efektif dalam meningkatkan kemampuan menulis permulaan anak. Temuan ini didukung oleh berbagai teori yang menyatakan pentingnya keterampilan motorik halus dalam menunjang perkembangan menulis pada anak usia dini. Kata kunci: anak usia dini, kemampuan menulis permulaan, stimulus motorik halus Abstract This study aims to determine the effect of fine motor stimulation on early writing skills in children aged 4–5 years.Writing skills are an important part of early literacy development and can be improved through fine motor stimulation such as stringing, tracing, and arranging small objects.This study used a quantitative approach with a one-group pretest-posttest design. The sample consisted of 30 randomly selected children. The instruments were observation sheets and writing practice tests. Data analysis was carried out using a paired sample t-test using SPSS. The results showed a significant difference between the pretest and posttest results, which means that fine motor stimulation is effective in improving children's early writing skills. This finding is supported by various theories that state the importance of fine motor skills in supporting writing development in early childhood. Keywords: early childhood, early writing skills, fine motor stimulus
E-Book Morals Smart Book (MOSBO) sebagai Stimulasi Nilai Agama dan Moral Anak Usia Dini Anti Isnaningsih; Nia Dwi Lestari; Aprilia Wahyuning Fitri; Luthfi Aji Ramdani
Jurnal Pendidikan Modern Vol. 11 No. 1 (2025): Edisi September
Publisher : STKIP Modern Ngawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37471/jpm.v11i1.1347

Abstract

Pengembangan media pembelajaran yang relevan dengan karakteristik anak usia dini menjadi kebutuhan penting, khususnya dalam menstimulasi aspek nilai agama dan moral. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan serta menguji kelayakan e-book Morals Smart Book (MOSBO) sebagai media pembelajaran nilai agama dan moral anak usia 4–5 tahun. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan 4-D, yang meliputi tahap define, design, development, dan disseminate. Subjek penelitian melibatkan ahli materi, ahli media, serta pendidik PAUD sebagai pengguna. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar validasi dan angket respon guru. Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif menggunakan Aiken’s V dan persentase respon pengguna. Hasil penelitian dan pengembangan menunjukkan bahwa media pembelajaran e-book Morals Smart Book (MOSBO) dinyatakan sangat layak untuk digunakan. Berdasarkan hasil penilaian validitas, e-book MOSBO dinyatakan valid dengan koefisien validasi berada pada rentang 0–0,5 pada validasi ahli materi dan ahli media. Hasil angket respon guru pada uji coba lapangan menunjukkan persentase sebesar 85,4% pada uji coba skala kecil dan 93,1% pada uji coba skala besar, yang berada pada kategori sangat baik. Media pembelajaran e-book MOSBO dikembangkan untuk memfasilitasi pendidik dalam memberikan pembelajaran nilai agama dan moral kepada anak usia 4–5 tahun berdasarkan permasalahan yang ditemukan di lapangan. Materi dalam e-book MOSBO meliputi aspek akidah, fiqih, dan akhlak yang disajikan secara sistematis dan kontekstual. Dengan demikian, e-book Morals Smart Book (MOSBO) layak digunakan sebagai media pembelajaran nilai agama dan moral anak usia dini Kata Kunci:e-book, media pembelajaran, nilai agama, nilai moral, anak usia dini
Kegiatan Cooking Class Berbasis Pendekatan Montessori untuk Meningkatkan Kemandirian pada Anak Usia 4-5 Tahun Soimah Soimah; Luthfi Aji Ramdani
ANWARUL Vol 6 No 1 (2026): FEBRUARI
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/anwarul.v6i1.8868

Abstract

Although the development of early childhood independence through hands-on activities has been widely researched, studies that specifically examine the implementation of Montessori-based cooking classes in local early childhood education contexts remain limited. This study aimed to evaluate the effectiveness of Montessori-based cooking class activities in enhancing the independence of children aged 4–5 years at KB Perintis Petir. A mixed-methods approach was employed using a Classroom Action Research design conducted over two cycles and involving 25 children selected through purposive sampling. Data were collected through behavioral observation and documentation of activities, then analyzed descriptively in both qualitative and quantitative terms using percentage scores of independence levels. The findings show a significant increase in children’s independence, as indicated by the rise in the proportion of children categorized as “Developing as Expected” and “Developing Very Well” from 32% at baseline to 100% in the second cycle. These results contribute to strengthening Montessori theory, particularly the concept of practical life, and provide practical implications for early childhood education institutions in designing experiential learning activities that support children’s independence. The study also opens opportunities for further research on the development of children’s socio-emotional aspects through structured hands-on activities.