Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

E-Book Morals Smart Book (MOSBO) sebagai Stimulasi Nilai Agama dan Moral Anak Usia Dini Anti Isnaningsih; Nia Dwi Lestari; Aprilia Wahyuning Fitri; Luthfi Aji Ramdani
Jurnal Pendidikan Modern Vol. 11 No. 1 (2025): Edisi September
Publisher : STKIP Modern Ngawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37471/jpm.v11i1.1347

Abstract

Pengembangan media pembelajaran yang relevan dengan karakteristik anak usia dini menjadi kebutuhan penting, khususnya dalam menstimulasi aspek nilai agama dan moral. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan serta menguji kelayakan e-book Morals Smart Book (MOSBO) sebagai media pembelajaran nilai agama dan moral anak usia 4–5 tahun. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan 4-D, yang meliputi tahap define, design, development, dan disseminate. Subjek penelitian melibatkan ahli materi, ahli media, serta pendidik PAUD sebagai pengguna. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar validasi dan angket respon guru. Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif menggunakan Aiken’s V dan persentase respon pengguna. Hasil penelitian dan pengembangan menunjukkan bahwa media pembelajaran e-book Morals Smart Book (MOSBO) dinyatakan sangat layak untuk digunakan. Berdasarkan hasil penilaian validitas, e-book MOSBO dinyatakan valid dengan koefisien validasi berada pada rentang 0–0,5 pada validasi ahli materi dan ahli media. Hasil angket respon guru pada uji coba lapangan menunjukkan persentase sebesar 85,4% pada uji coba skala kecil dan 93,1% pada uji coba skala besar, yang berada pada kategori sangat baik. Media pembelajaran e-book MOSBO dikembangkan untuk memfasilitasi pendidik dalam memberikan pembelajaran nilai agama dan moral kepada anak usia 4–5 tahun berdasarkan permasalahan yang ditemukan di lapangan. Materi dalam e-book MOSBO meliputi aspek akidah, fiqih, dan akhlak yang disajikan secara sistematis dan kontekstual. Dengan demikian, e-book Morals Smart Book (MOSBO) layak digunakan sebagai media pembelajaran nilai agama dan moral anak usia dini Kata Kunci:e-book, media pembelajaran, nilai agama, nilai moral, anak usia dini
Upaya Peningkatan Mengenal Huruf Melalui Kegiatan Merangkai Kerikil Pada Anak Usia 4-5 Tahun Di RA Ma’arif Pucungbedug: Penelitian Nafsi, Izatun; Anti Isnaningsih
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.5832

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk upaya meningkatkan mengenal huruf pada anak usia 4-5 tahun dengan metode merangkai kerikil. Jenis Penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK), Penelitian tindakan kelas (PTK) atau Action Classroom Research (ACR) merupakan penelitian untuk memecahkan permasalahan di dalam kelas. PTK dilaksanakan melalui empat tahap utama yang berulang dalam bentuk siklus, yaitu perencanaan (planning), pelaksanaan tindakan (acting), observasi (observing), dan refleksi (reflecting). Subyek dari penelitian ini adalah siswa RA Ma’arif Pucungbedug dengan jumlah 16 anak. Dalam penelitian ini mengalami peningkatan dalam pengenalan huruf dengan menggunakan metode kerikil dari pra siklus sekitar 20% meningkat menjadi 80% pada siklus II Pertemuan II.
UPAYA PENINGKATAN KEMAMPUAN KOSA KATA MELALUI MEDIA WAYANG PAPERCRAFT PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN DI SPS SANGGAR 21 DESA MAJALANGU Hilda Pujiasti; Anti Isnaningsih
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 Nomor 02, Juni 2026 Public
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.46371

Abstract

ABSTRACT The context underlying this research is that Early Childhood Education plays a crucial role in developing language skills, particularly vocabulary mastery as a foundation for communication. However, observations at SPS Sanggar 21 in Majalangu Village indicate that the vocabulary skills of children aged 5–6 are still low, necessitating more effective stimulation. The use of papercraft puppets is an alternative solution because it creates interactive, enjoyable learning experiences and helps children understand and use vocabulary more optimally. This study is a Classroom Action Research (CAR) model using the Kemmis and McTaggart models. It was conducted at SPS Sanggar 21 in Majalangu Village, Watukumpul District, Pemalang Regency. The subjects were 15 children in Group B at SPS Sanggar 21 in Majalangu Village, aged 5–6. Data collection was conducted using observation and documentation techniques. The data were analyzed using descriptive quantitative and qualitative techniques. The research results show that the use of papercraft puppets significantly improved children's vocabulary skills from the pre-cycle to the second cycle. This improvement occurred because learning became more concrete, engaging, and actively engaged children through a combination of visuals, stories, and games. Furthermore, the play-based learning approach and social interaction through role-playing activities helped children more easily understand and use vocabulary in everyday communication. Thus, papercraft puppets have proven effective in creating enjoyable learning while supporting the language development of children aged 5–6 years. Keywords: Vocabulary Skills, Puppetry, Children Aged 5–6 Years ABSTRAK Konteks penelitian ini yang melatar belakangi kajian ini yakni, Pendidikan Anak Usia Dini memiliki peran penting dalam mengembangkan kemampuan bahasa, khususnya penguasaan kosa kata sebagai dasar komunikasi. Namun, hasil observasi di SPS Sanggar 21 Desa Majalangu menunjukkan bahwa kemampuan kosa kata anak usia 5–6 tahun masih rendah, sehingga diperlukan stimulasi yang lebih efektif. Penggunaan media wayang papercraft menjadi alternatif solusi karena mampu menciptakan pembelajaran yang interaktif, menyenangkan, serta membantu anak memahami dan menggunakan kosa kata secara lebih optimal. Kajian ini berjenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model yang digunakan yakni Kemmis dan McTaggart. Penelitian ini dilaksanakan di SPS Sanggar 21 Desa Majalangu, Kecamatan Watukumpul, Kabupaten Pemalang. Subjek dalam penelitian ini adalah anak kelompok B di SPS Sanggar 21 Desa Majalangu dengan rentang usia 5-6 tahun. Subjek penelitian ini sebanyak 15 anak. Penelitian ini menggunakan teknik observasi dan dokumentasi sebagai teknik pengumpulan data. Data dalam penelitian ini dianalisis menggunakan teknik deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media wayang papercraft mampu meningkatkan kemampuan kosa kata anak secara signifikan dari pra siklus hingga siklus II. Peningkatan ini terjadi karena pembelajaran menjadi lebih konkret, menarik, dan melibatkan anak secara aktif melalui perpaduan visual, cerita, dan permainan. Selain itu, pendekatan belajar sambil bermain dan interaksi sosial melalui kegiatan bermain peran membantu anak lebih mudah memahami serta menggunakan kosa kata dalam komunikasi sehari-hari. Dengan demikian, media wayang papercraft terbukti efektif dalam menciptakan pembelajaran yang menyenangkan sekaligus mendukung perkembangan bahasa anak usia 5–6 tahun. Kata Kunci: Kemampuan Kosakata, Media Wayang, Anak Usia 5-6 Tahun