Mustafa, Irwan
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis dan Pengembangan Sistem Pencatatan Pelaporan Surveillance Campak Hasyim, Rajak; Basuki Notobroto, Hari; Mustafa, Irwan
Jurnal Sehat Mandiri Vol 19 No 2 (2024): Jurnal Sehat Mandiri, Volume 19 Nomor 2 Desember 2024
Publisher : Poltekkes Kemenkes Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33761/jsm.v19i2.1472

Abstract

Analysis and evaluation of the measles surveillance system is continuous monitoring in efforts to prevent and control measles cases through recording reporting. The aim was to describe, identify and develop a model for a measles surveillance reporting recording system in North Maluku Province based on a systems approach (input, process and output). This research is a system development that includes actions to create a new system or improve an existing one, carried out at the North Maluku Provincial Health Service from January to February 2024. The research involved the measles surveillance information system unit and informants. Information system development stages include data normalization, grouping data into tables or relationships, and creating Entity Relationship Diagrams. The findings show that in the analysis of problems with the information system for recording measles surveillance reporting, system problems were found in the input, process and output components. This reporting note provides information regarding the measles disease surveillance system, namely in health facilities, laboratories and surveillance units. The measles surveillance program has improved its information system, but faces challenges such as inconsistent patient IDs, duplicative data recording, manual storage, and 70% completeness and accuracy. In conclusion, although the measles surveillance program has experienced improvements in its information system, further efforts are still needed to increase accuracy and efficiency through data automation and standardization of variable recording.
KERAJINAN TANGAN MINIATUR RUMAH ADAT WARGA BINAA LEMBAGA PEMASYARAKATAN (STUDI KASUS LEMBAGA PEMASYARAKATAN KELAS II B KABUPATEN ENREKANG) Mustafa, Irwan; Mukaddas, Andi Baetal; Makmum
Harmoni: Jurnal Pemikiran Pendidikan, Penelitian Ilmu-ilmu Seni, Budaya dan Pengajarannya Vol 1 No 2 (2011): HARMONI
Publisher : Program Studi Pendidikan Seni Rupa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muham

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/3mme9w45

Abstract

Permasalahan utama penelitian ini yaitu bagaimanakah proses pembinaan pembuatan kerajinan tangan miniatur rumah adat yang dilakukan oleh lembaga pemasyarakatan kelas II B Kabupaten Enrekang terhadap warga binaannya, dan apa yang menjadi faktor pendukung dan penghambat dalam pembinaan pembuatan kerajinan tangan miniatur rumah adat di lembaga pemasyarakatan kelas II B Kabupaten Enrekang. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pembinaan pembuatan kerajinan tangan miniatur rumah adat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, instrumen yang digunakan dalam pengumpulan data untuk mengetahui bagaimana proses pembuatan kerajinan   tangan   miniatur   rumah   adat   adalah   dengan   teknik,observasi, wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, proses pembinaan yang di lakukan di lembaga pemasyarakatan kelas II B Kabupaten Enrekang dilakukan dengan efektif dengan cara perencanaan kegiatan pembinaan, memberikan materi pembinaan, metode dan media pembelajaran dan pelaksanaan pembinaan warga binaan pemasyarakatan. Proses pembuatan kerajinan tangan miniatur rumah adat di lembaga pemasyarakatan kelas II B Kabupaten Enrekang di lakukan dengan beberapa tahap (1) proses penentuan desain (2) persiapan bahan dan alat (3) proses pembuatan miniatur rumah adat. Adapu yang menjadi faktor pendukung dalam proses pembinaan pembuatan kerajinan tangan miniatur rumah adat di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Kabupaten Enrekang yaitu (1) bahan baku yang digunakan tidak sulit untuk diperoleh (2) alat yang digunakan masih sederhana (3) minat Masyarakat menjadi salah satu pendukung dalam pembuatan kerajinan. Sedangkan faktor penghambat dalam proses pembinaan pembuatan kerajinan tangan miniatur rumah adat di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Kabupaten Enrekang yaitu (1) faktor permodalan (2) fasilitas dan tempat produksi yang belum memadai (3) masih kurangnya tenaga pembina pemasyarakatan yang ahli dalam bidang kerajinan.