Permasalahan utama penelitian ini yaitu bagaimanakah proses pembinaan pembuatan kerajinan tangan miniatur rumah adat yang dilakukan oleh lembaga pemasyarakatan kelas II B Kabupaten Enrekang terhadap warga binaannya, dan apa yang menjadi faktor pendukung dan penghambat dalam pembinaan pembuatan kerajinan tangan miniatur rumah adat di lembaga pemasyarakatan kelas II B Kabupaten Enrekang. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pembinaan pembuatan kerajinan tangan miniatur rumah adat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, instrumen yang digunakan dalam pengumpulan data untuk mengetahui bagaimana proses pembuatan kerajinan tangan miniatur rumah adat adalah dengan teknik,observasi, wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, proses pembinaan yang di lakukan di lembaga pemasyarakatan kelas II B Kabupaten Enrekang dilakukan dengan efektif dengan cara perencanaan kegiatan pembinaan, memberikan materi pembinaan, metode dan media pembelajaran dan pelaksanaan pembinaan warga binaan pemasyarakatan. Proses pembuatan kerajinan tangan miniatur rumah adat di lembaga pemasyarakatan kelas II B Kabupaten Enrekang di lakukan dengan beberapa tahap (1) proses penentuan desain (2) persiapan bahan dan alat (3) proses pembuatan miniatur rumah adat. Adapu yang menjadi faktor pendukung dalam proses pembinaan pembuatan kerajinan tangan miniatur rumah adat di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Kabupaten Enrekang yaitu (1) bahan baku yang digunakan tidak sulit untuk diperoleh (2) alat yang digunakan masih sederhana (3) minat Masyarakat menjadi salah satu pendukung dalam pembuatan kerajinan. Sedangkan faktor penghambat dalam proses pembinaan pembuatan kerajinan tangan miniatur rumah adat di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Kabupaten Enrekang yaitu (1) faktor permodalan (2) fasilitas dan tempat produksi yang belum memadai (3) masih kurangnya tenaga pembina pemasyarakatan yang ahli dalam bidang kerajinan.