Makmum
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

KERAJINAN TANGAN MINIATUR RUMAH ADAT WARGA BINAA LEMBAGA PEMASYARAKATAN (STUDI KASUS LEMBAGA PEMASYARAKATAN KELAS II B KABUPATEN ENREKANG) Mustafa, Irwan; Mukaddas, Andi Baetal; Makmum
Harmoni: Jurnal Pemikiran Pendidikan, Penelitian Ilmu-ilmu Seni, Budaya dan Pengajarannya Vol 1 No 2 (2011): HARMONI
Publisher : Program Studi Pendidikan Seni Rupa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muham

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/3mme9w45

Abstract

Permasalahan utama penelitian ini yaitu bagaimanakah proses pembinaan pembuatan kerajinan tangan miniatur rumah adat yang dilakukan oleh lembaga pemasyarakatan kelas II B Kabupaten Enrekang terhadap warga binaannya, dan apa yang menjadi faktor pendukung dan penghambat dalam pembinaan pembuatan kerajinan tangan miniatur rumah adat di lembaga pemasyarakatan kelas II B Kabupaten Enrekang. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pembinaan pembuatan kerajinan tangan miniatur rumah adat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, instrumen yang digunakan dalam pengumpulan data untuk mengetahui bagaimana proses pembuatan kerajinan   tangan   miniatur   rumah   adat   adalah   dengan   teknik,observasi, wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, proses pembinaan yang di lakukan di lembaga pemasyarakatan kelas II B Kabupaten Enrekang dilakukan dengan efektif dengan cara perencanaan kegiatan pembinaan, memberikan materi pembinaan, metode dan media pembelajaran dan pelaksanaan pembinaan warga binaan pemasyarakatan. Proses pembuatan kerajinan tangan miniatur rumah adat di lembaga pemasyarakatan kelas II B Kabupaten Enrekang di lakukan dengan beberapa tahap (1) proses penentuan desain (2) persiapan bahan dan alat (3) proses pembuatan miniatur rumah adat. Adapu yang menjadi faktor pendukung dalam proses pembinaan pembuatan kerajinan tangan miniatur rumah adat di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Kabupaten Enrekang yaitu (1) bahan baku yang digunakan tidak sulit untuk diperoleh (2) alat yang digunakan masih sederhana (3) minat Masyarakat menjadi salah satu pendukung dalam pembuatan kerajinan. Sedangkan faktor penghambat dalam proses pembinaan pembuatan kerajinan tangan miniatur rumah adat di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Kabupaten Enrekang yaitu (1) faktor permodalan (2) fasilitas dan tempat produksi yang belum memadai (3) masih kurangnya tenaga pembina pemasyarakatan yang ahli dalam bidang kerajinan.
PROSES PEMBELAJARAN MENGGAMBAR FLORA MENGGUNAKAN PENSIL PADA SISWA KELAS X DI MA SYEKH YUSUF SUNGGUMINASA KABUPATEN GOWA PROVINSI SULAWESI SELATAN Hendrawati, Astri; ashari, meisar; Makmum
Harmoni: Jurnal Pemikiran Pendidikan, Penelitian Ilmu-ilmu Seni, Budaya dan Pengajarannya Vol 2 No 2 (2012): HARMONI
Publisher : Program Studi Pendidikan Seni Rupa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muham

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/j6dbzc80

Abstract

dan mendeskripsikan secara jelas tentang Proses Pembelajaran Menggambar Flora Menggunakan Pensil Pada Siswa Kelas X Di MA Syekh Yusuf Sungguminasa Kabupaten Gowa Provinsi Sulawesi Selatan yang jelas, terperinci, dan terpercaya dan untuk mengetahui dan mendeskripsikan pembelajaran menggambar flora mengetahui tingkat kesulitan dan nilai estetika dalam pembelajaran menggambar flora. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif merupakan penelitian yang termasuk dalam jenis penelitian kualitatif. Tujuan dari penelitian ini adalah mengungkap fakta, keadaan, fenomena, variabel dan keadaan yang terjadi saat penelitian berjalan dan menyuguhkan apa adanya. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas X di MA Syekh Yusuf Sungguminasa Kabupaten Gowa Provinsi Sulawesi Selatan sebanyak 10 dan sampel 10 orang tahun ajaran 2020/2021. Teknik pengumpulan data melalui teknik observasi (pengamatan), tes praktik dan dokumentasi (foto) dikumpulkan lalu diadakan kategorisasi data dengan merangkum data-data yang dianggap penting, kemudian disusun menjadi bagian-bagian untuk diperiksa kebenarannya dan selanjutnya diadakan penafsiran data. Teknik analisis data dilakukan melalui teknik deskriptif kualitatif. Penelitian ini dapat memberikan gambaran yang jelas, benar, dan lengkap, tentang Siswa Kelas X Di MA Syekh Yusuf Sungguminasa Kabupaten Gowa dalam hal pembelajaran Menggambar Flora siswa MA Syekh Yusuf Sungguminasa Kabupaten Gowa Provinsi Sulawesi Selatan.
PROSES BERKARYA SENI KALIGRAFI DENGAN MENGGUNAKAN BAHAN STYROFOAM PADA SISWA KELAS XI SMK MUHAMMADIYAH 2 BONTOALA MAKASSAR Harisal; Ashari, Meisar; Makmum
Harmoni: Jurnal Pemikiran Pendidikan, Penelitian Ilmu-ilmu Seni, Budaya dan Pengajarannya Vol 14 No 2 (2024): Harmoni:Jurnal Pendidikan Seni Budaya
Publisher : Program Studi Pendidikan Seni Rupa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muham

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/nkz65686

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana proses yang dilakukan dalam berkarya seni kaligrafi menggunakan bahan styrofoam pada siswa kels XI SMK 2 bontoala makassar. Teknik pengumpulan data adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini dapat memberikan gambaran yang jelas, benar, dan lengkap, tentang " Proses Berkarya Seni Kaligrafi Dengan Menggunakan Bahan Styrofoam Pada Siswa Kelas XI SMK Muhammadiyah 2 Bontoala Makassar”. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah survey dengan melakukan pengamatan secara langsung. Penganalisian data dilakukan dengan cara yaitu hasil observasi, wawancara, dokumentasi (foto) dikumpulkan lalu diadakan kategorisasi data dan interpretasi data dengan merangkum data-data yang dianggap penting, kemudian disusun menjadi bagian- bagian untuk diperiksa kebenarannya dan selanjutnya diadakan penafsiran data. selanjutnya yang menjadi sampel dalam penelitian ini. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa proses berkarya seni kaligrafi dengan menggunakan bahan styrofoam pada siswa kelas XI SMK Muhammadiyah 2 Bontoala Makassar telah menunjukkan kreatipitas sisa dalam berkarya seni kaligrafi sederhana memiliki makna yang sebenarnya.