p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Indonesia Berdaya
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pola Asuh Ayah Dalam Meningkatkan Perilaku Prososial Anak Usia Dini Shari, Destita; Rihlah, Jauharotur; Munawaroh, Risalatul; Asmaiyah, Nur
Indonesia Berdaya Vol 5, No 4 (2024)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2024868

Abstract

The parenting seminar aims to enhance fathers' understanding of parenting styles to improve prosocial behavior and encourage better collaboration between fathers and mothers in early childhood parenting. The background of this community service implementation is the low knowledge of fathers regarding various parenting concepts and their impact on all aspects of child development. This community service activity took place in RT 009, Taman Pondok Legi Housing, Pepelegi Waru Sidoarjo, with the target participants being 20 married couples who are residents of RW 009. The community service was carried out using a seminar method, which included QA sessions and mentoring for married couples to apply the appropriate parenting styles. The activities began with coordination and preparation with the partners, material development, seminar implementation, mentoring, and evaluation. The seminar was attended by 20 married couples, totaling 40 participants.The results of the seminar, based on pre-test and post-test evaluations, showed the following improvements: in terms of knowledge enhancement, the average score for questions about parenting styles increased from 3.2 to 4.8; in terms of involvement enhancement, the average score for involvement in parenting increased from 2.5 to 4.2; in terms of understanding the father's role, the average score for understanding the father's role in parenting increased from 3.0 to 4.7; and in terms of enhancing prosocial behavior, the average score for teaching prosocial behavior increased from 2.8 to 4.5. The evaluation was conducted through pre-test and post-test, showing increased participants' understanding. The conclusion of this community service is that it can significantly contribute to increasing fathers' awareness and ability to nurture early childhood children. The suggestion from this community service is that with an interactive seminar approach and continuous mentoring, the role of fathers in parenting can be more optimal, allowing children to develop prosocial behavior that is appropriate and in line with contemporary developments.Abstrak. Seminar parenting ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman ayah tentang pola asuh dalam meningkatkan perilaku prososial dan juga mendorong kolaborasi yang lebih baik antara ayah dan ibu dalam pengasuhan anak usia dini. Latar belakang dari pelaksanaan pengabdian masyarakat ini adalah oleh rendahnya pengetahuan ayah mengenai konsep pola asuh yang beragam dan pengaruhnya terhadap seluruh aspek perkembangan anak. Pelaksanaan pengabdian masyarakat ini bertempat di RT 009 Perumahan Taman Pondok Legi, Pepelegi Waru Sidoarjo. Dengan sasaran peserta adalah 20 pasangan suami istri warga RW 009. Pengabdian ini dilaksanakan dengan metode seminar dan mencakup sesi tanya jawab dan pendampingan pasangan suami istri untuk mengaplikasikan pola asuh yang sesuai. Dimulai dari kegiatan koordinasi persiapan dengan mitra, pengembangan materi, pelaksanaan seminar, pendampingan dan evauasi. Seminar ini dihadiri oleh 20 pasangan suami istri sehingga total peserta 40 orang. Hasil dari seminar ini pada saat pre test dan post test dalam hal peningkatan pengetahuan skor rata-rata pertanyaan tentang jenis pola asuh meningkat dari 3.2 menjadi 4.8, dalam hal peningkatan keterlibatan skor rata-rata untuk keterlibatan dalam pengasuhan meningkat dari 2.5 menjadi 4.2., lalu dalam hal peningkatan pemahaman peran ayah skor rata-rata untuk pemahaman tentang peran ayah dalam pengasuhan meningkat dari 3.0 menjadi 4.7, kemudian dalam hal peningkatan perilaku prososisal skor rata-rata untuk mengajarkan perilaku prososial meningkat dari 2.8 menjadi 4.5 Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test yang menunjukkan peningkatan pemahaman peserta. Kesimpulan dari Pengabdian ini dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam meningkatkan kesadaran dan kemampuan ayah dalam mengasuh anak usia dini. Saran dalam pengabdian ini adalah dengan pendekatan seminar yang interaktif dan pendampingan yang berkelanjutan, diharapkan peran ayah dalam pengasuhan dapat lebih optimal, sehingga anak-anak dapat berkembang dengan perilaku prososial yang baik dan sesuai dengan perkembangan zaman.
Pengembangan Media Pembelajaran Digital: Pelatihan Game Edukasi Wordwall untuk Guru PAUD di Surabaya Hardiningrum, Andini; Shari, Destita; Rihlah, Jauharotur; Munawaroh, Risalatul; Rulyansah, Afib
Indonesia Berdaya Vol 5, No 3 (2024)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2024853

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini dirancang untuk meningkatkan keterampilan guru PAUD di Surabaya dalam memanfaatkan game edukasi Wordwall sebagai media pembelajaran yang mendukung kurikulum merdeka dan meningkatkan literasi digital pada anak-anak. Tujuan utama program ini adalah untuk memberikan bekal kepada para guru agar mampu menggunakan alat digital ini secara efektif dalam kegiatan belajar mengajar sehari-hari. Kegiatan ini dilaksanakan dalam bentuk pelatihan intensif selama tiga hari pada bulan Januari 2024, yang menargetkan 20 guru dari sekolah-sekolah penggerak di Surabaya. Sebelum pelatihan dimulai, informasi mengenai program ini disampaikan kepada para guru sekolah penggerak yang menjadi target peserta, sehingga mereka dapat mempersiapkan diri dan memahami pentingnya pelatihan ini. Informasi ini mencakup detail tentang bagaimana tim penulis akan mengadakan pelatihan dan apa saja manfaat yang akan diperoleh dari pemanfaatan game edukasi Wordwall dalam pembelajaran. Pelatihan ini dirancang untuk melibatkan peserta secara aktif melalui metode pembelajaran yang berfokus pada pengalaman langsung. Peserta akan diberi kesempatan untuk mempraktikkan langsung cara mengembangkan dan menggunakan game edukasi Wordwall dalam konteks pembelajaran mereka. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini sangat beragam dan mencakup beberapa teknik seperti sesi tanya jawab untuk menggali pemahaman dan menjawab pertanyaan peserta, diskusi kelompok untuk berbagi ide dan pengalaman, demonstrasi penggunaan Wordwall oleh instruktur, serta praktik langsung di mana peserta dapat mencoba membuat dan menerapkan game edukasi tersebut. Selama pelatihan, para guru akan belajar bagaimana mengintegrasikan Wordwall ke dalam kurikulum mereka, bagaimana menciptakan konten yang menarik dan edukatif, serta bagaimana memanfaatkan fitur-fitur Wordwall untuk memaksimalkan proses pembelajaran. Melalui pendekatan praktik terbimbing, peserta akan mendapatkan pemahaman mendalam dan keterampilan praktis yang dapat langsung diaplikasikan di kelas mereka. Dengan demikian, pelatihan ini diharapkan dapat menghasilkan peningkatan yang signifikan dalam kemampuan guru PAUD di Surabaya dalam mengajar dengan bantuan teknologi digital, sejalan dengan semangat kurikulum merdeka dan era digital yang terus berkembang.Abstract. This community service program is designed to enhance the skills of early childhood education (PAUD) teachers in Surabaya in utilizing the educational game Wordwall as a learning medium that supports the independent curriculum and improves digital literacy among children. The main goal of this program is to equip teachers with the ability to effectively use this digital tool in their daily teaching activities. The program is conducted in the form of an intensive three-day training session in January 2024, targeting 20 teachers from leading schools in Surabaya. Before the training begins, information about the program will be provided to the target teachers, allowing them to prepare and understand the importance of this training. This information includes details on how the authors' team will conduct the training and the benefits that will be gained from utilizing the Wordwall educational game in teaching. The training is designed to actively involve participants through a hands-on learning method. Participants will have the opportunity to directly practice how to develop and use the Wordwall educational game in their teaching contexts. The methods used in this training are diverse and include several techniques such as QA sessions to explore understanding and answer participants' questions, group discussions to share ideas and experiences, demonstrations of Wordwall usage by instructors, and direct practice where participants can try creating and implementing these educational games. During the training, teachers will learn how to integrate Wordwall into their curriculum, create engaging and educational content, and leverage Wordwall's features to maximize the learning process. Through a guided practice approach, participants will gain deep understanding and practical skills that can be immediately applied in their classrooms. Therefore, this training is expected to result in a significant improvement in the ability of PAUD teachers in Surabaya to teach with the aid of digital technology, in line with the spirit of the independent curriculum and the ever-evolving digital era.