Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Menjembatani Formalisme Matematis dan Interpretasi Fisik melalui Simulasi Berbasis Python: Suatu Kerangka Pemodelan Komputasional untuk Mekanika Newton di Sekolah Menengah Utama, Rodika
JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online) Vol. 14 No. 1 (2026): JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jpft.v14i1.6011

Abstract

Kesenjangan antara formalisme matematis dan interpretasi fisik masih menjadi tantangan dalam pembelajaran mekanika Newton di sekolah menengah. Siswa sering mampu memanipulasi persamaan seperti F = ma, namun belum memahami bagaimana persamaan tersebut merepresentasikan proses fisik yang dinamis. Penelitian ini menggunakan pendekatan pengembangan kerangka konseptual (conceptual framework development) berbasis analisis literatur dalam penelitian pendidikan fisika berbasis disiplin. Penelitian ini mengusulkan kerangka computational modeling yang merekonseptualisasikan hukum kedua Newton sebagai proses yang dapat dieksekusi melalui simulasi berbasis Python. Berlandaskan penelitian pendidikan fisika berbasis disiplin, teori koherensi representasional, dan computational thinking, kerangka ini mentransformasikan persamaan simbolik menjadi aturan pembaruan numerik iteratif yang menghasilkan gerak secara dinamis. Model ini mengintegrasikan dekomposisi konseptual, formalisasi matematis, translasi algoritmik, implementasi simulasi, dan visualisasi reflektif, sehingga memposisikan komputasi sebagai jembatan representasional antara persamaan, grafik gerak, dan penalaran fisik. Ilustrasi skenario gaya konstan menunjukkan bagaimana simulasi dapat memperkuat keterkaitan antara representasi matematis dan perilaku fisik. Kerangka yang diusulkan memberikan kontribusi berupa model desain pembelajaran berbasis teori untuk mengintegrasikan praktik komputasional dalam pembelajaran fisika sekolah menengah, dengan potensi memperkuat koherensi konseptual dan mengurangi fragmentasi dalam pemahaman simbolik.
The Action Scale and The Emergence of Classical Dynamics in Quantum Systems Utama, Rodika; Rustaman
JURNAL ARMADA PENDIDIKAN Vol 4 No 2 (2026): JURNAL ARMADA PENDIDIKAN
Publisher : Kilau Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60041/jap.v4i2.370

Abstract

The principle of action plays a central role in both classical and quantum mechanics, yet its physical meaning is often introduced in a purely formal manner. In this work, the concept of action is examined from a scale-based perspective that clarifies its role in the quantum–classical correspondence. By emphasizing the dimensionless ratio S/ℏ, we show that the emergence of classical dynamics can be understood as a consequence of quantum phase coherence rather than as an independent postulate. Within the path integral formulation, classical trajectories arise naturally from stationary-phase conditions when the action associated with a physical process becomes large compared to Planck’s constant. This interpretation provides a unified conceptual framework in which variational principles, quantum interference, and classical determinism are linked through the scale of action. The analysis highlights the role of Planck’s constant as a universal parameter governing the physical relevance of alternative histories, analogous to the function of Boltzmann’s constant in statistical physics. Beyond its theoretical implications, the proposed perspective offers pedagogical value by providing a coherent bridge between classical and quantum mechanics suitable for advanced undergraduate and early graduate physics education.