Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Perubahan dan Faktor Penyebab Kerusakan Garis Pantai Di Ujung Tape Kabupaten Pinrang Tasya, Putri; Danial, Danial; Asbar, Asbar
JURNAL ILMIAH WAHANA LAUT LESTARI (JIWaLL) Vol. 2 No. 1 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Laut Lestari
Publisher : Program Studi Ilmu Kelautan Fakuktas Ilmu Perikanan dan Kelautan Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/jiwall.v2i1.487

Abstract

Perubahan pesisir merupakan salah satu jenis dinamika kawasan pantai yang terjadi tanpa henti. Perubahan pantai yang terjadi pada wilayah tepi laut antara lain disintegrasi sisi laut (scraped spot) dan perluasan pantai (sedimentasi atau pertumbuhan). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui laju dan luas perubahan pantai selama beberapa tahun terakhir di wilayah sisi Samudera Ujung Tape, Rezim Pinrang. Metode yang digunakan adalah metode overlay atau penumpukan tumpeng citra Landsat -8 dan observasi lapangan. Berdasarkan hasil penelitian di kawasan pesisir Pantai Ujung Tape selama kurun waktu 5 periode dengan rata-rata laju abrasi -14,3 m/tahun dan akresi 7,45 m/tahun. Sedangkan luas abrasi -1,8 Ha dan akresi 0,45 Ha disebabkan oleh faktor alam dan manusia. Faktor alogenik meliputi gelombang, arus laut, dan pasang surut. Sedangkan unsur antropogenik memisahkan air atau merusak ombak, kurangnya tanaman bakau, pengumpulan sampah di sekitar kawasan tepi pantai Ujung Tape, dan pengembangan lahan. Kedua variabel ini saling berkaitan dan membawa perubahan terhadap laju dan luas pantai
Pemberdayaan Masyarakat Desa Melalui Sosialisasi Aquaponik Guna Mendukung Ketahanan Pangan Di Desa Bukit Kratai Kecamatan Rumbio Jaya Kabupaten Kampar Hilla, Alpata; Diana, Ledy; Fadhilah, Aulia; Surya, Bintang; Purba, Daniella Sri Rani; Ariasandi, Dimas; Aisyah, Faira; Bulolo, Jhon Pinter Agustinus; Afta, Nadia; Tasya, Putri; Patricia, Rika Putri; Hidayat, Ryan
Unri Conference Series: Community Engagement Vol 7 (2025): Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/unricsce.7.20-29

Abstract

Community service activities carried out in Bukit Kratai Village, Kampar Regency, aim to increase community knowledge and skills in utilizing the aquaponics system as an effort to support family food security. Aquaponics is an integrated farming technique that combines growing vegetables and fish in one mutually supporting system without soil. The Family Welfare Development Group (PKK) and the Women's Farmers Group (KWT) are involved in implementing a participatory approach through outreach, training and workshops. The materials and tools used come from used goods such as plastic bottles, jerry cans and styrofoam, so they are easy to use and cheap. The results show that people understand more about the importance of implementing an aquaponics system at home. The community is motivated to develop this system as an environmentally friendly source of food and additional income. Ultimately, this program has the potential to strengthen food security and empower communities through the application of simple, environmentally based technology.