Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS KADAR UNSUR HARA PADA KOMPOS DARI BATANG PISANG KEPOK (Musa acuminata) DENGAN AKTIVATOR EM4 DAN AIR CUCIAN BERAS” Rifqi Alfarestu; Leila Muhelni; Hendra Anwar; Hendra Anwar
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 8 No. 3 (2025): August 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i3.4197

Abstract

Abstract: Kepok banana (Musa acuminata) stem waste was mixed with rice bran to make compost, aiming to return organic matter to the soil and increase fertility. This study examined the effectiveness of EM4 activator and rice washing water in composting banana stem waste. There were four treatments: banana stem, bran (BD), banana stem, bran, rice washing water (BDA), banana stem, bran, EM4 (BDE), and banana stem, bran, EM4 and rice washing water (BDAE). The results showed that the addition of EM4 and rice washing water increased the composting speed within 30 days, using a C/N ratio reaching 20.76%, according to SNI standards. The nutrient content of the compost also met SNI 19-7030-2004 standards, using analysis providing levels of Nitrogen, Phosphorus, Potassium, organic C, and water content suitable for use. This study recommends further development to produce Liquid Organic Fertilizer (POC). Keyword:  Analysis of Nutrient Content in Compost from Kepok Banana Stems (Musa                 acuminata) with EM4 Activator and Rice Washing Water. Abstrak: Limbah batang pisang kepok (Musa acuminata) dicampur memakai dedak untuk dibuat kompos, bertujuan mengembalikan bahan organik ke tanah serta menaikkan kesuburan. Penelitian ini melihat efektivitas aktivator EM4 serta air cucian beras dalam pengomposan limbah batang pisang. Terdapat empat perlakuan: batang pisang, Dedak (BD), batang pisang, Dedak, Air cucian beras (BDA), batang pisang, Dedak, EM4 (BDE), dan  batang pisang, Dedak, EM4 dan   Air cucian beras (BDAE). Akibat menyampaikan bahwa penambahan EM4 dan  air cucian beras meningkatkan kecepatan pengomposan pada waktu 30 hari, memakai rasio C/N mencapai 20,76%, sesuai standar SNI. Kandungan hara pada kompos juga memenuhi standar SNI 19-7030-2004, memakai analisis membagikan kadar Nitrogen, Fosfor, Kalium, C organik, dan  kadar air yang layak digunakan. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan lebih lanjut buat menghasilkan Pupuk Organik Cair (POC). Kata kunci:  Analisis Kadar Unsur Hara Pada Kompos Dari Batang Pisang Kepok (Musa                     acuminata) Dengan Ativator EM4 Dan Air Cucian Beras. 
Skema Pemberdayaan Berbasis Kewilayahan Ruang Lingkup Pemberdayaan Desa Binaan Hendra Anwar; radiyan rahim; April Zahmi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 4 No. 1 (2026): JURMAS BANGSA
Publisher : Riset Sinergi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62357/jurmas.v4i1.959

Abstract

Nagari Dalko merupakan salah satu nagari baru di Kabupaten Agam, Sumatera Barat, yang terletak di wilayah administratif Kecamatan Tanjung Raya dan berjarak sekitar 95 km dari Kota Padang. Nagari ini sebelumnya merupakan bagian dari Nagari Tanjung Sani dan ditetapkan sebagai nagari persiapan pada tahun 2018, kemudian menjadi nagari definitif pada tahun 2022. Secara geografis, wilayah ini berada di kawasan perbukitan yang kaya akan sumber air dan keanekaragaman hayati, dengan luas wilayah sekitar 32,0 km² yang terbagi ke dalam empat jorong: Dama Gadang, Arikia, Lubuk Sao, dan Koto Panjang. Kondisi topografinya yang bervariasi antara 100 hingga 1.000 meter di atas permukaan laut menjadikan Nagari Dalko memiliki iklim sejuk, sumber air melimpah, serta bentang alam yang indah dan potensial untuk pengembangan desa wisata berbasis alam dan pertanian. Uraian analisis situasi dibuat secara komprehensif agar dapat menggambarkan secara lengkap kondisi mitra sasaran dan pemerintah baik dari segi potensi dan permasalahan. Analisis situasi dijelaskan dengan berdasarkan kondisi eksisting dari mitra/masyarakat yang akan diberdayakan, didukung dengan profil mitra sasaran dan pemerintah dengan data dan gambar yang informatif. Kondisi eksisting mitra sasaran dibuat secara lengkap hulu dan hilir sedapat mungkin dalam bentuk data terkuantifikasi.permasalahan desa dalam bentuk masalah seperti: Pendidikan, Kesehatan, Produksi (Pertanian, Peternakan, Perikanan), Ekonomi, Kesenian, Sosial-Budaya, Pariwisata, Lingkungan dan masalah kewilayahan lainnya.