Ibrohim Muchlis
Unknown Affiliation

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Gahwa

MEMBANGUN SELF BOUNDARIES DALAM PENINGKATAN PENDIDIKAN KARAKTER DI ERA BULLYING SEKOLAH Achmad Zaini Arsyad; Arifatul Ma'ani; Ibrohim Muchlis
GAHWA Vol 2 No 2 (2024): JANUARY-JUNE
Publisher : STIT Al - Ibrohimy Bangkalan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61815/gahwa.v2i2.398

Abstract

Penelitian ini akan membahas tentang membangun Self Boundaries yang nanti membantu mengurangi jumlah Bullying yang terjadi di sekolah, Tujuan dari Jurnal ini nantinya bertujuan untuk memberikan informasi terkait cara pengembangan Self Boundaries dalam menghadapi Bullying tersebut nantinya pembaca bisa menerapkan beberapa Hal tersebut untuk di implementasikan di kehidupan nyata.adapun Metode yang dilakukan dalam penelitian ini nantinya adalah menggunakan metode library research untuk memberikan informasi mengenai membangun Self - boundaries. Buku-buku dalam kajian Pustaka nantinya akan memberikan pemaparan dari Bullying hingga membangun entitas diri. Dampak bullying bagi korban sangatlah serius. Mereka berada di bawah tekanan emosi, kecemasan dan depresi. Hasilnya, prestasi akademis mereka melemah, rasa percaya diri runtuh dan bahkan terkadang hilang Pikiran untuk bunuh diri. Selain itu, bullying juga mempunyai dampak negatif lingkungan sekolah yang lengkap, menciptakan suasana yang tidak aman dan tidak mempromosikan pembelajaran. Penelitian ini juga membahas upaya yang dilakukan Hal ini dilakukan untuk mengatasi dilema bullying di lingkungan sekolah
KONSEP PENDIDIKAN AKHLAK PERSPEKTIF AL-QUR’AN Fatimah Al Zahrah; Ibrohim Muchlis; Subaidi
GAHWA Vol 2 No 1 (2023): JULY-DECEMBER
Publisher : STIT Al - Ibrohimy Bangkalan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61815/gahwa.v2i1.415

Abstract

Artikel ini membahas pentingnya pendidikan akhlak dalam konteks pendidikan Islam, yang kini cenderung terfokus pada pencapaian material dan kecerdasan intelektual. Penelitian ini berangkat dari analisis Surat Al-Furqan ayat 63-64, yang mengandung nilai-nilai etika fundamental dalam pembinaan akhlak seorang Muslim. Ayat ini menekankan sikap rendah hati dan ibadah sebagai sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT, mengajak kita untuk merenungkan kembali tujuan utama pendidikan: menghilangkan kebodohan dan mencapai ridho Ilahi. Penelitian ini menggunakan metode analisis teks Al-Qur'an dan studi pustaka untuk mendalami nilai-nilai akhlak dalam ayat tersebut serta mengaitkannya dengan literatur pendidikan Islam. Selain itu, penelitian ini menyoroti tantangan zaman modern, di mana teknologi dan urusan duniawi sering kali mengaburkan akhlak dan jati diri manusia. Dengan mengacu pada Al-Qur'an dan Hadits sebagai pedoman utama, artikel ini bertujuan untuk merumuskan konsep pendidikan akhlak yang komprehensif, yang tidak hanya memperkuat karakter individu tetapi juga membangun masyarakat yang lebih baik. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan wawasan baru tentang bagaimana pendidikan akhlak dapat diintegrasikan secara efektif dalam sistem pendidikan untuk membentuk kepribadian Muslim yang unggul, baik dalam aspek moral, etika, maupun ibadah.
MEMBANGUN SELF BOUNDARIES DALAM PENINGKATAN PENDIDIKAN KARAKTER DI ERA BULLYING SEKOLAH Achmad Zaini Arsyad; Arifatul Ma'ani; Ibrohim Muchlis
GAHWA Vol. 2 No. 2 (2024): JANUARY-JUNE
Publisher : STIT Al - Ibrohimy Bangkalan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61815/gahwa.v2i2.398

Abstract

Penelitian ini akan membahas tentang membangun Self Boundaries yang nanti membantu mengurangi jumlah Bullying yang terjadi di sekolah, Tujuan dari Jurnal ini nantinya bertujuan untuk memberikan informasi terkait cara pengembangan Self Boundaries dalam menghadapi Bullying tersebut nantinya pembaca bisa menerapkan beberapa Hal tersebut untuk di implementasikan di kehidupan nyata.adapun Metode yang dilakukan dalam penelitian ini nantinya adalah menggunakan metode library research untuk memberikan informasi mengenai membangun Self - boundaries. Buku-buku dalam kajian Pustaka nantinya akan memberikan pemaparan dari Bullying hingga membangun entitas diri. Dampak bullying bagi korban sangatlah serius. Mereka berada di bawah tekanan emosi, kecemasan dan depresi. Hasilnya, prestasi akademis mereka melemah, rasa percaya diri runtuh dan bahkan terkadang hilang Pikiran untuk bunuh diri. Selain itu, bullying juga mempunyai dampak negatif lingkungan sekolah yang lengkap, menciptakan suasana yang tidak aman dan tidak mempromosikan pembelajaran. Penelitian ini juga membahas upaya yang dilakukan Hal ini dilakukan untuk mengatasi dilema bullying di lingkungan sekolah
KONSEP PENDIDIKAN AKHLAK PERSPEKTIF AL-QUR’AN Fatimah Al Zahrah; Ibrohim Muchlis; Subaidi
GAHWA Vol. 2 No. 1 (2023): JULY-DECEMBER
Publisher : STIT Al - Ibrohimy Bangkalan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61815/gahwa.v2i1.415

Abstract

Artikel ini membahas pentingnya pendidikan akhlak dalam konteks pendidikan Islam, yang kini cenderung terfokus pada pencapaian material dan kecerdasan intelektual. Penelitian ini berangkat dari analisis Surat Al-Furqan ayat 63-64, yang mengandung nilai-nilai etika fundamental dalam pembinaan akhlak seorang Muslim. Ayat ini menekankan sikap rendah hati dan ibadah sebagai sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT, mengajak kita untuk merenungkan kembali tujuan utama pendidikan: menghilangkan kebodohan dan mencapai ridho Ilahi. Penelitian ini menggunakan metode analisis teks Al-Qur'an dan studi pustaka untuk mendalami nilai-nilai akhlak dalam ayat tersebut serta mengaitkannya dengan literatur pendidikan Islam. Selain itu, penelitian ini menyoroti tantangan zaman modern, di mana teknologi dan urusan duniawi sering kali mengaburkan akhlak dan jati diri manusia. Dengan mengacu pada Al-Qur'an dan Hadits sebagai pedoman utama, artikel ini bertujuan untuk merumuskan konsep pendidikan akhlak yang komprehensif, yang tidak hanya memperkuat karakter individu tetapi juga membangun masyarakat yang lebih baik. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan wawasan baru tentang bagaimana pendidikan akhlak dapat diintegrasikan secara efektif dalam sistem pendidikan untuk membentuk kepribadian Muslim yang unggul, baik dalam aspek moral, etika, maupun ibadah.