Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Tingkat Infeksi Ektoparasit Pada Ikan Gurami (Osprhonemus gouramy) di Pembudidaya Desa Singasari, Kecamatan Karanglewas, Kabupaten Banyumas Gayatri, Sekar Arum
MAIYAH Vol 3 No 3 (2024): Maiyah : Vol. 3 No. 3 September 2024
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.maiyah.2024.3.3.13133

Abstract

Ikan gurami adalah salah satu jenis ikan yang paling prospek untuk dibudidayakan di Indonesia. Berdasarkan Data Perikanan Indonesia pada tahun 2022 tercatat permintaan akan ikan gurami di Indonesia mencapai 176.113,78 ton atau senilai 6,21 triliun. Serangan parasit adalah salah satu penyakit infeksi yang paling sering menyerang ikan. Organisme yang tergolong parasit diantaranya protozoa, crustacea, dan annelida. Serangan dari parasit ini dapat memicu penurunan kualitas dan pertumbuhan. Tidak hanya itu, produktifitas ikan juga akan menurun, sehingga dapat menimbulkan kerugian secara ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis ektoparasit, nilai prevalensi dan intensitas ektoparasit yang menyerang benih gurami. Metode penelitian yang digunakan adalah metode observasi. Sampel yang digunakan adalah benih gurami berukuran 2 - <5 cm dan 5 – 7 cm sebanyak 30 ekor untuk tiap ukuran. Hasil penelitian menunjukan jenis ektoparasit yang ditemukan meliputi Trichodina sp., Chilodonella sp., dan Ichthyoptirius multifiliis. Nilai prevalensi tertinggi mencapai 100% pada ukuran 2 - <5 cm. Sedangkan nilai intensitas tertinggi mencapai 48 ind/ekor pada ukuran 5 – 7 cm.
The Contribution of Psychological Assessment to the Investigation of Perpetrators' Motives in the Indonesian Criminal Justice System Shalatan, Rhesas; Syakira, Tengku Niesrina; Gayatri, Sekar Arum; Zulfandari, Herninda Qoyyumi; Agustin, Angeli Dwi
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 5 No 1: Februari (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajpp.v5i1.2347

Abstract

Artikel ini bertujuan menganalisis kontribusi asesmen psikologis terhadap penelusuran motif pelaku kejahatan dalam peradilan pidana Indonesia. Artikel ini menerapkan metode studi kepustakaan dengan menghimpun dan mengkaji sumber bahan dari buku, artikel jurnal, dan literatur ilmiah yang berkaitan dengan kontribusi asesmen psikologis. Hasil kajian menunjukkan bahwa asesmen psikologis melalui instrumen seperti Thematic Apperception Test (TAT), Rorschach Comprehensive System (RCS), Minnesota Multiphasic Personality Inventory-2 (MMPI-2), Wechsler Adult Intelligence Scale-IV (WAIS-IV), Positive and Negative Syndrome Scale (PANSS), serta alat ukur risiko seperti Historical Clinical Risk Management-20 Version 3 (HCR-20 V3) dan Sexual Violence Risk-20 (SVR-20) mampu mengindetifikasi motif laten, menilai kondisi kognitif, memetakan kecenderungan kepribadian, dan menentukan kapasitas pertanggungjawaban pelaku. Asesmen ini memberikan kontribusi yang krusial dalam memperjelas unsur mens rea, menilai imputabilitas, dan memprediksi potensi residivisme. Dengan demikian, integrasi asesmen psikologis dalam proses peradilan pidana dapat memperkuat akurasi pembuktian, menghadirkan pemahaman lebih dalam mengenai perilaku kejahatan, dan mendukung putusan yang lebih proporsional serta berbasis bukti ilmiah.