Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

In The Growth of Islamic Education, Alkhairaat Sutijah; An An Andari; Afif Ansori
EduInovasi:  Journal of Basic Educational Studies Vol. 4 No. 2 (2024): EduInovasi:  Journal of Basic Educational Studies (In Press)
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/edu.v4i2.4170

Abstract

The purpose of this paper is to outline the evolution of Islamic education in Boalemo under Alkhairaat. This kind of research is qualitative and uses wawacnara, documentation, and observation as data gathering methods. The findings demonstrated that the emergence and expansion of Alkhairaat in Gorontalo was preceded by its existence in Boalemo (Tilamuta) in 1967. From the inception to the present, Alkhairaat has undergone continuous development and improvement, leading the way in education from kindergarten/TPA to college. Boalemo's education system is developing Alkhairaat in five subdistricts, each of which has a different educational institution than TK-MA. The society has responded favorably to Alkhiraat's role as the coordinator of Islamic religious instruction, and it has since become the cornerstone for the society and thought to be able to satisfy the religious demands of the general public as well as the educational needs of the younger generation in particular.
SISTEM PENDIDIKAN SURAU: KARAKTERISTIK, ISI, DAN LITERATUR KEAGAMAAN Syamsuri; An An Andari; Nasor, Muhammad
TADAYYUN: Journal of Religion, Social and Humanities Studies Vol 2 No 1 (2024): Tadayyun: Journal of Religion, Social and Humanities Studies
Publisher : Program Studi Sosiologi Agama, FUD, IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keberadaan Surau merupakan lembaga pendidikan non Islam tertua di Minangkabau, dengan masuknya Islam di Minangkabau, maka terjadinya Islamisasi terhadap fungsi Surau. Dengan adanya perubahan pada lembaga pendidikan Surau ini, terjadi transformasi keilmuan dan kebudayaan kepada para pemuda Minang. Pengetahuan yang didapat pun selama ini di Surau tidak hanya sekedar ilmu agama saja, namun juga ilmu-ilmu umum yang dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari, seperti; ilmu budaya adat istiadat, berwirausaha, ilmu bela diri, kesopanan, kemandirian, dan sebagainya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan metode literature review yang artinya metode yang sistematis, eksplisit dan reprodusibel untuk melakukan identifikasi, evaluasi dan sintesis terhadap karya-karya hasil penelitian dan hasil pemikiran yang sudah dihasilkan oleh para peneliti dan praktisi. Menurut Hasibuan, Zainal A. (2007), Literature review berisi uraian tentang teori, temuan dan bahan penelitian lain yang diperoleh dari bahan acuan untuk dijadikan landasan kegiatan penelitian. Sumber data berasal dari referensi internet dan objek penelitian ini adalah Lembaga Pendidikan Surau yang didirikan oleh Syekh Burhanuddin Ulakan, Pariaman. Syekh Burhanuddin pada tahun 1680, ia kembali ke Ulakan dan mendirikan Surau di Tanjung Medan yang terletak dikompleks seluas sekitar 4 hektar. Disana, ia menyebarkan ajaran Islam sekaligus mengembangkan Tarekat Syattariyah. Keberadaan Surau berkontribusi besar bagi masyarakat sekitar dari dulu hingga saat ini dengan mengikuti perkembangan zaman, terlebih diera teknologi informasi. Jadi keberadaan Surau menjadi sesuatu yang unik dan penting bagi perkembangan lembaga pendidikan di Minangkabau.