Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The Challenges Of Institutional Actors: Study On The Management And Distribution Of Conditional Cash Transfer Program in Banjarmasin Aliy Arivin Anward; Isbandi Rukminto Adi
Asian Journal of Management, Entrepreneurship and Social Science Vol. 4 No. 04 (2024): Upcoming issues, Asian Journal of Management Entrepreneurship and Social Scien
Publisher : Cita Konsultindo Research Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to study the challenges faced by actors in management and distribution of CCT. There has been no research the challenges faced by actors in management and distribution of CCT program during the 2020-2021 COVID-19 period and there has been no research regarding the analysis of challenges faced by actors in management and distribution of CCT. The research adopts a qualitative approach, involving basic research and descriptive research to build/test theories and describe the challenges faced by actors in the CCT Program. Study findings related to this research identified three actor challenges. The first challenge concerns the passive role of institutions and the number of human resources in CCT distribution. The second challenge involves delays in funds and beneficiary data, as well as data accuracy issues, such as beneficiary family addresses, National Identify Number (NIN), and marital status. The third challenge pertains to protests from the community and administrative negligence by the community. The study concludes with three actor challenges in the CCT program's target inaccuracies: human resources, data, and community.
PENYULUHAN KEWASPADAAN TERHADAP LEPTOSPIROSIS DI WILAYAH RAWAN BANJIR DESA PANTAI HAMBAWANG Lia Yulia Budiarti; Yudi Yahya; Aliy Arivin Anward
Jurnal Sinergitas PKM & CSR Vol. 9 No. 3 (2025): DECEMBER
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/jspc.v9i3.10525

Abstract

Leptospirosis merupakan penyakit menular yang dapat dicegah dengan memberikan pengetahuan dan mempromosikan perilaku kesehatan preventif di wilayah berisiko. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang telah dilaksanakan pada masyarakat di lingkungan lahan basah dan wilayah rawan banjir. Tujuan PKM, adalah untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai mengenai kewaspadaan leptospirosis pada masyarakat di Desa Pantai Hambawang. Penyuluhan dilakukan dengan metode ceramah interaktif, diskusi, serta penggunaan media poster dan slide edukatif. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test terhadap 30 responden dan mencegah kejadiaan penyakit menular dan akut. Pada kegiatan ini juga diinformasikan mengenai faktor risiko dan potensi leptospirosis, serta upaya pencegahannya. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dengan kategori baik, dari 20% sebelum penyuluhan menjadi 83,3 % setelah penyuluhan (p-value 0,000<α 0,05). Kesimpulan, penyuluhan mengenai kewaspadaan leptospirosis, dapat mengingkatkan pengetahuan masyakarat dan di wilayah lahan basah bantaran sungai. Diharapkan dengan bekal pengetahuan yang diterimanya, masarakat setempat dapat meminimalisir leptospirosis.