Maria Antikarma Sugo
Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGEMBANGAN BUKU CERITA BERGAMBAR BERBASIS BUDAYA LOKAL PADA GURU TK DI LAMONGAN Made Ayu Anggreni; Andri Kurniawan; Intan Maharani Yusirianti; Rizqi Rahmawati; Maria Antikarma Sugo
Jubaedah : Jurnal Pengabdian dan Edukasi Sekolah (Indonesian Journal of Community Services and School Education) Vol. 3 No. 3 (2023): Jurnal Pengabdian dan Edukasi Sekolah (Jubaedah)
Publisher : LPPM Universitas Bina Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46306/jub.v3i3.101

Abstract

Freedom to learn for early childhood is freedom to play. An educator or teacher must be able to create learning resources that attract the attention of early childhood so that lessons become interesting. One of the learning resources that attracts children's attention is picture story books, which have interesting, colorful pictures and teachers can develop according to themes related to local culture. To maintain culture in an era of rapid globalization, teaching skills developed by creating picture story books introducing local culture to the environment children live in can help prepare early childhood for the future. Through community service activities, the Early Childhood Education Teacher Education Study Program (PG-PAUD) provides training on the development of picture storybooks based on local culture to kindergarten teachers in Lamongan for teaching materials in planning learning with interesting and fun picture book media. This movement is a real effort to improve early childhood literacy learning, aligned with shared reading goals, which include improving education, improving culture, and literacy discourse. Of course, this requires active participation from all parties, including parents, early childhood, teachers, and the community. As part of the implementation of the Pancasila Student Profile Strengthening Project (P5)
PENGARUH MEDIA WAYANG TERHADAP KEMAMPUAN BERBICARA ANAK USIA 5-6 TAHUN DI TK NANGGALA MENANGGAL SURABAYA Maria Antikarma Sugo; Jahju Hartanti
Pedagogi : Jurnal Anak Usia Dini dan Pendidikan Anak Usia Dini Vol 12 No 2 (2026): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/pedagogi.v12i2.32050

Abstract

Penelitian ini dtitujukan guna mengetahui pengaruh penggunaan media wayang terhadap kemampuan berbicara anak usia 5–6 tahun di TK Nanggala Menanggal Surabaya. Metode penelitian ini yakni kuantitatif dengan desain one group pre-test and post-test. Subjek penelitian melibatkan anak kelompok B sejumlah 11 anak. Data dikumpulkan dengan menggunakan teknik observasi dengan menyaikan lembar instrument penenilaian kemampuan berbicara yang meliputi indikator menjawab pertanyaan kompleks, berkomunikasi secara lisan, dan menceritakan kembali cerita. Analisis data dilakukan dengan uji-t dengan bantuan Microsoft Excel. Hasil penelitian menyatakan bahwasanya pada tingkat signifikansi 0,05 (1,8125) dan 0,01 (2,7638), nilai t hitung 29,66 yang lebih besar daripada t tabel, maka hipotesis nol ditolak dan hipotesis kerja diterima. Dengan demikian, kesimpulannya ialah media wayang memengaruhi kemampuan berbicara anak usia 5–6 tahun secara signifikan.