Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

PENDIDIKAN ISLAM HUMANISTIK DALAM NOVEL SANG PENCERAH TINJAUAN SOSIOLOGI SASTRA DAN RELEVANSINYA DENGAN KURIKULUM 2013 Sukrin Sukrin; Ferdiansyah Ferdiansyah
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 3, No 3 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (216.434 KB) | DOI: 10.36312/jupe.v3i3.661

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah (1) mendeskripsikan latar sosial budaya pengarang Akmal Nasery Basral, (2) mendeskripsikan struktur dalam novel Sang Pencerah karya Akmal Nasery Basral, (3) Pendidikan Islam humanistik dalam novel Sang Pencerah karya Akmal Nasery Basral, (4) mendeskripsikan relevansi pendidikan Islam humanistik  dalam novel Sang Pencerah karya Akmal Nasery Basral dengan kurikulum 2013. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik pustaka, teknik simak dan teknik catat. Teknik analisis data menggunakan metode dialektik, dengan model semiotik dan pembacaan heuristik dan hermeneutik. Hasil penelitian ini adalah pendidikan Islam humanistik  menghasilkan (1) pendidikan dan humanum, (b) pendidikan dan humanitas, (3) pendidikan dan humaniora, dan misi profetik  (1) Amar ma'ruf (humanisasi), (2) Nahi munkar (liberasi) (3) Tu'minuna billah (transendensi). Relevansi pendidikan Islam humanistik  dengan kurikulum 2013 dapat dilihat dari standar kompetensi yang telah ditetapkan pemerintah dalam kurikulum 2013 berupa sikap (attitude) sama dengan pendidikan dan humanitas, keterampilan (skill) sama dengan pendidikan dan humaniora, dan pengetahuan (knowledge) sama dengan pendidikan humanum.
IMPLIKASI CONNECTIVISME SEBAGAI ALTERNATIF TEORI BELAJAR PADA PEMBELAJARAN DARING DI MASA PANDEMI COVID-19 Ferdiansyah Ferdiansyah; Anang Ma’ruf; Mei Indra Jayanti
eL-Muhbib: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Pendidikan Dasar Vol 6 No 1 (2022): Juni
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/el-muhbib.v6i1.1000

Abstract

Tujuan bertujuan untuk menganalisis implikasi dari pembelajaran daring dengan menggunakan teori belajar conectivisme. Metode penelitian yang di gunakan dalam penelitin ini menggunakan metode kepustakaan. Hasil penelitian dapat di ketahui bahwa pembelajaran daring yang sering dilakukan pada saat pandemi covid-19 seperti sekarang ini memerlukan teori belajar connectivisme untuk mendistribusikan ilmu pengetahuan yang di fasilitasi dalam jaringan internet agar tetap terhubung satu sama lain. Penggunaan teori belajar connectivisme dalam pembelajaran daring mengharuskan guru untuk mengubah paradigma pembelajaranya dengan cara memanfaatkan berbagai fasilitas yang tersedia seperti leptop, smartphone dan juga natebook untuk membantu aktifitas pembelajaran. Adapun ciri-ciri dari teori belajar conectivisme yaitu; mengikuti blog seseorang yang bermanfaat untuk di jadikan sumber belajar, menggunakan web atau layanan lainya yang terkoneksi dalam jaringan internet dalam praktek pembelajaran, mendorong peserta didik untuk memanfaatkan kemajuan teknologi informasi dengan cara mengakses berbagai platforms media sosial yang memperkaya pengetahuan dan refrensi belajar mereka, memproses informasi yang di dapatkan dari berbagai sumber dengan selektif dan kritis untuk di jadikan sebagai sumber belajar.
Implementasi Metode 3T+1M (Tasmi’, Tafahhum, Tikrar dan Muroja’ah) Dalam Meningkatkan Kualitas Hafalan Al-Qur’an di SMP Islam Tahfidz Qur’an (ITQ) Kelurahan Kolo Kota Bima Rosalinda Rosalinda; Luthfiyah Luthfiyah; Ferdiansyah Ferdiansyah
Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 7 No. 1 (2025): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
Publisher : PT. Pusmedia Group Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61227/arji.v7i1.312

Abstract

Latar belakang dari penelitian ini yaitu banyak tantangan yang dihadapi oleh peserta didik dalam mempertahankan hafalan  mereka, seperti lemahnya daya ingat  dan kurangnya pemahaman terhadap ayat yang dihafal. Maka dari itu penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi metode 3T+1M (Tasmi’, Tafahhum Tikrar, dan Muraja’ah) dalam peningkatan hafalan Al-Qur'an, mengidentifikasi faktor kendala dan pendukung dalam  penerapannya,  serta  menggali  pengembangan  kualitas  daya ingat  hafalan  Al-Qur'an santri di SMP Islam Tahfidz Qur’an Kelurahan Kolo Kota Bima. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi metode 3T+1M dilakukan secaram sistematis melalui tahapan tasmi’ untuk membimbing pembacaan ayat, tafahhum untuk memaknai kandungan ayat, tikrar untuk mengulang bacaan yang akan dihafal,  dan  Muraja’ah untuk memperkuat hafalan. Kelebihan metode ini, meningkatkan kepercayaan diri dalam menghafal al-Qur’an, membantu mengingat ayat dan meningkatkan kecintaan terhadap isi Al-Qur’an, memperkuat hafalan jangka Panjang, dan dapat memperbaiki kesalahan yang tidak disadari saat hafal. Sedangkan  kendalanya berupa keterbatasan  waktu  pembelajaran,  rasa  malas  siswa,  daya  ingat  siswa  yang  kurang dalam  menghafal  Al-Qur’an.  Metode ini terbukti  meningkatkan  kualitas  hafalan  siswa,  baik dari  segikekuatan  menghafal maupun kestabilan daya  ingat  mereka  melalui  pengulangan yang sistematis.
IMPLIKASI CONNECTIVISME SEBAGAI ALTERNATIF TEORI BELAJAR PADA PEMBELAJARAN DARING DI MASA PANDEMI COVID-19 Ferdiansyah Ferdiansyah; Anang Ma’ruf; Mei Indra Jayanti
eL-Muhbib jurnal pemikiran dan penelitian pendidikan dasar Vol. 6 No. 1 (2022): Juni
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/el-muhbib.v6i1.1000

Abstract

Tujuan bertujuan untuk menganalisis implikasi dari pembelajaran daring dengan menggunakan teori belajar conectivisme. Metode penelitian yang di gunakan dalam penelitin ini menggunakan metode kepustakaan. Hasil penelitian dapat di ketahui bahwa pembelajaran daring yang sering dilakukan pada saat pandemi covid-19 seperti sekarang ini memerlukan teori belajar connectivisme untuk mendistribusikan ilmu pengetahuan yang di fasilitasi dalam jaringan internet agar tetap terhubung satu sama lain. Penggunaan teori belajar connectivisme dalam pembelajaran daring mengharuskan guru untuk mengubah paradigma pembelajaranya dengan cara memanfaatkan berbagai fasilitas yang tersedia seperti leptop, smartphone dan juga natebook untuk membantu aktifitas pembelajaran. Adapun ciri-ciri dari teori belajar conectivisme yaitu; mengikuti blog seseorang yang bermanfaat untuk di jadikan sumber belajar, menggunakan web atau layanan lainya yang terkoneksi dalam jaringan internet dalam praktek pembelajaran, mendorong peserta didik untuk memanfaatkan kemajuan teknologi informasi dengan cara mengakses berbagai platforms media sosial yang memperkaya pengetahuan dan refrensi belajar mereka, memproses informasi yang di dapatkan dari berbagai sumber dengan selektif dan kritis untuk di jadikan sebagai sumber belajar.
ANALISIS KONTRIBUSI PAJAK PARKIR DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN ASLI DAERAH PADABADAN PENGELOLA PAJAK DAN RETRIBUSI DAERAH Umar Sagaf; Mastorat Mastorat; Abdul Haris Abdul Haris; Ferdiansyah Ferdiansyah; Aris Iwansyah Aris Iwansyah; Dinah Husniah
J-ESA (Jurnal Ekonomi Syariah) Vol. 7 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/jesa.v7i2.3903

Abstract

Penelitian ini merupakan survei terhadap kontribusi pajak parkir yang ada di daerah. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui tingkat kontribusi pajak parkir terhadappendapatan asli daerah. Penelitian ini dianalisis menggunakan metode deskriptif kualitatif. Survei dilakukan pada Badan Pengelola Pajak Dan Retribusi Daerah. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerimaan kontribusi pajak parkir di daerah bma pada tahun 2022 mencapai sebesar Rp.22.209.803.703,00, pada tahun 2023 mencapai sebesar Rp.26.567.809.962,00 dan pada tahun 2024 mencapai sebesar Rp.14.111.000.000,00. Berdasarkan analisis tingkat kontribusi penerimaan pajak parkir di daerah bima dapat dikatakan cukup mampu untuk berkontribusi dalam meningkatkan pendapatan asli daerah bima dengan uraian yang terjadi pada tahun 2022 yaitu persentase sebesar 1,7%. Pada tahun 2023 merupakan persentase paling tinggi yang terjadi sebesar 1,8%. Pada tahun 2024 mendapatkan persentase paling rendah yaitu hanya sebesar 1,3%. Hal tersebut juga menunjukkan bahwa tingkat kontribusi pajak parkir terhadap pendapatan asli daerah masih belum mendapatkan pencapaian yang maksimal. Kata Kunci: Pajak Parkir, Pendapatan Asli Daerah, Kontribusi
ANALISIS PINJAMAN ONLINE DALAM PERSPEKTIF USUL FIQIH DAN MAQASID SYARIAH STUDI KASUS DI DESA SANGIANG KEC WERA KABUPATEN BIMA: ANALISIS PINJAMAN ONLINE DALAM PERSPEKTIF USUL FIQIH DAN MAQASID SYARIAH STUDI KASUS DI DESA SANGIANG KEC WERA KABUPATEN BIMA Gufran Gufran; Muhammad Rasyad Al Fajar; Ibrahim umb; Hermansyah Hermansyah; Ferdiansyah Ferdiansyah; Ema Septyawinanda; Heni Kusumawati
J-ESA (Jurnal Ekonomi Syariah) Vol. 7 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/jesa.v7i2.4239

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mempermudah berbagai aspek kehidupan, termasuk layanan pinjaman online (financial technology lending). Meskipun memberikan akses cepat dan mudah, layanan ini menimbulkan kontroversi terkait dengan praktik riba yang diharamkan dalam Islam. Tulisan ini mengkaji fenomena pinjaman online dalam perspektif usul fiqih dan maqasid syariah untuk menentukan kesesuaiannya dengan prinsip-prinsip syariah. Hasil analisis menunjukkan bahwa meskipun pinjaman online dapat memenuhi kebutuhan darurat masyarakat sangiang, bunga tinggi yang dikenakan berpotensi menimbulkan mudharat, bertentangan dengan prinsip maslahah dan ta’awun. Untuk mengatasi masalah ini, diperlukan pengembangan platform pinjaman berbasis syariah, peningkatan literasi keuangan Islam, dan regulasi yang ketat. Dengan pendekatan tersebut, teknologi keuangan dapat dimanfaatkan secara optimal tanpa melanggar nilai-nilai agama.
EKSPLORASI SOSIAL-BUDAYA PERNIKAHAN DINI DI DESA KAWINDA TO’I KECAMATAN TAMBORA, NUSA TENGGARA BARAT Wahyu Mulyadi; Ilham Ilham; Muarif Muarif; Ferdiansyah Ferdiansyah; Juvita Juvita
Pelangi Jurnal Pemikiran dan Penelitian Islam Anak Usia Dini Vol. 7 No. 2 (2025): September
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini - IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/pelangi.v7i2.5371

Abstract

Pernikahan dini masih menjadi persoalan serius di pedesaan Indonesia, termasuk di Desa Kawinda To’i, Kecamatan Tambora, Nusa Tenggara Barat. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi faktor sosial-budaya yang memengaruhi praktik pernikahan dini serta dampaknya bagi remaja. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap tokoh masyarakat, aparat desa, serta lembaga terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa norma budaya, keterbatasan ekonomi keluarga, serta rendahnya tingkat pendidikan menjadi pendorong utama pernikahan dini. Dampak yang ditimbulkan antara lain putus sekolah, terbatasnya kesempatan ekonomi, serta rendahnya posisi tawar perempuan dalam rumah tangga. Upaya pencegahan telah dilakukan melalui penyuluhan, sosialisasi, dan peran tokoh agama maupun pendidik. Kesimpulan penelitian menegaskan perlunya intervensi kebijakan dan perubahan nilai budaya.
Implementasi Metode Pembelajaran Berbasis Kelompok (Group Investigation) dalam Meningkatkan Partisipasi Aktif Siswa Kelas XI pada Pembelajaran Akidah Akhlak di MAN 1 Kota Bima Nurinsa Safitriani; Irwan Irwan; Ferdiansyah Ferdiansyah
Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Vol. 8 No. 6 (2026): RESLAJ: Religion Education Social Laa Roiba Journal
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/reslaj.v8i6.12026

Abstract

This study aims to describe the implementation of the group-based learning method (Group Investigation) in improving the active participation of eleventh-grade students in Akidah Akhlak learning at MAN 1 Bima City. The main focus is to obtain in-depth information regarding the implementation of the Group Investigation learning model and its impact on enhancing students’ active participation. The research method used is descriptive qualitative. Qualitative research emphasizes the quality and meaning behind phenomena, while the descriptive approach is used to narrate individual or group experiences through documentation and personal analysis. The results show that the implementation of the Group Investigation learning model is carried out through six stages: identifying topics and organizing them into research groups (grouping), planning investigations within groups (planning), conducting investigations (investigating), preparing the final report (organizing), presenting the final report (presenting), and evaluating achievements (evaluating). The implementation of the group-based learning method (Group Investigation) has proven to be highly effective in increasing the active participation of eleventh-grade students in Akidah Akhlak learning at MAN 1 Bima City. Overall, the application of the cooperative Group Investigation model encourages the creation of an interactive learning experience. Students become more confident in participating in discussions, expressing their opinions, and collaborating within groups to complete assigned tasks. Based on the analysis and discussion, it can be concluded that the cooperative learning model of the Group Investigation type provides opportunities for students to act as active learners as well as peer educators within their groups. Open interaction among group members fosters a pattern of cooperation that allows students to share knowledge, strengthen understanding, and enhance social values such as mutual trust, openness, and shared responsibility.
EKSPLORASI SOSIAL-BUDAYA PERNIKAHAN DINI DI DESA KAWINDA TO’I KECAMATAN TAMBORA, NUSA TENGGARA BARAT Wahyu Mulyadi; Ilham Ilham; Muarif Muarif; Ferdiansyah Ferdiansyah; Juvita Juvita
Pelangi Jurnal Pemikiran dan Penelitian Islam Anak Usia Dini Vol. 7 No. 2 (2025): September
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini - IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/pelangi.v7i2.5371

Abstract

Pernikahan dini masih menjadi persoalan serius di pedesaan Indonesia, termasuk di Desa Kawinda To’i, Kecamatan Tambora, Nusa Tenggara Barat. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi faktor sosial-budaya yang memengaruhi praktik pernikahan dini serta dampaknya bagi remaja. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap tokoh masyarakat, aparat desa, serta lembaga terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa norma budaya, keterbatasan ekonomi keluarga, serta rendahnya tingkat pendidikan menjadi pendorong utama pernikahan dini. Dampak yang ditimbulkan antara lain putus sekolah, terbatasnya kesempatan ekonomi, serta rendahnya posisi tawar perempuan dalam rumah tangga. Upaya pencegahan telah dilakukan melalui penyuluhan, sosialisasi, dan peran tokoh agama maupun pendidik. Kesimpulan penelitian menegaskan perlunya intervensi kebijakan dan perubahan nilai budaya.