Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pendekatan Pendidikan Matematika Realistik Indonesia (PMRI) melalui model Contextual Teaching and Learning (CTL) terhadap kemampuan literasi matematis siswa sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu (quasi experiment) dan desain posttest-only nonequivalent group design. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV sekolah dasar yang dibagi menjadi dua kelompok. Kelompok eksperimen memperoleh pembelajaran menggunakan pendekatan PMRI melalui model CTL, sedangkan kelompok pembanding menggunakan pendekatan PAIKEM melalui model CTL. Data dikumpulkan menggunakan tes kemampuan literasi matematis sebanyak 20 butir soal yang telah memenuhi kriteria valid dan reliabel. Analisis data dilakukan dengan bantuan IBM SPSS Statistics 32 melalui uji normalitas, uji homogenitas, dan Independent Samples t-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kemampuan literasi matematis siswa pada kelas PMRI sebesar 75,90, sedangkan pada kelas PAIKEM sebesar 67,50. Hasil uji Independent Samples t-Test memperoleh nilai signifikansi sebesar 0,008 (p 0,05), yang menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara kedua kelompok. Dengan demikian, pendekatan PMRI melalui model CTL lebih efektif dalam meningkatkan kemampuan literasi matematis siswa sekolah dasar.