Dimitri Rulianto
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Analysis On Dimethyl Ether (Dme) Characteristics As A Liquid Petroleum Gas (Lpg) Fuel Substitution For Household Stove Cahyo Setyo Wibowo; Riesta Anggarani; Dimitri Rulianto; Lies Aisyah
Scientific Contributions Oil and Gas Vol 36 No 3 (2013)
Publisher : Testing Center for Oil and Gas LEMIGAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29017/SCOG.36.3.768

Abstract

Increasing growth of population will lead to increasing energy needs; therefore it is necessary to find alternative energy other than fossil fuel. Currently, energy sources in Indonesia are mainly derived from oil and natural gas such as LPG. Starting from 2008, LPG demand increased significantly for households and small industries as a result of government policy on conversion of kerosene to LPG. To meet this demand, the government imports LPG up to 2 million tons per year. In order to overcome LPG crisis, an alternative energy is required to be developed without changing either the distribution system, technical or commercial used. An option among others is dimethyl ether (DME) derived from low calori’s coal gasification. In this research analysis characteristics of DME is compared to LPG (as fuel reference) used. The test methods carried out refers to the specification of LPG issued by Directorate General of Oil and Gas. Based on the results, it shows that the characteristics of the fuel LPG mixed with DME 20% and 50% have some good results particularly on physical and chemical properties, stability and homogeneous of gas. Hence, LPG mixed DME 20% and 50% can be used as a substitute fuel for household stove.
Liftoff of Propane - Air Diffusion Flames By Axis Symmetric Co-flow Air Injection I Made K Dhiputra; Harinaldi Harinaldi; NK Caturwati; Dimitri Rulianto
Scientific Contributions Oil and Gas Vol 32 No 3 (2009)
Publisher : Testing Center for Oil and Gas LEMIGAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29017/SCOG.32.3.853

Abstract

Combustion of gas with diffusion system is widely used in many residential gas appliances like stove, engine furnaces and industrial furnaces. Phenomenon of lifted flame is often happened at diffusion flame where the stream of fuel and air into combustor flow separately. Hence the combustion process needs time so that mixing of air and fuel reach the condition ready for burnt. This condition make the burner tip protected from high thermal load and more safe to operate. In this paper, propane was ejected into quiescence air through nozzle having 1.8 mm holes diameter. Fuel flow rate was increased until liftoff conditions exceed; hereinafter flow rate of fuel was made constant at 69 ml/s and air was ejected around of fuel with axis symmetric flow. Liftoff behavior of diffusion flames was investigated for various air flow rate: 17.9 ml/s – 89.9 ml/s. Lifted distance decreased from 130 mm to 90 mm when air was injected with flow rate of 19.1 ml/s, however, it increased to 100 mm when air flow rate increased to 35.9 ml/s. Cold-flow simulation showed the moderate air flow rate give a faster density degradation at axial line compared to larger air flow rate. It means moderate flow rate of air support a better air-fuel mixing than faster one.
Efisiensi Katalitik Konverter dalam Mengurangi Emisi Karbon Monoksida dan Hidrokarbon pada Bahan Bakar Bensin 88 Maymuchar Maymuchar; Dimitri Rulianto
Lembaran publikasi minyak dan gas bumi Vol 45 No 2 (2011)
Publisher : BBPMGB LEMIGAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29017/LPMGB.45.2.693

Abstract

Karbon monoksida (CO) dan hidrokarbon (HC) merupakan sebagian dari gas buang produk dariproses pembakaran pada mesin kendaraan. Salah satu usaha untuk mengurangi gas buang ini adalahdengan menggunakan teknologi aftertreatment. Teknologi aftertreatment pada kendaraan berbahanbakar bensin adalah katalitik konverter. Proses oksidasi yang terjadi pada katalitik konverter akanmengubah sebagian CO dan HC menjadi CO2. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui effisiensikatalitik konverter pada kendaraan yang berbahan bakar bensin 88 tanpa timbal. Pengukuran emisigas buang dilakukan sebelum uji jalan (0 km), setiap 2.500 km sampai 10.000 km. Effisiensikatalitik konverter dalam menurunkan emisi CO sebesar 31,4% pada jarak tempuh 0 km danmenurun menjadi 25,9% pada jarak tempuh 10.000 km. Sedangkan effisiensi katalitik konverterdalam menurunkan emisi HC sebesar 29,9% pada jarak tempuh 0 km dan menurun menjadi 13,2%pada jarak tempuh 10.000 km. Kandungan sulfur dan timbal serta teknologi mesin menjadi faktormempercepat turunnya efisiensi katalitik konverter.
KAJIAN TEKNIS PENGGUNAAN BAHAN BAKAR DME (DIMETHYL ETHER) MURNI SEBAGAI SUBTITUSI LPG ( ELPIJI) PADA BURNER INDUSTRI KECIL Emi Yuliarita; Cahyo Setyo Wibowo; Dimitri Rulianto
Lembaran publikasi minyak dan gas bumi Vol 49 No 2 (2015)
Publisher : BBPMGB LEMIGAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29017/LPMGB.49.2.1196

Abstract

Dimethylether (DME) merupakan salah satu sumber energy alternatif yang diharapkan dapatmengantikan LPG sebagai bahan bakar khususnya pada sektor industri kecil yang menggunakanburner berbahan bakar LPG. Hal ini di dukung oleh karakteristik yang dimiliki bahan bakar DMEyang hamper setara dengan LPG. Disamping itu DME dapat dibuat dari berbagai sumber alam yangberlimpah di Indonesia seperti batu bara muda, biomassa dan lain lain. Tujuan penelitian ini adalahmelakukan kajian teknis kinerja burner pada industri kecil terutama burner berbahan bakar LPGyang banyak digunakan pada sektor usaha kecil dan menengah, diharapkan barner tersebut dapatmenggunakan DME murni sebagai bahan bakar. Metodologi yang digunakan dalam penelitian iniadalah pengujian kinerja burner dengan menggunakan bahan bakar DME murni yang mengacu padaSNI 7613;2010. Hasil dari penelitian ini adalah burner untuk bahan bakar LPG pada industri kecil yangada dipasaran tidak bisa langsung menggunakan bahan bakar DME murni, perlu dilakukan modififi kasipada saluran udara burner berbahan bakar LPG apabila diganti langsung dengan bahan bakar DME.Hasil penggunaan ini menunjukan bahwa burner berbahan bakar LPG yang sudah dimodififi kasi dapatmenggunakan bahan bakar DME murni, menghasilkan emisi yang lebih bersih dan efifi siensi kinerjaburner hasil modififi kasi lebih tinggi 45%, sehingga diharapkan dapat meningkatkan kinerja burneryang ada dipasaran apabila diganti bahan bakarnya dengan DME murni