Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

PENGARUH PROSES POWDER NITRIDING TERHADAP PERUBAHAN KEKERASAN DAN TEBAL LAPISAN DIFUSI PADA PAHAT BUBUT HIGH SPEED STEEL Sri Rahayu; Ngainun Setiawan; Shinta Virdhian; Endi Suhendi
Jurnal Metal Indonesia Vol 39, No 1 (2017): Metal Indonesia
Publisher : Balai Besar Logam dan Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (736.96 KB) | DOI: 10.32423/jmi.2017.v39.20-26

Abstract

Telah dilakukan penelitian mengenai proses powder nitriding yang bertujuan untuk meningkatkan kekerasan permukaan material HSS menjadi lebih baik. Proses powder nitriding ini menggunakan temperatur 5600C dan 6000C dengan holding time 1 dan 3 jam. Media nitridingyang digunakan adalah urea dan cangkang kerang. Dari hasil pengujian menunjukkan bahwa : kekerasan permukaan tertinggi diperoleh pada variasi suhu 560oC dengan holding time 1 jam yaitu sebesar 876,94 HV atau meningkat sebesar 22% dari raw material (720 HV). Hasil pengamatan struktur mikro kedalaman lapisan difusi tertinggi yang diperoleh yaitu sebesar 21 μm untuk variasi suhu 560oC dengan holding time 3 jam. Pengujian EDS menunjukkan kandungan nitrogen hasil nitridasi pada variasi suhu 560oC dengan holding time1 jam yaitu sebesar sebesar 3,08 % berat atau 11,08 % atom. Kata kunci : Powder Nitriding, Material HSS, kedalaman lapisan difusi nitrogen, pengujian EDS.
Manajemen Pendidikan Karakter Berbasis Al-Qur’an dalam Pembentukan Akhlak Peserta Didik di Sekolah Hanifatunnisa Hanifatunnisa; Muhammad Aditya Firdaus; Endi Suhendi
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 8 No 1 (2022): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (325.251 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.5819363

Abstract

This study aims to determine and analyze the planning, implementation, evaluation of Qur'an-based character education in the formation of students' morals, as well as the obstacles and solutions faced. This study uses a qualitative descriptive analysis approach and was conducted at SMK Darul Fatwa Sumedang from April to August 2021. The subjects of this study were PAI teachers, principals and BTQ teachers who were the purposive samples. Data collection techniques used in the interview, observation and documentation. Data analysis used in this research is data analysis model of Miles and Huberman, where data collection, data presentation, data reduction and conclusion are drawn. The results of the study found that character-based learning activities of theQur'an in the formation of students' morals were in accordance with the function of learning management which included planning, implementation, evaluation and all the components involved in it. The solution to minimize these obstacles is that the teacher offers additional classes outside of the BTQ and PAI subject hours, the teacher makes a list of Al-Qur'an readings for students.
Improving STEM Literacy on the Topic of Organic Solar Cells Through an AI-Powered Personalized Learning Platform: A Case Study of Pre-Physics Teachers Arip Nurahman; Eka Cahya Prima; Ida Kaniawati; Endi Suhendi; Nizar Alam Hamdani; Ali Ismail; Surya Gumilar; Irma F A; Lasmita Sari; Rizal Adimayuda
Proceedings Series of Educational Studies 2023: Seminar Nasional Teknologi Pendidikan
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um083.8528

Abstract

In an era where Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) education holds pivotalimportance, this research endeavors to explore innovative approaches to enhance STEM literacy,with a specific focus on the topic of organic solar cells. This study presents a case study conductedamong pre-physics teacher students to improve their understanding of this critical topic byintegrating an AI-powered personalized learning platform. The research is grounded in the beliefthat personalized learning, augmented by artificial intelligence, can offer tailored and engagingeducational experiences. By targeting pre-physics teacher students, this study not only addressesthe fundamental STEM knowledge gap but also aims to contribute to the development of proficienteducators who can effectively impart this knowledge to future generations. The study methodologyinvolves the implementation of an AI-powered personalized learning platform designed to adapt tothe individual learning needs and preferences of the participants. Data is collected from pre- andpost-intervention assessments, as well as feedback from the participants, to evaluate the platform'seffectiveness. Preliminary findings demonstrate significant improvements in STEM literacy relatedto organic solar cells among the pre-physics teacher students. The AI-powered platform, by offeringcustomized content, feedback, and learning pathways, has been instrumental in elevating theircomprehension of this complex subject matter. This research not only contributes to the field of AIenhancededucation but also offers insights into the potential of personalized learning platforms inimproving STEM literacy. The findings have implications for curriculum development, teachertraining, and the broader quest for fostering STEM competence among the next generation ofeducators. In conclusion, the study underscores the promise of AI-powered personalized learningplatforms in augmenting STEM education, explicitly enhancing the understanding of organic solarcells among pre-physics teacher students.
Pemodelan Dan Simulasi Microring Resonator Dengan Variasi Kopling Sebagai Sensor Dan Perangkat Telekomunikasi Muhammad Zakaria; Lilik Hasanah; Endi Suhendi
Wahana Fisika Vol 2, No 1 (2017): JUNI
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/wafi.v2i1.7023

Abstract

Untuk memperluas dan menghasilkan kualitas sensor yang baik dari Microring Resonator salah satu objek yang dapat divariasikan ialah kopling dalam devais Microring Resonator. Variasi kopling yang gunakan 0.25, 0.3, 0.5, 0.7. untuk luas sensing dapat dilihat pada FSR (Free Spectral Range) dan kualitas sensor dapat dilihat pada FWHM (full width half maksimum) sebagai parameter sensor dan perangkat telekomunikasi. FSR tidak dipengaruhi oleh kopling hanya dipengaruhi oleh jari-jari dan panjang gelombang. Dengan panjang gelombang yang digunakan 1300 dan 1350. FSR terbesar didapat pada nilai 1350. Kualitas sensor yang kita lihat pada FWHM. FWHM terbesar didapat pada 1350 (panjang gelombang) dan 0.7 lebar koplingnya.In order to improve the performace of microring resonator, the object that can be varied is the coupler in the microring resonator device. The values of the coupler that varied is 0.25, 0.3, 0.5 and 0.7 in nanometer. For the sensing range of the device can be observed in the FSR (Free Spectral Range) and the sensor quality can be observed in FWHM (full width half maximum) as the sensor's parameter and communication device. The FSR was not affected by the coupler but by the radius and the wavelength. In this paper the wavelength that is used are 1300 and 1350. The highest FSR obtained at the 1350 wavelength. The sensor quality is at best when the coupler is 0.7 nm with 1350 wavelength.
Perbandingan Metode Pengukuran Kadar Air dalam Gas Bumi dengan ASTM D1142 dan ASTM D5454 Eko Handoyo; Endi Suhendi
Lembaran Publikasi Minyak dan Gas Bumi Vol. 56 No. 1 (2022): LPMGB
Publisher : BBPMGB LEMIGAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dua metode yang umum digunakan untuk mengukur kadar air dalam gas bumi di Indonesia adalah ASTM D1142 (Pengukuran Titik Embun) dan ASTM D5454 (Instrumen Kapasitif). Umumnya, hasil pengukuran, baik antara instrumen kapasitif yang berbeda atau dengan pengukuran titik embuh air menghasilkan nilai yang berbeda signifi kan dan menimbulkan kerugian berbagai pihak. Telah dilakukan pengujian untuk membandingkan hasil pengukuran instrumen kapasitif A, B1, dan B2 serta pengukur titik embun dengan mengukur gas standar pada rentang konsentrasi 5.5 - 125.5 lb/MMScf. Pengukuran menggunakan pengukur titik embun menunjukkan bias antara 2 lb/MMScf pada konsentrasi 5.5 lb/MMScf (akurasi 135%) hingga 3.3 lb/MMScf pada konsentrasi 125 lb/MMScf (akurasi 102.6%). Bias sebesar 10% atau lebih pada pengujian ini terjadi pada kadar air dibawah 22 lb/MMScf. Bias pada pengukuran metode ini disebabkan karena perhitungan konversi kadar air belum pembentukan hidrat pada suhu rendah dan tidak memperhitungkan pengaruh komposisi gas. Pengukuran instrumen kapasitif A menunjukkan hubungan linear dengan nilai koefi sien korelasi 0.997 dengan nilai slope 0.5299 dan akurasi 24-51%. Akurasi instrumen Kapasitif B1 berada pada rentang 25-51% dengan koefi sien korelasi kuadratik adalah 0.997. Koefi sien korelasi kuadratik kurva instrumen kapasitif B2 adalah 0.9995. Akurasi instrumen kapasitif B2 berada rentang 64-114%. Bias pada pengukuran instrumen kapasitif disebabkan karena kurva sinyal pembacaan yang tidak linear sepanjang rentang pembacaan dan drift yang terjadi pada sensor. Bias ini dapat diatasi dengan kalibrasi dan verifi kasi instrumen secara berkala.
Optimalisasi Metode Aktivasi Adsorben Karbon Aktif dengan Sulfur, Tembaga, Sulfida, dan Seng Klorida Serta Uji Kapasitas Adsorpsi dengan Variasi Kondisi Saturasi Gas Alam Eko Handoyo; Yayun Andriani; Lisna Rosmayati; Annisa Chairuna; Endi Suhendi
Lembaran Publikasi Minyak dan Gas Bumi Vol. 54 No. 3 (2020): LPMGB
Publisher : BBPMGB LEMIGAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hidrokarbon berat diketahui dapat terkondensasi dalam pori karbon aktif sehingga menurunkan kapasitas adsorpsi adsorben merkuri yang terbuat dari karbon aktif. Untuk itu, perlu dilakukan modifikasi karbon aktif agar memiliki kapasitas adsorbsi merkuri yang optimum untuk digunakan pada lapangan migas. Penelitian ini diawali dengan tahap rancang bangun alat uji kinerja skala lab dan dilanjutkan dengan optimalisasi metode pembuatan adsorben merkuri AC-S, AC-CuS, dan AC-ZnCl2. Adsorben yang dihasilkan dari metode pembuatan yang telah dioptimalisasi kemudian diuji adsorpsi pada temperatur embun hidrokarbon berat/temperatur uji adsorpsi 15oC/40oC, 25oC/40oC, 30oC/30oC, dan 40oC/40oC serta dikarakterisasi luas permukaannya. Dari hasil penelitian ini didapatkan bahwa kapasitas adsorpsi adsorben yang dibuat tidak mengalami penurunan kapasitas adsorpsi Hg saat melewatkan gas dengan titik embun air dan hidrokarbon sama dengan suhu proses adsorpsi. Dari penelitian ini juga dihasilkan dua metode pembuatan adsorben terbaik yang diuji pada skala laboratorium yaitu impregnasi Sulfur 33% pada temperatur 525oC selama 1 jam dengan kapasitas rata-rata 50.g mg Hg/g dan impregnasi tembaga (Cu) 34 g/l dan Sulfur 20% dengan kapasitas adsorpsi rata-rata 30.4 mg/g.
Pendekatan Deep Learning dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Syifa Nurul Qolbiah; Pradina Arief Budiman; Nazhif Azwan Albany; Endi Suhendi
Jurnal Dirosah Islamiyah Vol. 7 No. 3 (2025): Jurnal Dirosah Islamiyah 
Publisher : Pascasarjana IAI Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Islamic Religious Education (PAI) plays a crucial role in forming students' holistic character, encompassing intellectual, spiritual, and emotional dimensions. However, PAI implementation often faces methodological constraints, primarily due to a one-way, rote-learning approach that neglects meaningful dialogue, contextual understanding, and value internalization. This approach is also reflected in evaluation systems that prioritize cognitive achievement, often overlooking affective, reflective, and psychomotor aspects. In the context of 21st-century educational challenges, the learning paradigm demands a fundamental shift from teacher-centered to student-centered models, emphasizing active and contextual meaning construction. This shift necessitates participatory, dialogic, and integrative methods where students are active agents in building understanding and life values.This research examines the relevance and potential of integrating deep learning in PAI instruction to enhance the effectiveness and relevance of the educational process. Through a literature review, it was found that deep learning is built upon three pillars: mindful learning, meaningful learning, and joyful learning, which align with the concept of tafaqquh fi al-din (deep understanding of religion). This approach promotes profound conceptual understanding, value internalization, the development of critical and reflective thinking, increased spiritual awareness, and enhanced learning motivation. Strategies such as Problem-Based Learning, Project-Based Learning, Inquiry Learning, Contextual Teaching and Learning, and Storytelling are highly suitable for implementation.While deep learning offers significant benefits in fostering adaptive and virtuous individuals (insan kamil), its implementation faces various challenges, including uneven teacher competence, time limitations, low student motivation, lack of contextual and digital learning media, a prevailing rote-learning culture, curriculum policy inconsistencies, technological access gaps, and difficulties in objectively assessing affective and spiritual aspects. This research recommends integrating deep learning as a framework for developing a transformative, contextual, and student-centered PAI curriculum to prepare a generation that is intelligent, possesses integrity, and is ready to compete in the global era.
School Based Religious Education in Practice: Evaluating the Sekolah Mengaji Program Sipa Nurhayati; Ulfah; Endi Suhendi
Journal of Teacher Training and Educational Research Vol. 3 No. 1 (2025): Agustus 2025
Publisher : Yayasan Sahabat Literasi Edukasi dan Publikasi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71280/jotter.v3i1.519

Abstract

The Sekolah Mengaji Program is a religious education policy initiated by the Bandung Regency Government as a mandatory local content subject in elementary and junior high schools. This study aims to analyze the implementation of the Sekolah Mengaji Program at SMP Negeri 1 Cangkuang, focusing on the planning, execution, and evaluation stages. A qualitative approach with a case study design was employed. Data were collected through in-depth interviews, direct observation, and document analysis, involving the principal, Islamic education teachers, guru mengaji, and students. The findings indicate that the program was systematically and collaboratively planned, with strong coordination between school stakeholders and teaching staff. Implementation included reading, writing, and memorizing the Qur’an (BTHQ), adapted to students’ proficiency levels. Although traditional teaching methods dominate, teachers demonstrated responsive adaptation to students' needs. Evaluation was conducted periodically through progress monitoring and documentation of student achievements. The study concludes that the program has been effectively managed, yet further improvements are needed in instructional innovation and teacher capacity-building to enhance its overall impact.
Pendidikan Karakter Anak Dalam Al Qur’an: Telaah Surat Luqman Ayat 13-19 Haerudin., Haerudin; Endi Suhendi; Achmad Saefurridjal; Mitra Sasmita; Rahma Dilla Zainuri
Edukasiana: Jurnal Inovasi Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : Papanda Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56916/ejip.v4i4.2162

Abstract

Islam memberikan perhatian yang sangat besar terhadap pembentukan karakter anak sejak dini. Al qur’an adalah kitab suci yang didalamnya berisikan pedoman hidup manusia, termasuk pendidikan karakter pada anak, oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendidikan karakter anak dalam surat Luqman ayat 13-19. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian  ini adalah penelitian (Library Research) dimana penulis menggunakan pendekatan penelitian normatif deskriptif dengan lebih menekankan pada kekuatan analisis data pada sumber sumber data yang ada. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik dokumentasi, observasi. Teknik ini digunakan untuk melacak dokumen, data, dan informasi baik yang berupa buku, majalah, jurnal ilmiah, artikel, dan lain sebagainya yang relevan dengan penelitian ini. Adapun analisis datanya dengan reduksi data, penyajian data dan penarikan Kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan pendidikan karakter yang ditanamkan Luqman kepada anaknya yaitu: ayat 13 penanman karakter tentang tidak menyekutukan allah SWT, ayat 14 berbakti kepada kedua orang tua, ayat 15 jika orang tua memerintahkan untuk menyembah selain allah swt, anak boleh tidak mentaati perintahnya, akan tetapi tetap memperlakukan orang tua dengan baik, ayat 16 pendidikan karakter tanggung jawab yang dilakukan, ayat 17 karakter yag ditnamkan pada anak yaitu melakukan ibadah shalat ataupun yang lainnya, memerintahkan kepada kebaikan, mencegah kemungkaran, juga bersabar atas cobaan yang diberikan allah SWT, ayat 18-19 karakter yang ditanamkan pada anak jangan merendahkan orang lain, sombong, sederhana, dan bersuara yang pelan dihadapan orang lain.  
Integrasi Pendidikan Tauhid dalam Kurikulum Deep Learning untuk Penguatan Akhlak Siswa berdasarkan Nilai Al-Qur’an Iskandar Sulaeman; Endi Suhendi; Achmad Saefurridjal
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.2494

Abstract

Penelitian ini mengkaji pengaruh integrasi pendidikan tauhid dalam kurikulum deep learning terhadap penguatan akhlak siswa. Pendidikan tauhid, yang berdasarkan nilai-nilai dalam Al-Qur'an, diharapkan dapat membentuk karakter dan meningkatkan moral peserta didik dalam menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks. Studi pustaka dilakukan untuk mengevaluasi penerapan tauhid dalam kurikulum modern, dengan fokus pada pembelajaran berbasis proyek yang mengintegrasikan nilai-nilai spiritual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi pendidikan tauhid tidak hanya meningkatkan keterlibatan siswa dalam pembelajaran, tetapi juga memperkuat karakter moral mereka. Pendidikan tauhid mampu menanamkan nilai-nilai disiplin, tanggung jawab, dan kepedulian sosial, yang selaras dengan prinsip pendidikan merdeka. Selain itu, kurikulum yang mengedepankan pendekatan interaktif dan kolaboratif dapat menciptakan suasana belajar yang kondusif bagi perkembangan pribadi siswa. Penelitian ini juga menekankan pentingnya peran guru, orang tua, dan masyarakat dalam mendukung implementasi pendidikan berbasis tauhid. Hasil ini memberikan perspektif baru dalam pendidikan Islam, dengan menunjukkan relevansi pendidikan tauhid dalam konteks pendidikan kontemporer yang berbasis deep learning.