Rahmat Darmawan
Sekolah Tinggi Manajemen Pariwisata dan Logistik Lentera Mondial

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisa Faktor Pemasok, Perencanaan dan Eksekusi Proyek Terhadap Waktu Penyelesaian Proyek dengan Metode PERT Fransiscus Amonio Halawa; Rahmat Darmawan; Budy Ariyanto
Journal Management SMC Vol 2 No 2 (2024): Jurnal Manajemen Lemondial Business School
Publisher : Sekolah Tinggi Manajemen Pariwisata dan Logistik Lentera Mondial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tantangan pada pelaksanaan proyek adalah bagaimana merencankan jadwal waktu penyelesaian secara efektif. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh faktor Supplier Control, Project Plan dan Project Execution terhadap keterlambatan proyek. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Sampel penelitian adalah seluruh karyawan yang mengerjakan proyekdi PT. ‘XYZ’ yang telah dilaksanakan pada tahun 2015 – 2016. Data diperoleh melalui teknik pengumpulan dokumentasi dan teknik analisa data menggunakan teknik analisis regresi linier berganda. Penelitian ini dilakukan pada karyawan PT. ‘XYZ’ yang berjumlah 125, dengan menggunakan teknik pengambilan sampel metoda slovin di dapat sampel populasi sebanyak 95 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Pengendalian pemasok berpengaruh positif dan signifikan terhadap keterlambatan proyek, 2) Perencanaan proyek berpengaruh positif dan signifikan terhadap keterlambatan proyek, 3) Eksekusi proyek berpengaruh positif dan signifikan terhadap keterlambatan proyek, 4) Perencanaan Proyek mempunyai pengaruh yang paling besar terhadap keterlambatan proyek diantara variabel penelitian yang lain. Penelitian ini juga mengkaji bagaimana penjadwalan proyek pemasangan tanki yang dilaksanakan oleh PT. ‘XYZ’ dengan menggunakan metode PERT untuk mengidentifikasi jalur kritis pada setiap elemen kerja. Kegiatan dalam proyek yang diteliti berjumlah 10 unit kegiatan. Analisa jalur kritis menggunakan program QM for Windows. Upaya perbaikan yang dilakukan dalam penelitian ini adalahdengan melakukan perbaikan pada departemen warehouse dan pengadaan dan meningkatkan sistem monitoring supervisor dengan laporan progress proyek secara rutin.
Design picker trolly at e-commerce industries Rahmat Darmawan; Retno Pratiwi; Budi Nurhamdani; Daniel Christian; Fahmi Setiyawan; Budi Ariyanto
Journal Management SMC Vol 3 No 1 (2025): Jurnal administrasi perkantoran, kesekretarisan, Manajemen, Perhotelan, Pariwisat
Publisher : Sekolah Tinggi Manajemen Pariwisata dan Logistik Lentera Mondial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian dalam konteks Kansei Engineering, sejauh ini sudah banyak dilakukan oleh berbagai peneliti nasional maupun global. Fokus utamanya ialah mengenai konsep produk dengan pertimbangan perasaan emosional dan keinginan pengguna. Penelitian ini dasar untuk implementasi Kansei Engineering sebagai metode untuk membuat produk troli yang tepat guna. Troli yang sudah ada selama ini di rasa masih dirasakan atas keluhan – keluhan yang disampaikan oleh picker operator sebagai landasan informasi untuk melakukan perbaikan proses, hal itu timbul adanya gagasan untuk melakukan reduce terhadap keluhan si pengguna. Umumnya awal langkah penelitian dilakukan dengan mencari Kansei Word yang sesuai dengan keinginan pengguna dan didapatlah 20 Kansei Word, melalui kuisioner untuk menguji kesesuaian konteks dengan keinginan pengguna. Perlu juga dilakukan uji validitas dan reliabilitas dilakukan pada kuisioner untuk mengetahui konsistensi pertanyaan di kuisioner tersebut. Menariknya ada istilah semantic differential yang dilakukan juga untuk mengetahui kesan yang akan diberikan untuk pengguna ketika menggunakan produk troli dengan mekanisme mencari lawan kata dari setiap Kansei Word. Pengembangan dari hasil tersebut perlu juga dilakukan analisis faktor guna untuk memudahkan pembuatan konsep dengan klasifikasi kelompok Kansei Word pada beberapa bagian. Paparan hasil visualisasi produk ditampilkan dengan menggunakan 3D CAD, alur kerja berikutnya setelah dilakukan analisis faktor selanjutnya yaitu menggunakan struktur pohon seperti yang dilakukan pada Kansei Engineering Tipe 1 untuk mengetahui spesifikasi seperti material, struktur, ukuran, fitur serta mekanisme. Diperoleh spesifikasi yang dibuat, maka hasil rancangan desain troli dibuat dengan menggunakan CAD. Hal ini menjadi dasar pembuktian bahwa Kansei Engineering dapat digunakan oleh picker operator agar mempermudah melakukan manuver troli untuk picking produk di area gudang sesuai task yang mereka terima.
Efektivitas Kurikulum Pendidikan Tinggi dalam Mempersiapkan Sekretaris untuk Industri Perhotelan Launrensius Renald Diansilves; Runi Yulianti Togubu; Rahmat Darmawan; Leonard Siahaan
Journal Management SMC Vol 3 No 1 (2025): Jurnal administrasi perkantoran, kesekretarisan, Manajemen, Perhotelan, Pariwisat
Publisher : Sekolah Tinggi Manajemen Pariwisata dan Logistik Lentera Mondial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3333/lbs.v11i1.73

Abstract

Penelitian ini mengevaluasi efektivitas kurikulum Program Studi DIII Sekretari di Sekolah Tinggi Manajemen Pariwisata dan Logistik Lentera Mondial dalam mempersiapkan lulusan untuk berkarir di industri perhotelan. Menggunakan metode kombinasi kualitatif dan kuantitatif, penelitian ini melibatkan survei terhadap 150 alumni dan wawancara dengan 10 praktisi industri. Hasil menunjukkan bahwa 78% alumni merasa telah memperoleh keterampilan yang diperlukan, tetapi hanya 65% yang merasa kurikulum mempersiapkan mereka dengan baik untuk tantangan di dunia kerja. Umpan balik dari Atasan mengindikasikan bahwa lulusan memiliki keterampilan komunikasi yang baik, namun perlu meningkatkan keterampilan manajemen waktu dan penggunaan teknologi informasi. Dengan tingkat penyerapan kerja lulusan mencapai 88%, penelitian ini merekomendasikan peningkatan komponen praktis dalam kurikulum, pembaruan materi untuk mencakup teknologi terkini, dan penguatan kemitraan dengan industri untuk meningkatkan kesiapan lulusan di pasar kerja.