Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGARUH HALAL AWARENESS, LOKASI DAN CITRA PRODUK TERHADAP PREFERENSI KONSUMEN STREET FOOD HALAL PADA GENERASI Z DALAM PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM Egi Sri Lestari; Eka Sri Wahyuni; Eeng Juli Efrianto
Journal of Social and Economics Research Vol 8 No 1 (2026): JSER, June 2026
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v8i1.1497

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh halal awareness, lokasi, dan citra produk terhadap preferensi konsumen Generasi Z pada street food halal di Kota Bengkulu dalam perspektif Ekonomi Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (PLS-SEM). Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 100 responden, dengan data yang dikumpulkan melalui kuesioner berbasis skala Likert. Hasil analisis menunjukkan bahwa halal awareness berpengaruh positif dan signifikan terhadap preferensi konsumen Generasi Z (path coefficient = 0,535; T-statistics = 5,267; p-value = 0,000), serta merupakan variabel dengan pengaruh terbesar dalam model (f² = 0,397). Selanjutnya, lokasi juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap preferensi konsumen (path coefficient = 0,208; T-statistics = 2,567; p-value = 0,010), namun dengan kontribusi yang relatif kecil (f² = 0,049). Citra produk juga menunjukkan pengaruh positif dan signifikan (path coefficient = 0,199; T-statistics = 2,848; p-value = 0,004), dengan efek yang tergolong kecil (f² = 0,070). Secara keseluruhan, model penelitian mampu menjelaskan 74,4% variasi preferensi konsumen (R² = 0,744), yang menunjukkan bahwa halal awareness, lokasi, dan citra produk secara simultan memiliki pengaruh yang kuat terhadap preferensi konsumen Generasi Z. Temuan ini menegaskan bahwa faktor religius merupakan determinan utama, yang didukung oleh kemudahan akses serta persepsi positif terhadap produk dalam membentuk preferensi konsumsi street food halal.
Implementasi Pembiayaan Mikro Syari’ah dengan Akad Murabahah dalam Pemberdayaan UMKM: Studi pada Pelaku UMKM Pasar Tradisional Kabupaten Kepahiang Leonny Marista; Eka Sri Wahyuni; Miko Polindi
ANTHOR: Education and Learning Journal Vol 5 No 5 (2026): Anthor 2026
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/anthor.v5i5.1435

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pembiayaan mikro syariah dengan akad murabahah dalam pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) pada pelaku UMKM di Pasar Tradisional Kabupaten Kepahiang, menganalisis dampaknya terhadap pemberdayaan ekonomi pelaku UMKM, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif melalui tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pembiayaan mikro syariah dengan akad murabahah telah membantu pelaku UMKM memperoleh tambahan modal yang terutama digunakan untuk menambah stok dan memenuhi kebutuhan usaha. Pembiayaan tersebut memberikan dampak terhadap pemberdayaan UMKM, terutama dalam meningkatkan kapasitas usaha, kelengkapan barang, dan keberlangsungan kegiatan usaha. Namun, peningkatan pendapatan dan kepercayaan diri belum dirasakan secara merata oleh seluruh pelaku UMKM karena dipengaruhi oleh kondisi pasar dan ekonomi. Faktor pendukung meliputi kemudahan akses pembiayaan, penjelasan akad dari lembaga keuangan, kesesuaian dengan prinsip syariah, dan monitoring usaha. Sementara itu, faktor penghambat terutama berkaitan dengan kondisi pasar dan ekonomi yang memengaruhi perkembangan usaha. Dengan demikian, pembiayaan mikro syariah dengan akad murabahah berperan dalam mendukung pemberdayaan UMKM, tetapi efektivitasnya perlu didukung oleh pendampingan, monitoring, dan kemampuan pelaku usaha dalam mengelola pembiayaan secara produktif.
Implementasi Pembiayaan Mikro Syari’ah dengan Akad Murabahah dalam Pemberdayaan UMKM: Studi pada Pelaku UMKM Pasar Tradisional Kabupaten Kepahiang Leonny Marista; Eka Sri Wahyuni; Miko Polindi
ANTHOR: Education and Learning Journal Vol 5 No 5 (2026): Anthor 2026
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/anthor.v5i5.1435

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pembiayaan mikro syariah dengan akad murabahah dalam pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) pada pelaku UMKM di Pasar Tradisional Kabupaten Kepahiang, menganalisis dampaknya terhadap pemberdayaan ekonomi pelaku UMKM, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif melalui tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pembiayaan mikro syariah dengan akad murabahah telah membantu pelaku UMKM memperoleh tambahan modal yang terutama digunakan untuk menambah stok dan memenuhi kebutuhan usaha. Pembiayaan tersebut memberikan dampak terhadap pemberdayaan UMKM, terutama dalam meningkatkan kapasitas usaha, kelengkapan barang, dan keberlangsungan kegiatan usaha. Namun, peningkatan pendapatan dan kepercayaan diri belum dirasakan secara merata oleh seluruh pelaku UMKM karena dipengaruhi oleh kondisi pasar dan ekonomi. Faktor pendukung meliputi kemudahan akses pembiayaan, penjelasan akad dari lembaga keuangan, kesesuaian dengan prinsip syariah, dan monitoring usaha. Sementara itu, faktor penghambat terutama berkaitan dengan kondisi pasar dan ekonomi yang memengaruhi perkembangan usaha. Dengan demikian, pembiayaan mikro syariah dengan akad murabahah berperan dalam mendukung pemberdayaan UMKM, tetapi efektivitasnya perlu didukung oleh pendampingan, monitoring, dan kemampuan pelaku usaha dalam mengelola pembiayaan secara produktif.