Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Utilization of Eco-print Techniques as an Environmentally Friendly Fashion Business Opportunity Kristanti; Noor Laila Ramadhani; Purwosiwi Pandansari
TEKNOBUGA: Jurnal Teknologi Busana dan Boga Vol. 12 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The textile industry is one of the largest contributors to global waste, with a significant portion of this waste consisting of liquid byproducts from synthetic dyes that contain harmful chemicals. A sustainable alternative to reduce this type of waste is to replace synthetic dyes with natural dyes derived from plants. One eco-friendly dyeing method is the eco-print technique, which transfers colors and patterns directly onto fabric through contact with plant materials. This technique utilizes plant parts rich in color pigments, such as leaves, flowers, and bark. Eco-printed products have both aesthetic and market value, offering potential business opportunities. This article is based on a literature review of national and international journal sources and aims to highlight the potential of eco-printing as a profitable venture within the fashion industry.
Pelatihan Pemanfaatan Media Sosial Untuk Meningkatkan Jiwa Kewirausahaan pada Kalangan Remaja di SMK Widya Wisata Sragen Kristanti Kristanti; Noor Laila Ramadhani; Ari Eko Budiyanto
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34697/jai.v5i2.1605

Abstract

Perkembangan teknologi informasi telah membawa perubahan signifikan dalam berbagai aspek kehidupan, salah satunya dalam bidang kewirausahaan. Media sosial seperti Instagram, TikTok, dan WhatsApp kini menjadi sarana potensial untuk memasarkan produk dan membangun merek pribadi. Namun, banyak remaja yang masih menggunakan media sosial sebatas hiburan tanpa menyadari peluang ekonomi yang tersedia di dalamnya. Tujuan dari kegiatan pengabdian pada masyarkat ini adalah untuk memberikan pengetahuan tentang konsep dasar kewirausahaan dan keterampilan penggunaan media sosial sebagai alat promosi. Metode pelaksanaannya adalah dengan metode pelatihan. Hasil kegiatan ini adalah pemahaman tentang kewirausahaan digital dan keterampilan dalam membuat konten pemasaran. Melalui kegiatan pelatihan ini, diharapkan remaja dapat memahami cara memanfaatkan media sosial secara produktif, membangun semangat kewirausahaan sejak dini, serta mampu mengembangkan ide bisnis dan memasarkannya secara efektif di platform digital.
PELATIHAN PEMBELAJARAN POLA DIGITAL SEBAGAI INOVASI KURIKULUM KEJURUAN DI SMK NEGERI 9 SURAKARTA Kristanti; Umi Aliyah; Umi Khasanah; Tamimah
Jurnal Bakti Humaniora Vol. 5 No. 2 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/jbh.v5i2.4745

Abstract

Perkembangan teknologi dalam industri fesyen menuntut satuan pendidikan kejuruan untuk melakukan adaptasi dalam proses pembelajaran, khususnya pada mata pelajaran pola busana. Pembelajaran pola manual yang selama ini diterapkan dinilai membutuhkan waktu lebih lama, memiliki tingkat kesalahan lebih tinggi, serta kurang relevan dengan kebutuhan industri yang kini mengarah pada digitalisasi desain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi pembelajaran pola digital sebagai inovasi kurikulum kejuruan serta mengukur efektivitasnya dalam meningkatkan kompetensi peserta didik. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus, meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Instrumen pengumpulan data berupa lembar observasi, penilaian hasil karya, serta angket respon peserta didik dan guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pola digital dengan bantuan perangkat lunak desain mampu meningkatkan ketepatan rancangan, efisiensi waktu penyelesaian, serta keterampilan teknis siswa dalam membuat pola busana. Respon peserta didik dan guru terhadap inovasi ini juga sangat positif karena pembelajaran menjadi lebih interaktif dan aplikatif. Kesimpulannya, implementasi pola digital efektif dijadikan inovasi kurikulum kejuruan dan dapat menjadi model pengembangan pembelajaran berbasis teknologi pada bidang tata busana.
Penerapan Teknologi Pencetakan 3D dalam Penciptaan Aksesori Fesyen Inovatif Kristanti Kristanti; Noor Laila Ramadhani; Bulan Karima Nurani
Serat Rupa: Journal of Design Vol 10 No 2 (2026): JULI 2026
Publisher : Faculty of Humanities and Creative Industries, Maranatha Christian University (formerly Faculty of Fine Arts and Design)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28932/srjd.v10i2.15961

Abstract

3D printing technology offers new opportunities in the fashion world, particularly in accessory production. This method allows designers to create complex, detailed, and unique shapes that are difficult to achieve with conventional techniques. The materials used vary, from plastic and resin to environmentally friendly bio-based filaments. The main advantages of 3D printing are design flexibility, production efficiency, and the ability to personalize products according to consumer needs. This allows for the creation of fashion accessories that are not only aesthetic but also functional, such as jewelry, bags, glasses, and decorative elements for clothing. Furthermore, 3D printing supports the principles of sustainable fashion, as it can reduce production waste by only printing what is needed. Overall, the application of 3D printing in fashion accessories paves the way for innovation, sustainability, and individuality, while expanding the boundaries of designer creativity in the fashion industry. Objective Research: aims to explore 3D printing technology in creating fashion accessories. and the sustainability of aesthetic value, functionality, and innovation of 3D printing-based fashion accessory products. Thus, this research will provide important insights for industry players in designing business strategies that are not only profitable, but also reduce production waste, which is expected to increase competitiveness and long-term sustainability. The research method uses a systematic approach to problem-solving that focuses on a deep understanding of user needs and experiences. This method combines creativity and analysis to produce innovative and effective solutions. These findings are expected to make a significant contribution to the development of 3D printing-based fashion accessory products and offer strategic solutions for fashion industry players paving the way towards innovation, sustainability and individuality, while expanding the boundaries of designer creativity in the fashion industry.           
Eksplorasi Motif dan Warna Dalam Ekonomi Lokal Fashion sebagai Media Stimulasi Kreativitas Anak Usia Dini: Exploration Of Motifs And Colors In Fashion As A Medium For Stimulating Early Childhood Creativity Noor Laila Ramadhani; Kristanti; Satria Avianda Nurcahyo
Indonesian Journal of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/ijec.v8i1.4929

Abstract

Creativity is an essential aspect of early childhood development that needs to be stimulated through learning activities aligned with children’s characteristics and experiences. Children learn most effectively when they are actively involved in enjoyable activities that relate to their daily lives. One learning medium that can be utilized for this purpose is fashion, particularly through the exploration of motifs and colors, which allows children to express their ideas freely.This study aims to explore the role of motifs and colors in fashion as a medium for stimulating creativity in early childhood. The research employed a qualitative method with a descriptive approach. The research subjects were children aged 4–6 years who participated in educational fashion activities. Data were collected through direct observation of children’s activities, interviews with teachers, and documentation of the children’s creative works produced during the learning process.The findings indicate that exploring motifs and colors in fashion effectively stimulates children’s creativity. This is reflected in the children’s ability to express ideas, select and combine colors, and create simple patterns and shapes based on their imagination. In addition, these activities also support the development of fine motor skills and enhance children’s self-confidence when presenting and explaining their work.Based on these findings, the study concludes that fashion, through the exploration of motifs and colors, can be used as an effective and enjoyable creative learning medium for early childhood education. This approach not only fosters creativity but also provides meaningful learning experiences that are appropriate to children’s developmental stages.   ABSTRAK Kreativitas merupakan salah satu aspek penting dalam perkembangan anak usia dini yang perlu dirangsang sejak awal melalui kegiatan pembelajaran yang sesuai dengan dunia anak. Anak belajar paling efektif ketika terlibat langsung dalam aktivitas yang menyenangkan dan dekat dengan kehidupan sehari-hari. Salah satu media pembelajaran yang dapat dimanfaatkan untuk tujuan tersebut adalah fashion, khususnya melalui kegiatan eksplorasi motif dan warna yang memungkinkan anak berekspresi secara bebas.Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana motif dan warna dalam fashion dapat dimanfaatkan sebagai media untuk menstimulasi kreativitas anak usia dini. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek penelitian adalah anak usia 4–6 tahun yang mengikuti kegiatan fashion edukatif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung terhadap aktivitas anak, wawancara dengan guru, serta dokumentasi hasil karya yang dihasilkan oleh anak selama kegiatan berlangsung.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan eksplorasi motif dan warna dalam fashion mampu mendorong perkembangan kreativitas anak. Hal ini terlihat dari kemampuan anak dalam mengekspresikan ide, memilih serta memadukan warna, dan menciptakan pola maupun bentuk sederhana sesuai imajinasinya. Selain itu, kegiatan ini juga berkontribusi pada perkembangan motorik halus anak serta meningkatkan rasa percaya diri ketika mereka menampilkan dan menjelaskan hasil karyanya.Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa fashion, melalui eksplorasi motif dan warna, dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran kreatif yang efektif dan menyenangkan bagi anak usia dini. Pendekatan ini tidak hanya mendukung perkembangan kreativitas, tetapi juga membantu anak belajar dengan cara yang lebih bermakna dan sesuai dengan karakteristik perkembangannya.