Chrisna Trie Hadi Permana
Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Teknik, Universitas Sebelas Maret, Surakarta, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Resiliensi infrastruktur terhadap risiko banjir rob di wilayah pesisir Kota Pekalongan Afni Ashrida; Chrisna Trie Hadi Permana; Nur Miladan
Region : Jurnal Pembangunan Wilayah dan Perencanaan Partisipatif Vol 20, No 2 (2025)
Publisher : Regional Development Information Center, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/region.v20i2.91035

Abstract

Banjir pasang atau banjir rob merupakan fenomena yang umum terjadi di wilayah pesisir akibat pemanfaatan dan pengelolaan kawasan yang mengabaikan daya dukung lingkungan serta dipengaruhi perubahan iklim. Banjir rob dapat mengganggu aktivitas perkotaan, merusak infrastruktur, dan menurunkan kualitas ruang pesisir. Oleh karena itu, diperlukan resiliensi untuk memastikan sistem di wilayah pesisir mampu merespons, pulih, dan beradaptasi terhadap bencana. Resiliensi diartikan sebagai kemampuan suatu sistem menghadapi gangguan, memulihkan diri, dan beradaptasi setelah bencana terjadi. Penelitian ini bertujuan menganalisis resiliensi infrastruktur pesisir, meliputi sarana, prasarana, dan utilitas umum di Kota Pekalongan. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif deduktif dengan pendekatan studi kasus. Kajian resiliensi diperoleh melalui analisis konten hasil wawancara dengan narasumber terpilih, yang kemudian diperkuat melalui triangulasi dengan observasi lapangan dan telaah dokumen untuk memastikan validitas dan reliabilitas. Temuan penelitian menunjukkan bahwa banjir rob berdampak signifikan pada sistem perkotaan pesisir Kota Pekalongan, dan resiliensi kawasan pesisir terbentuk melalui pembangunan dan penguatan infrastruktur.
Kesesuaian daya dukung lingkungan berbasis jasa ekosistem penyedia pangan dan air terhadap rencana pola ruang Kabupaten Karanganyar Naufal Ramaghani; Kusumastuti Kusumastuti; Chrisna Trie Hadi Permana
Region : Jurnal Pembangunan Wilayah dan Perencanaan Partisipatif Vol 19, No 2 (2024)
Publisher : Regional Development Information Center, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/region.v19i2.78048

Abstract

Perubahan guna lahan akibat pertumbuhan penduduk berdampak pada penurunan kualitas serta kuantitas sumber daya alam, terutama ketersediaan pangan dan air. Pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan dapat terlihat dari rencana tata ruang yang memperhatikan daya dukung lingkungan. Namun, RTRW Kabupaten Karanganyar belum memiliki dokumen Kajian Lingkungan Hidup Strategis. Oleh karena itu, diperlukan kajian terkait daya dukung lingkungan yang berbasis pada potensi jasa ekosistem khususnya pangan dan air. Kajian daya dukung lingkungan berbasis jasa ekosistem meliputi pemetaan jasa ekosistem berdasarkan penggunaan lahan dan ekoregion, perhitungan dan pendistribusian ketersediaan dan kebutuhan, penentuan status daya dukung lingkungan, serta kesesuaiannya dengan rencana pola ruang. Penelitian ini menggunakan data utama dari studi dokumen dan didukung dengan observasi. Analisis dilakukan dengan pendekatan spasial menggunakan teknik overlay dan pendistribusian menggunakan sistem grid 150×150 meter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa walaupun secara keseluruhan status daya dukung pangan dan air belum terlampaui hingga 2032, namun ditemukan beberapa grid area yang telah terlampaui. Selain itu, terdapat 15,6% area pada pola ruang yang tidak sesuai dengan daya dukung penyedia pangan, dan 11,5% area tidak sesuai dengan daya dukung penyedia air yang tentunya berdampak pada ketersediaan dan produktivitas sumber daya di masa mendatang.