Rasmi Manullang
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Medan, Indonesia

Published : 8 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Faktor - Faktor Yang Memengaruhi Rendahnya Penggunaan KB IUD Di Puskesbun PTPN VII Unit Bentayan Desa Keluang, Indonesia Adelia Wirmasari; Rasmi Manullang; Lisdayanti Simanjuntak
Jurnal Bidan Mandira Cendikia Vol. 2 No. 4 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Alat Kontrasepsi Dalam Rahim, atau Intra Uterine Device (IUD), merupakan pilihan kontrasepsi yang efektif untuk wanita. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi rendahnya penggunaan KB IUD. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan Cross-Sectional untuk mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi rendahnya penggunaan KB IUD. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh ibu akseptor KB yang datang memeriksakan kesehatan. Tehnik pengambilan sampel menggunakan total sampling, sampel berjumlah sebanyal 80 orang. Terdapat hubungan antara pendidikan (P=0,045) dan tingkat pengetahuan (P=0,025) dengan pemilihan metode kontrasepsi jangka panjang (IUD) secara signifikan
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kepatuhan Ibu Hamil Dalam Melakukan Kunjungan Antenatal Care, Labuhan Batu Selatan, Indonesia Sri Rahmadani Harahap; Rasmi Manullang
Jurnal Bidan Mandira Cendikia Vol. 2 No. 4 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Antenatal care memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga kesehatan ibu hamil dan janinnya. Melalui antenatal care, masalah kesehatan yang mungkin timbul selama kehamilan dapat diidentifikasi dan ditangani dengan cepat. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kepatuhan ibu hamil dalam melakukan kunjungan antenatal care. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Desain penelitian digunakan adalah kolerasi deskriptif, dengan menggunakan metode pendekatan Cross Sectional. Adanya hubungan yang signifikan antara status pekerjaan (P=0,002) dan dukungan suami (P=0,021) dengan kepatuhan ibu hamil dalam melakukan kunjungan ANC.
Faktor Yang Berhubungan Dengan Pemberian Susu Formula Pada Bayi 0-6 Bulan Anna Rahmi Siregar; Rasmi Manullang
Jurnal Bidan Mandira Cendikia Vol. 2 No. 4 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bayi yang berusia 0-6 bulan sangat rentan terhadap perubahan gizi dan pola makan yang tepat sangat penting untuk pertumbuhan dan perkembangan mereka. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan pemberian susu formula pada bayi 0-6 bulan. Jenis Penelitian ini adalah penelitian survey analitik dengan desain atau rancangan penelitian Cross sectional (potong lintang). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu memiliki bayi 0-6 bulan di UPT Puskesmas Hanopan. Teknik sampling yang digunakan yaitu Purposive sampling, jumlah sampel penelitian sebanyak 48 responden. Terdapat hubungan secara signifikan antara pengetahuan (p=0,002), dukungan tenaga kesehatan (p=0,003), dukungan suami (p=0,002) dan umber informasi (p=0,003) dengan pemberian susu ormula pada bayi 0-6 bulan.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU HAMIL TENTANG KUNJUNGAN ANTENATAL CARE: LITERATUR REVIEW Erningsih Samosir; Rizka Sititah Rambe; Ika Damayanti Sipayung; Rasmi Manullang; Retno Wahyuni
Jurnal Ilmu Kesehatan & Kebidanan Nusantara Vol. 1 No. 4 (2024): Desember
Publisher : Akademi Kebidanan Nusantara 2000

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/wkd4m580

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara pengetahuan dan sikap ibu hamil terhadap kunjungan antenatal care (ANC) melalui studi literatur. Data diperoleh dari 10 jurnal yang dipilih berdasarkan kriteria inklusi, seperti indeksasi pada database terkemuka dan publikasi tahun 2018–2022. Hasil analisis menunjukkan bahwa pengetahuan dan sikap ibu hamil memainkan peran penting dalam meningkatkan kepatuhan terhadap kunjungan ANC. Pengetahuan yang baik mengenai manfaat ANC, tanda bahaya kehamilan, serta pentingnya pemeriksaan rutin memungkinkan ibu hamil memantau kesehatan ibu dan janin serta mendeteksi risiko komplikasi lebih dini. Sikap positif terhadap ANC, yang dapat terbentuk melalui penyuluhan, kunjungan rumah, serta dukungan dari tenaga kesehatan dan keluarga, juga mendukung peningkatan cakupan kunjungan ANC. Program ANC terbukti berkontribusi dalam menekan angka morbiditas dan mortalitas ibu serta bayi, selaras dengan upaya mencapai target Sustainable Development Goals (SDGs) 2030 untuk menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI). Oleh karena itu, intervensi yang berfokus pada peningkatan pengetahuan dan perubahan sikap positif ibu hamil terhadap ANC harus menjadi prioritas dalam program kesehatan ibu dan anak. Dengan sinergi antara pemerintah, tenaga kesehatan, dan masyarakat, keberhasilan program ANC dapat ditingkatkan, sehingga mendukung terciptanya generasi masa depan yang sehat dan berkualitas.
HUBUNGAN ANTARA SIKAP IBU DENGAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF PADA BAYI 6-12 BULAN Rasmi Manullang; Nova Isabella Mariance Napitupulu; Lasria Yolivia Aruan; Yasrida Nadeak; Ika damayanti Sipayung
Jurnal Ilmu Kesehatan & Kebidanan Nusantara Vol. 1 No. 4 (2024): Desember
Publisher : Akademi Kebidanan Nusantara 2000

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/885drc94

Abstract

Pemberian ASI eksklusif selama enam bulan pertama kehidupan bayi merupakan rekomendasi penting untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan optimal bayi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara sikap ibu dengan keberhasilan pemberian ASI eksklusif pada bayi usia 6-12 bulan. Studi ini menggunakan desain survei analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sebanyak 40 ibu menyusui di UPTD Puskesmas Simpang Kanan, Kabupaten Aceh Singkil, dipilih sebagai sampel melalui teknik total sampling. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 65,5% ibu dengan sikap positif terhadap ASI eksklusif berhasil memberikan ASI eksklusif, sedangkan hanya 8,3% ibu dengan sikap kurang mendukung yang berhasil. Uji statistik menunjukkan nilai p = 0,012 (< 0,05), mengindikasikan adanya hubungan signifikan antara sikap ibu dan pemberian ASI eksklusif. Temuan ini menegaskan pentingnya sikap positif ibu dalam mendukung keberhasilan menyusui eksklusif. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan edukasi dan dukungan kepada ibu menyusui melalui intervensi tenaga kesehatan dan keluarga untuk mempromosikan pemberian ASI eksklusif yang optimal.
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU TENTANG IMUNISASI DASAR DENGAN KELENGKAPAN IMUNISASI DASAR Lasria Yolivia Aruan; Nova Isabella Mariance; Rasmi Manullang; Ariska Fauzianty; Nova Herliza
Jurnal Ilmu Kesehatan & Kebidanan Nusantara Vol. 1 No. 4 (2024): Desember
Publisher : Akademi Kebidanan Nusantara 2000

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/xcf38097

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara tingkat pengetahuan ibu dengan kelengkapan imunisasi dasar pada bayi. Desain penelitian yang digunakan adalah survei analitik dengan pendekatan cross-sectional, yang dilakukan di Puskesmas Jeuram, Kabupaten Nagan Raya, Aceh, pada April–Juni 2024. Sampel penelitian berjumlah 60 ibu dengan bayi berusia 9–12 bulan, yang dipilih dengan metode accidental sampling. Data dianalisis menggunakan uji Chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas ibu dengan pengetahuan kurang (56,7%) cenderung memiliki anak dengan imunisasi tidak lengkap (51,7%). Sebaliknya, ibu dengan pengetahuan baik lebih banyak memiliki anak yang menerima imunisasi lengkap. Uji statistik menunjukkan hubungan signifikan antara pengetahuan ibu dan kelengkapan imunisasi (p = 0,000).
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU YANG MEMILIKI BAYI USIA 12-24 BULAN TENTANG IMUNISASI DENGAN KELENGKAPAN IMUNISASI DASAR BAYI Nurhasanah Siregar; Rasmi Manullang; Ika Damayanti Sipayung; Lasria Yolivia Aruan
Jurnal Ilmu Kesehatan & Kebidanan Nusantara Vol. 1 No. 3 (2024): September
Publisher : Akademi Kebidanan Nusantara 2000

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/c7xfdy73

Abstract

Imunisasi merupakan upaya penting untuk meningkatkan kekebalan tubuh dan mencegah penyakit yang dapat dicegah dengan vaksin (PD3I). Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara pengetahuan ibu tentang imunisasi dasar dengan kelengkapan imunisasi bayi di Desa Panobasan, Kecamatan Angkola Barat, tahun 2023. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif dengan desain cross-sectional, melibatkan 40 ibu balita sebagai responden melalui teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan ibu dengan kelengkapan imunisasi dasar (p = 0,001). Ibu dengan pengetahuan baik lebih cenderung melengkapi imunisasi bayi, sementara ibu dengan pengetahuan kurang memiliki tingkat ketidaklengkapan imunisasi yang lebih tinggi (37,5%). Tingkat pendidikan ibu, terutama lulusan SMA, juga berpengaruh terhadap pemahaman dan kepatuhan imunisasi. Simpulan penelitian ini menekankan pentingnya peningkatan pengetahuan dan edukasi tentang imunisasi, terutama bagi ibu dengan tingkat pendidikan rendah. Untuk penelitian selanjutnya.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMBERIAN MAKANAN PENDAMPING ASI (MP-ASI) PADA BAYI USIA 6-24 BULAN Ika Damayanti Sipayung; Rasmi Manullang; Nova Christina
Jurnal Ilmu Kesehatan & Kebidanan Nusantara Vol. 2 No. 3 (2025): September
Publisher : Akademi Kebidanan Nusantara 2000

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/eev8es31

Abstract

Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) memainkan peran penting dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak secara optimal, selama diberikan dengan tepat. Beberapa aspek dapat memengaruhi keputusan ibu dalam pemberian MP-ASI, di antaranya kondisi kesehatan ibu dan bayi, pengetahuan ibu, serta dukungan dari petugas kesehatan dan anggota keluarga. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi faktor-faktor yang berkaitan dengan pemberian MP-ASI. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan cross-sectional. Subjek penelitian adalah para ibu yang memiliki bayi berusia 6 hingga 24 bulan. Sebanyak 33 responden dipilih melalui metode purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner, dan dianalisis secara univariat untuk distribusi frekuensi serta bivariat dengan uji chi-square guna mengetahui hubungan antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan ibu (p = 0,010), dukungan dari tenaga kesehatan (p = 0,024), serta dukungan keluarga (p = 0,027) terhadap praktik pemberian MP-ASI. Terdapat keterkaitan yang bermakna antara pengetahuan ibu, serta dukungan dari petugas kesehatan dan keluarga dengan pemberian MP-ASI pada bayi usia 6–24 bulan di Desa Bangun Rejo Kabupaten Deli Serdang Provinsi Sumatera Utara. Disarankan kepada tenaga kesehatan untuk rutin memberikan informasi yang mutakhir kepada para ibu guna meningkatkan pemahaman mereka mengenai praktik pemberian MP-ASI yang sesuai.