Ika Damayanti Sipayung
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Medan, Indonesia

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU HAMIL TENTANG KUNJUNGAN ANTENATAL CARE: LITERATUR REVIEW Erningsih Samosir; Rizka Sititah Rambe; Ika Damayanti Sipayung; Rasmi Manullang; Retno Wahyuni
Jurnal Ilmu Kesehatan & Kebidanan Nusantara Vol. 1 No. 4 (2024): Desember
Publisher : Akademi Kebidanan Nusantara 2000

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/wkd4m580

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara pengetahuan dan sikap ibu hamil terhadap kunjungan antenatal care (ANC) melalui studi literatur. Data diperoleh dari 10 jurnal yang dipilih berdasarkan kriteria inklusi, seperti indeksasi pada database terkemuka dan publikasi tahun 2018–2022. Hasil analisis menunjukkan bahwa pengetahuan dan sikap ibu hamil memainkan peran penting dalam meningkatkan kepatuhan terhadap kunjungan ANC. Pengetahuan yang baik mengenai manfaat ANC, tanda bahaya kehamilan, serta pentingnya pemeriksaan rutin memungkinkan ibu hamil memantau kesehatan ibu dan janin serta mendeteksi risiko komplikasi lebih dini. Sikap positif terhadap ANC, yang dapat terbentuk melalui penyuluhan, kunjungan rumah, serta dukungan dari tenaga kesehatan dan keluarga, juga mendukung peningkatan cakupan kunjungan ANC. Program ANC terbukti berkontribusi dalam menekan angka morbiditas dan mortalitas ibu serta bayi, selaras dengan upaya mencapai target Sustainable Development Goals (SDGs) 2030 untuk menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI). Oleh karena itu, intervensi yang berfokus pada peningkatan pengetahuan dan perubahan sikap positif ibu hamil terhadap ANC harus menjadi prioritas dalam program kesehatan ibu dan anak. Dengan sinergi antara pemerintah, tenaga kesehatan, dan masyarakat, keberhasilan program ANC dapat ditingkatkan, sehingga mendukung terciptanya generasi masa depan yang sehat dan berkualitas.
HUBUNGAN ANTARA SIKAP IBU DENGAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF PADA BAYI 6-12 BULAN Rasmi Manullang; Nova Isabella Mariance Napitupulu; Lasria Yolivia Aruan; Yasrida Nadeak; Ika damayanti Sipayung
Jurnal Ilmu Kesehatan & Kebidanan Nusantara Vol. 1 No. 4 (2024): Desember
Publisher : Akademi Kebidanan Nusantara 2000

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/885drc94

Abstract

Pemberian ASI eksklusif selama enam bulan pertama kehidupan bayi merupakan rekomendasi penting untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan optimal bayi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara sikap ibu dengan keberhasilan pemberian ASI eksklusif pada bayi usia 6-12 bulan. Studi ini menggunakan desain survei analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sebanyak 40 ibu menyusui di UPTD Puskesmas Simpang Kanan, Kabupaten Aceh Singkil, dipilih sebagai sampel melalui teknik total sampling. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 65,5% ibu dengan sikap positif terhadap ASI eksklusif berhasil memberikan ASI eksklusif, sedangkan hanya 8,3% ibu dengan sikap kurang mendukung yang berhasil. Uji statistik menunjukkan nilai p = 0,012 (< 0,05), mengindikasikan adanya hubungan signifikan antara sikap ibu dan pemberian ASI eksklusif. Temuan ini menegaskan pentingnya sikap positif ibu dalam mendukung keberhasilan menyusui eksklusif. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan edukasi dan dukungan kepada ibu menyusui melalui intervensi tenaga kesehatan dan keluarga untuk mempromosikan pemberian ASI eksklusif yang optimal.
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU YANG MEMILIKI BAYI USIA 12-24 BULAN TENTANG IMUNISASI DENGAN KELENGKAPAN IMUNISASI DASAR BAYI Nurhasanah Siregar; Rasmi Manullang; Ika Damayanti Sipayung; Lasria Yolivia Aruan
Jurnal Ilmu Kesehatan & Kebidanan Nusantara Vol. 1 No. 3 (2024): September
Publisher : Akademi Kebidanan Nusantara 2000

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/c7xfdy73

Abstract

Imunisasi merupakan upaya penting untuk meningkatkan kekebalan tubuh dan mencegah penyakit yang dapat dicegah dengan vaksin (PD3I). Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara pengetahuan ibu tentang imunisasi dasar dengan kelengkapan imunisasi bayi di Desa Panobasan, Kecamatan Angkola Barat, tahun 2023. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif dengan desain cross-sectional, melibatkan 40 ibu balita sebagai responden melalui teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan ibu dengan kelengkapan imunisasi dasar (p = 0,001). Ibu dengan pengetahuan baik lebih cenderung melengkapi imunisasi bayi, sementara ibu dengan pengetahuan kurang memiliki tingkat ketidaklengkapan imunisasi yang lebih tinggi (37,5%). Tingkat pendidikan ibu, terutama lulusan SMA, juga berpengaruh terhadap pemahaman dan kepatuhan imunisasi. Simpulan penelitian ini menekankan pentingnya peningkatan pengetahuan dan edukasi tentang imunisasi, terutama bagi ibu dengan tingkat pendidikan rendah. Untuk penelitian selanjutnya.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMBERIAN MAKANAN PENDAMPING ASI (MP-ASI) PADA BAYI USIA 6-24 BULAN Ika Damayanti Sipayung; Rasmi Manullang; Nova Christina
Jurnal Ilmu Kesehatan & Kebidanan Nusantara Vol. 2 No. 3 (2025): September
Publisher : Akademi Kebidanan Nusantara 2000

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/eev8es31

Abstract

Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) memainkan peran penting dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak secara optimal, selama diberikan dengan tepat. Beberapa aspek dapat memengaruhi keputusan ibu dalam pemberian MP-ASI, di antaranya kondisi kesehatan ibu dan bayi, pengetahuan ibu, serta dukungan dari petugas kesehatan dan anggota keluarga. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi faktor-faktor yang berkaitan dengan pemberian MP-ASI. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan cross-sectional. Subjek penelitian adalah para ibu yang memiliki bayi berusia 6 hingga 24 bulan. Sebanyak 33 responden dipilih melalui metode purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner, dan dianalisis secara univariat untuk distribusi frekuensi serta bivariat dengan uji chi-square guna mengetahui hubungan antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan ibu (p = 0,010), dukungan dari tenaga kesehatan (p = 0,024), serta dukungan keluarga (p = 0,027) terhadap praktik pemberian MP-ASI. Terdapat keterkaitan yang bermakna antara pengetahuan ibu, serta dukungan dari petugas kesehatan dan keluarga dengan pemberian MP-ASI pada bayi usia 6–24 bulan di Desa Bangun Rejo Kabupaten Deli Serdang Provinsi Sumatera Utara. Disarankan kepada tenaga kesehatan untuk rutin memberikan informasi yang mutakhir kepada para ibu guna meningkatkan pemahaman mereka mengenai praktik pemberian MP-ASI yang sesuai.