Lasria Yolivia Aruan
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Medan, Indonesia

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

HUBUNGAN ANTARA SIKAP IBU DENGAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF PADA BAYI 6-12 BULAN Rasmi Manullang; Nova Isabella Mariance Napitupulu; Lasria Yolivia Aruan; Yasrida Nadeak; Ika damayanti Sipayung
Jurnal Ilmu Kesehatan & Kebidanan Nusantara Vol. 1 No. 4 (2024): Desember
Publisher : Akademi Kebidanan Nusantara 2000

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/885drc94

Abstract

Pemberian ASI eksklusif selama enam bulan pertama kehidupan bayi merupakan rekomendasi penting untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan optimal bayi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara sikap ibu dengan keberhasilan pemberian ASI eksklusif pada bayi usia 6-12 bulan. Studi ini menggunakan desain survei analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sebanyak 40 ibu menyusui di UPTD Puskesmas Simpang Kanan, Kabupaten Aceh Singkil, dipilih sebagai sampel melalui teknik total sampling. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 65,5% ibu dengan sikap positif terhadap ASI eksklusif berhasil memberikan ASI eksklusif, sedangkan hanya 8,3% ibu dengan sikap kurang mendukung yang berhasil. Uji statistik menunjukkan nilai p = 0,012 (< 0,05), mengindikasikan adanya hubungan signifikan antara sikap ibu dan pemberian ASI eksklusif. Temuan ini menegaskan pentingnya sikap positif ibu dalam mendukung keberhasilan menyusui eksklusif. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan edukasi dan dukungan kepada ibu menyusui melalui intervensi tenaga kesehatan dan keluarga untuk mempromosikan pemberian ASI eksklusif yang optimal.
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU TENTANG IMUNISASI DASAR DENGAN KELENGKAPAN IMUNISASI DASAR Lasria Yolivia Aruan; Nova Isabella Mariance; Rasmi Manullang; Ariska Fauzianty; Nova Herliza
Jurnal Ilmu Kesehatan & Kebidanan Nusantara Vol. 1 No. 4 (2024): Desember
Publisher : Akademi Kebidanan Nusantara 2000

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/xcf38097

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara tingkat pengetahuan ibu dengan kelengkapan imunisasi dasar pada bayi. Desain penelitian yang digunakan adalah survei analitik dengan pendekatan cross-sectional, yang dilakukan di Puskesmas Jeuram, Kabupaten Nagan Raya, Aceh, pada April–Juni 2024. Sampel penelitian berjumlah 60 ibu dengan bayi berusia 9–12 bulan, yang dipilih dengan metode accidental sampling. Data dianalisis menggunakan uji Chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas ibu dengan pengetahuan kurang (56,7%) cenderung memiliki anak dengan imunisasi tidak lengkap (51,7%). Sebaliknya, ibu dengan pengetahuan baik lebih banyak memiliki anak yang menerima imunisasi lengkap. Uji statistik menunjukkan hubungan signifikan antara pengetahuan ibu dan kelengkapan imunisasi (p = 0,000).
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU YANG MEMILIKI BAYI USIA 12-24 BULAN TENTANG IMUNISASI DENGAN KELENGKAPAN IMUNISASI DASAR BAYI Nurhasanah Siregar; Rasmi Manullang; Ika Damayanti Sipayung; Lasria Yolivia Aruan
Jurnal Ilmu Kesehatan & Kebidanan Nusantara Vol. 1 No. 3 (2024): September
Publisher : Akademi Kebidanan Nusantara 2000

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/c7xfdy73

Abstract

Imunisasi merupakan upaya penting untuk meningkatkan kekebalan tubuh dan mencegah penyakit yang dapat dicegah dengan vaksin (PD3I). Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara pengetahuan ibu tentang imunisasi dasar dengan kelengkapan imunisasi bayi di Desa Panobasan, Kecamatan Angkola Barat, tahun 2023. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif dengan desain cross-sectional, melibatkan 40 ibu balita sebagai responden melalui teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan ibu dengan kelengkapan imunisasi dasar (p = 0,001). Ibu dengan pengetahuan baik lebih cenderung melengkapi imunisasi bayi, sementara ibu dengan pengetahuan kurang memiliki tingkat ketidaklengkapan imunisasi yang lebih tinggi (37,5%). Tingkat pendidikan ibu, terutama lulusan SMA, juga berpengaruh terhadap pemahaman dan kepatuhan imunisasi. Simpulan penelitian ini menekankan pentingnya peningkatan pengetahuan dan edukasi tentang imunisasi, terutama bagi ibu dengan tingkat pendidikan rendah. Untuk penelitian selanjutnya.