Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The Importance of Teacher Competence in The 21st Century in Improving The Critical Thinking Skills of Elementary School Students in IPAS Learning Ella Anggun Ferdiansyah; Faathira Adillia; Andhiena Rizka Camalia
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 7, No 3 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v7i3.91618

Abstract

Pada abad 21, kompetensi guru menjadi salah satu hal penting untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa SD agar dapat membimbing proses pembelajaran dengan baik. Tujuan penelitian ini untuk mengeksplorasi hubungan antara kompetensi guru dan kemampuan berpikir kritis siswa SD melalui pembelajaran IPAS. Penelitian ini menggunakan penelitian metode deskripsi, beberapa kajian review dengan penelitian kualitatif untuk mendeskripsikan dan menganalisis pentingnya kompetensi guru di abad 21. Prosedur penelitian ini terdiri atas empat komponen proses analisis, yaitu, pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru yang memiliki kompetensi pedagogik yang baik mampu membimbing siswa secara efektif, sehingga kemampuan berpikir kritis siswa dapat ditingkatkan melalui pembelajaran IPAS dengan penerapan model pembelajaran berbasis masalah (PBL). Dengan demikian, dapat disimpulkan kompetensi guru, terutama dalam bidang pedagogik, sangat berperan penting dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa SD melalui pembelajaran IPAS dengan mengembangkan model dan metode pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan siswa.
Inovasi Pembelajaran: Penerapan Model Game Based Learning (GBL) dengan Wordwall untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas V SD Faathira Adillia; Moh Salimi
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 13, No 3 (2025): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v13i3.101569

Abstract

Hasil belajar merupakan luaran dari proses belajar siswa yang diukur melalui aspek kognitif. Game Based Learning (GBL) merupakan model pembelajaran yang melibatkan siswa dalam penerapannya, guna membuat materi pembelajaran menarik, menyenangkan, meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa, yang dapat memanfaatkan media Wordwall sebagai penunjang. Penelitian dilakukan untuk mendeskripsikan langkah-langkah penerapan model GBL dengan Wordwall dan meningkatkan hasil belajar siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian tindakan kelas kolaboratif yang dilakukan dalam tiga siklus, dengan melibatkan 26 siswa kelas V SD Negeri 6 Panjer. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan tes. Langkah-langkah penerapan GBL meliputi: (1) memilih game sesuai topik; (2) penjelasan konsep materi dengan Wordwall; (3) menjelaskan aturan bermain Wordwall; (4) melakukan permainan Wordwall; (5) merangkum pengetahuan; dan (6) refleksi. Hasil penelitian menujukkan bahwa model GBL dengan media Wordwall dapat diterapkan dengan langkah-langkah sebagai berikut: (1) memilih game sesuai topik; (2) penjelasan konsep materi dengan Wordwall; (3) menjelaskan aturan bermain Wordwall; (4) melakukan permainan Wordwall; (5) merangkum pengetahuan; dan (6) refleksi. Penerapan model GBL dengan lagkah sistematis dapat meningkatkan hasil belajar di mana terjadi peningkatan jumlah siswa tuntas KKTM pada siklus I hingga siklus III sebesar 32,69%. Dengan begitu, didapatkan kesimpulan bahwa penerapan model GBL dengan media Wordwall dapat meningkatkan hasil belajar siswa.