Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Perbandingan Limbah Sekam Padi dan Kulit Singkong Terhadap Intensitas Nyala Lampu Sebagai Sumber Energi Alternatif Pengganti Baterai Galuh Setya Widyasari; Ike May Dharlis; Latif Nur Hamzah; Muhammad Hafid Syafly; Nur Hastina
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 7, No 3 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v7i3.92649

Abstract

Krisis energi di Indonesia saat ini sangat memprihatinkan, disebabkan oleh ketergantungan yang tinggi pada sumber energi fosil seperti minyak bumi, batu bara, dan gas alam. Penelitian ini membahas potensi limbah pertanian, khususnya sekam padi (Oryza sativa L.) dan kulit singkong, sebagai sumber energi berkelanjutan yang bertujuan untuk membandingkan efektivitas kedua jenis limbah ini dalam menghasilkan energi, yang diukur melalui intensitas cahaya yang dihasilkan. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif di mana sekam padi dan kulit singkong diproses menjadi bentuk yang dapat digunakan sebagai sumber energi, seperti briket atau bahan bakar biomassa untuk dapat dijadikan sebagai sumber energi alternatif. Dari hasil percobaan didapati bahwa sekam padi menghasilkan intensitas nyala lampu lebih tinggi dibandingkan dengan kulit singkong. Hal ini dikarenakan sekam padi memiliki kandungan serat yang tinggi dan lignin, sehingga dapat meningkatkan potensi energinya dibandingkan dengan kulit singkong yang kaya akan pati dan serat. Kandungan air pada Kulit singkong cenderung lebih tinggi daripada sekam padi. Kandungan air yang tinggi dapat menghasilkan nyala lampu yang lebih rendah. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa pemanfaatan limbah pertanian tidak hanya mengurangi pencemaran lingkungan tetapi juga mendukung kemandirian energi dan sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan.
Konsep Hifdz Al-Bi’ah dalam Pengelolaan Sumber Mata Air Alam untuk Kesejahteraan Umat Mallongi, Andi Agung; Afifah Annisa Fitri; Nur Hastina; Ira Nur Annisa; Andi B Mutmainnah Sudarmin
Jurnal Ruhul Islam Vol 3 No 2 (2025): Jurnal Ruhul Islam
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/jri.v3i2.257

Abstract

Lingkungan hidup memiliki peran krusial dalam menunjang keberlangsungan hidup manusia, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan dasar seperti air bersih. Dalam perspektif Islam, perlindungan lingkungan (Hifdz al-Bi’ah) merupakan bagian integral dari Maqashid al-Syariah, sejajar dengan perlindungan agama, jiwa, akal, keturunan, dan harta. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep Hifdz al-Bi’ah dalam Islam sebagai dasar etis dan normatif dalam pengelolaan sumber daya air, khususnya mata air alam, secara berkelanjutan. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan syar’i melalui analisis terhadap ayat-ayat Al-Qur’an yakni dalam surah Ar’raf ayat 56, Al-Maidah ayat 32, Al-Baqarah ayat 30 dan Hadis Ibnu Majah, serta ditunjang oleh pemikiran para ulama melalui ijma’ dan qiyas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lemahnya edukasi lingkungan, keterbatasan infrastruktur pengelolaan air, serta tidak optimalnya regulasi pemerintah merupakan hambatan utama dalam menjaga kualitas dan keberlanjutan mata air. Oleh karena itu, sinergi antara masyarakat, ulama, dan pemerintah dibutuhkan dalam mengimplementasikan nilai-nilai Hifdz al-Bi’ah guna menjamin ketersediaan sumber air bersih yang adil dan berkelanjutan bagi kesejahteraan umat.