Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENERAPAN HYGIENE TELINGA DALAM RANGKA PENCEGAHAN PENYAKIT TELINGA PADA SANTRI DI PONDOK PESANTREN DARUSSALAM AL-FAISHOLIYAH SAMPANG MADURA Rizka Dany Afina; Andi Roesbiantoro; Rizqi Mahmud Idris; Rio Wicaksono
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.38784

Abstract

Kesehatan telinga dan pendengaran merupakan hal penting yang perlu perhatian khusus. Pengetahuan mengenai hygiene telinga perlu diberikan kepada santri sebagai upaya pencegahan penyakit terutama penyakit infeksi telinga. Sebab, usia remaja rentan mengalami keluhan telinga terutama penyakit infeksi telinga. Tujuan dilakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan santri untuk melakukan penerapan hygiene telinga dalam rangka pencegahan penyakit telinga di Pondok Pesantren Darussalam Al-Faisholiyah Sampang Madura. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini telah terlaksana dengan baik pada tanggal 7 Mei 2024, di Pondok Pesantren Darussalam Al-Faisholiyah, Sampang Madura. Peserta yang hadir merupakan santri putra dan santri putri Pondok Pesantren Darussalam Al-Faisholiyah. Peserta yang hadir dalam kegiatan ini berjumlah 38 peserta, diantarnya adalah 12 santri putra dan 26 santri putri. Hasil nilai rata-rata pretes santri putra adalah 51,66, sedangkan hasil post-testnya adalah 78,33. Pada santri putri hasil rata-rata nilai pre-testnya adalah 63,07 sedangkan hasil rata-rata nilai post-testnya adalah 77,69. Terdapat peningkatan nilai rata-rata pada nilai post-test jika dibandingkan dengan nilai pre-test. Materi mengenai penerapan hygiene telinga dalam rangka pencegahan penyakit telinga telah tersampaikan dengan baik kepada peserta. Peserta antusias dan aktif bertanya kepada pemateri seputar materi yang disampaikan. Terdapat peningkatan pengetahuan santri setelah mendapatkan materi mengenai penerapan hygiene telinga. Harapan penulis adalah hal ini sebagai ikhtiar sebagai pencegahan penyakit telinga kepada santri putra dan putri Pondok Pesantren Darussalam Al-Faisholiyah.
Public Lecture on Reducing the Risk of Hearing Loss in the Elderly in Surabaya City's Wonokromo Subdistrict Andi Roesbiantoro; Budhi Setianto; Agus Aan Adriansyah; Hartatiek Nila Karmila; Rizka Dany Afina; Nikmatus Sa'adah
Journal of Health Community Service Vol. 5 No. 3 (2025): Journal of Health Community Service: 2025 September Editor's Choice
Publisher : UNUSA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The sensorineural hearing loss experienced by the elderly is known as presbycusis. Generally, sensorineural hearing loss is permanent. The prevalence of hearing loss in Indonesia, according to 2013 Rikesdas data, is 2.6%. According to the elderly population in the age range of 65-85 years who experience hearing loss is as much as 30%. The highest rate of hearing loss was found in the age group ≥75 years, namely 36.6%. This community service aims to increase knowledge related to preventing hearing risks in the elderly in RW 07, Wonokromo Village, Surabaya City. Counselling, by carrying out outreach activities by holding a Lay Seminar in the Context of Preventing the Risk of Hearing Loss for the Elderly in RW 7, Wonokromo sub-district, Surabaya City. This lay seminar was very beneficial for the seminar participants. Characteristics of the seminar participants were that most of them were women with the most education, 49 years old, aged > 60 years and working as retirees, the results of the pretest and post-test showed an increase of 19.3% from the test statistically there a significant difference between the Pretest and Post Test