Prissilia Prahesta Waningyun
Universitas Ma’arif Nahdlatul Ulama Kebumen

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Strategi Kesantunan Berbahasa Santri Putra di Pondok Pesantren Roudlotul Ulum: Kajian Pragmatik dalam Interaksi Sosial Berhierarki: Language Politeness Strategies of Male Santri at Roudlotul Ulum Islamic Boarding School: A Pragmatic Study of Hierarchical Social Interaction Aan Yazid Mubarok; Prissilia Prahesta Waningyun
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 3 (2026): JURNAL BASTRA EDISI JULI 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v11i3.2769

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk, strategi, dan faktor-faktor yang memengaruhi kesantunan berbahasa santri putra baru dalam interaksi sosial di Pondok Pesantren Roudlotul Ulum, Kebumen. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap 83 santri putra baru. Analisis data mengacu pada model Miles, Huberman, dan Saldaña (2014), yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Keabsahan data diperoleh melalui triangulasi sumber dan teknik serta member checking. Hasil penelitian menunjukkan tiga strategi kesantunan yang dominan, yaitu positive politeness dalam interaksi antarsantri melalui ungkapan solidaritas, negative politeness dalam komunikasi dengan ustadz melalui tuturan formal dan hati-hati, serta bald on-record pada situasi mendesak. Faktor yang memengaruhi strategi tersebut meliputi hierarki institusional, latar belakang budaya daerah, dan pembiasaan adab pesantren. Temuan ini menunjukkan bahwa pesantren berperan sebagai institusi kontrol sosial yang menanamkan kesadaran pragmatik secara sistematis kepada santri baru.
CINTA AYAH DAN KONFLIK BATIN APPROACH – AVOIDANCE DALAM NOVEL AYAH KARYA ANDREA HIRATA Vera Yuliana; Prissilia Prahesta Waningyun
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 2 (2026): JURNAL BASTRA EDISI APRIL 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v11i2.2604

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji secara mendalam konflik batin tokoh Ayah dalam novel Ayah karya Andrea Hirata dengan fokus utama pada approach – avoidance conflict berdasarkan teori psikologi Kurt Lewin. Tokoh Sabari direpresentasikan sebagai Ayah yang memiliki cinta mendalam, tulus, dan total terhadap anaknya, yaitu Zorro. Namun, cinta tersebut tidak hadir sebagai pengalaman emosional yang sederhana dan menenangkan, melainkan sebagai sumber ketegangan psikologi yang bersifat paradoksal. Sabari terus berada dalam situasi tarik – menarik antara dorongan untuk mendekat (approach) demi mempertahankan relasi emosional dengan anak dan dorongan untuk menjauh (avoidance) guna menghindari penderitaan batin yang berulang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan psikologi sastra. Data berupa kutipan teks yang di analisis menggunakan konsep medan psikologis, valensi positif dan negatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cinta Ayah dalam novel Ayah termanifestasi sebagai konflik batin kronis yang membentuk struktur kepribadian, sikap hidup, dan pilihan eksistensial tokoh Sabari. Penelitian ini lebih menegaskan bahwa cinta Ayah dalam karya sastra juga dapat dipahami sebagai salah satu relasi emosional yang kompleks, ambigu, dan serta syarat dilema psikologis, bukan hanya sekadar nilai moral yang ideal.