Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Asuhan Keperawatan Dengan Pemberian Aromaterapi Dalam Menurunkan Nyeri Pada Pasien Hipertensi Diwilayah Kerja Puskesmas Telaga Dewa Kota Bengkulu Fatricia Wulandari; Marrita sari; Nur Elly; Indaryani
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 1 No. 4 (2022)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah Hipertensi merupakan salah satu penyakit silent killer yang hasusnya setiap tahun mengalami peningkatan dan bias menyerang siapa saja tidak memandang usia, hipertensi bias menyebabkan anterosklerosis sehingga berisiko terjadinya penyakit jantung koroner dan stroke jika tidak ditangani sedini mungkin. Tujuan penelitian untuk mengurangi skala nyeri dengan dilakukannya pemberian terapi menggunakan aromaterapi pada pasien hipertensi. Metodelogi penelitian metode metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif  dengan menggunakan pendekatan studi kasus dalam penelitian ini peneliti melakukan asuhan keperawatan dengan 2 responden dengan perlakuan yang sama antara responden 1 dan 2 dari setiap tindakan kedua responden dilakukan analisa berdasarkan terori dan state of art. Hasil penelitian  menunjukan bahwa adanya penurunan skala nyeri pada pasien hipertensi setelah dilakukan terapi menggunkan aromaterapi selama 7 hari dilakukan 2 kali dalam sehari selama 15 menit. 
Asuhan Keperawatan Gangguan Mobilitas Fisik Dengan Pemberian Terapi ROM Pada Pasien Stroke Di Wilayah Kerja Puskesmas Muara Bangkahulu Kota Bengkulu Tahun 2022 Ari Saputra; Marrita sari; Nur Elly; Nengke Puspita Sari
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 1 No. 5 (2022)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stroke merupakan suatu keadaan yang mengambarkan adanya gangguan peredaran darah diotak yang menyebabkan perubahan neurologi. Stroke terdiri dari dua jenis iskemik dan hemoragik. Stroke iskemik disebabkan adanya penyumbatan trombosis dan emboli di dalam pembuluh darah ke dalam otak, sedangkan stroke hemoragik adalah pecahnya pembuluh darah di otak sehingga mengakibatkan pendarahan ke dalam jaringan otak atau ruang subarkhnoid. Tujuan penelitian ini adalah untuk melakukan Asuhan Keperawatan Gangguan Mobilitas Fisik Dengan Pemberian Terapi ROM Aktif Pada Pasien Stroke. Metodelogi penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan menggunakan rancangan studi kasus. Penelitian dilakukan pada 2 orang pasien dan membandingkan respon hasil dari setiap tindakan yang dilakukan adalah ROM aktif yang dilakukan 2x sehari dengan waktu 30 menit selama 7 hari berturut- turut kepada kedua responden berbeda tetapi metode terapi yang sama, lalu hasil evaluasi selama 7 hari itu dibahas sesuai dengan teoritis dan dilakukan analisa dari hasil peneliti yang dilakukan oleh peneliti lain. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat peningkatan kekuatan  otot saat dilakukan ROM aktif pada pasien stroke.      
Asuhan Keperawatan Pemenuhan Kebutuhan Rasa Nyaman Nyeri Kepala Dengan Pemberian Terapi Akupresur Pada Lansia Yang Mengalami Hipertensi Diwilayah Kerja Puskesmas Telaga Dewa Kota Bengkulu Anggi Nur Anisa; Marrita Sari; Sutri Yani
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 1 No. 5 (2022)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi merupakan kondisi tekanan darah di atas nilai normal. Hipertensi bisa sebabkan oleh penyempitan pembuluh darah (vasokontriksi) maupun kekakuan pembuluh darah. Kondisi seperti itu akan meningkatkan resistensi secara sistemik yang diikuti dengan peningkatan tekanan darah. Seseorang dikatakan mengalami hipertensi jika tekanan darah sistolik >140 mmHg dan tekanan darah sistolik >90 mmHg. Tujuan penelitian ini adalah untuk melakukan Asuhan Keperawatan Pemenuhan Kebutuhan Rasa Nyaman Nyeri Kepala Dengan Pemberian Terapi Akupresur Pada Pasien Hipertensi. Metodelogi penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan menggunakan rancangan studi kasus. peneliti melakukan asuhan keperawatan pada 2 orang pasien dan membandingkan respon hasil dari setiap tindakan yang diberikan kepada kedua responden kemudian melakukan analisa berdasarkan teori dan penelitian sebelumnya. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat penurunan skala nyeri kepala dan tengkuk setelah dilakukan terapi akupresur pada pasien hipertensi.
Pengembangan Program Crafting untuk Meningkatkan Kreativitas dan Kemandirian Lansia di Panti Sosial Tresna Werdha Provinsi Bengkulu Marrita Sari; Nengke Puspita Sari
Jurnal Riset Media Keperawatan Vol. 8 No. 1 (2025): JUNI
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sapta Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51851/jrmk.v8i1.200

Abstract

This study aims to develop an effective crafting program to improve the creativity and independence of the elderlyat Panti Tresna Werdha. This study uses a program development method with a pre-test and post-test design. Thesample of this study was 30 elderly at Panti Tresna Werdha who were selected randomly. The results of the studyshowed that the crafting program can increase the creativity of the elderly by 70%, and the independence of theelderly by 60%. This study concludes that the crafting program can be an alternative activity that is beneficial forthe elderly to increase creativity and independence. Therefore, the crafting program can be implemented routinelyat Panti Tresna Werdha to improve the welfare of the elderly. The conclusion of this study is that the CraftingProgram to Increase Creativity and Independence of the Elderly at the Panti Tresna Werdha Social Institution inBengkulu Province shows that the crafting program has a significant positive impact on increasing the creativityand independence of the elderly. Through crafting activities, the elderly can not only express themselvescreatively, but also improve fine motor skills and self-confidence. In addition, this program also contributes tosocial interaction between the elderly, which is important for their mental well-being. Overall, the implementationof this program is expected to be an effective model for improving the quality of life of the elderly in socialinstitutions.