Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Ibu Dengan Pemberian Vitamin A Pada Balita Usia 6-59 Bulan Di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Kadolomoko Kota Baubau Tahun 2025 Rina Inda Sari; Harmanto; Jamudin; Siti Hardiyanti
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 5 No. 2 (2026)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v5i2.2151

Abstract

Defisiensi vitamin A masih menjadi masalah kesehatan pada balita yang berpotensi meningkatkan risiko gangguan penglihatan, infeksi, serta kematian. Salah satu faktor yang memengaruhi keberhasilan program suplementasi vitamin A adalah pengetahuan dan sikap ibu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap ibu dengan pemberian vitamin A pada balita usia 6–59 bulan di wilayah kerja UPTD Puskesmas Kadolomoko Kota Baubau tahun 2025. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah 621 ibu yang memiliki balita usia 6–59 bulan di Kelurahan Kadolomoko dan Kadolo, dengan jumlah sampel sebanyak 76 responden yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Data dianalisis menggunakan uji statistik chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan baik sebanyak 46 orang (60,5%) dan sikap positif terhadap pemberian vitamin A sebanyak 54 orang (71,1%). Hasil uji statistik menunjukkan nilai p value sebesar 0,003 (p < 0,05), yang berarti terdapat hubungan yang bermakna antara pengetahuan ibu dengan sikap dalam pemberian vitamin A pada balita. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa semakin baik tingkat pengetahuan ibu, semakin positif pula sikap terhadap pemberian vitamin A pada balita. Oleh karena itu, peningkatan edukasi kesehatan kepada ibu diperlukan untuk mendukung keberhasilan program pemberian vitamin A sebagai upaya pencegahan masalah kesehatan pada anak.
Pengaruh Aplikasi Maimo-Tensi Terhadap Tingkat Pengetahuan Masyarakat Dalam Pengelolaan Hipertensi Di Wilayah Pesisir Buton Selatan Harmanto; Jamuddin; La Renda
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 5 No. 8 (2026)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v5i8.2369

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang menjadi masalah kesehatan masyarakat dan dapat menyebabkan berbagai komplikasi apabila tidak dikelola dengan baik. Rendahnya pengetahuan masyarakat mengenai faktor risiko, pencegahan, dan pengelolaan hipertensi dapat memengaruhi perilaku dalam pengendalian tekanan darah. Pemanfaatan media edukasi berbasis digital menjadi salah satu strategi untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai hipertensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aplikasi Maimo-Tensi terhadap tingkat pengetahuan masyarakat dalam pengelolaan hipertensi di wilayah pesisir Buton Selatan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain quasi experiment menggunakan rancangan one group pretest-posttest design. Sampel penelitian berjumlah 30 responden yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner tingkat pengetahuan pengelolaan hipertensi sebelum dan sesudah diberikan edukasi melalui aplikasi Maimo-Tensi, kemudian dianalisis menggunakan analisis univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum intervensi sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan kategori cukup sebanyak 17 orang (56,6%), sedangkan setelah diberikan intervensi aplikasi Maimo-Tensi sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan kategori baik sebanyak 25 orang (83,3%). Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa penggunaan aplikasi Maimo-Tensi dapat meningkatkan tingkat pengetahuan masyarakat mengenai pengelolaan hipertensi di wilayah pesisir Buton Selatan. Aplikasi Maimo-Tensi dapat menjadi salah satu media edukasi kesehatan berbasis digital dalam mendukung upaya promotif dan preventif pengendalian hipertensi.