Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Pemberian Edukasi Kesehatan Terhadap Tingkat Pengetahuan Dalam Pencegahan Kambuhnya Gastritis Pada Di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Kapontori Tahun 2024 Harmanto Harmanto; Rina Inda Sari; Muhamad Ikhsan; Nurmila Popalia
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4223

Abstract

Salah satu penyakit tidak menular yang timbul akibat perubahan gaya hidup masyarakat adalah gangguan pada sistem pencernaan. Penyakit pada sistem pencernaan termasuk dalam kelompok penyakit tidak menular yang cukup sering dialami oleh masyarakat dan dapat berdampak pada aktivitas serta pola hidup sehari-hari. Salah satu gangguan yang umum terjadi adalah gastritis. Berdasarkan hasil wawancara awal dengan beberapa penderita gastritis di wilayah kerja UPTD Puskesmas Kapontori, diketahui bahwa sebagian besar belum memiliki pengetahuan dan pemahaman yang cukup mengenai penyakit gastritis maupun langkah-langkah pencegahannya. Beberapa di antaranya bahkan beranggapan bahwa kebiasaan merokok dan mengonsumsi minuman bersoda tidak berpengaruh terhadap kekambuhan penyakit tersebut. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi kesehatan terhadap peningkatan pengetahuan masyarakat dalam mencegah kekambuhan gastritis di wilayah kerja UPTD Puskesmas Kapontori tahun 2024. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan quasi eksperimen, menggunakan desain one group pre-test and post-test. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling, yang melibatkan 33 responden. Data dianalisis menggunakan Uji Wilcoxon Signed Rank Test guna mengidentifikasi pengaruh pemberian edukasi kesehatan terhadap tingkat pengetahuan dalam pencegahan kekambuhan gastritis di wilayah kerja UPTD Puskesmas Kapontori tahun 2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan pemberian edukasi kesehatan terhadap peningkatan pengetahuan masyarakat dalam pencegahan kambuhnya gastritis, dengan nilai signifikansi   p = 0,000 (p < 0,05).
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP REMAJA PUTRI MENGENAI PEMERIKSAAN PAYUDARA SENDIRI (SADARI) Wa Ode Nursyuhada; Budi Prasetyo; Sri Nurlian; Haslina; Rina Inda Sari; Yeni Yuliana
Jurnal Mitrasehat Vol. 16 No. 2 (2026): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v16i2.734

Abstract

Latar belakang: Kanker payudara menduduki peringkat tertinggi dalam angka kejadian dan kematian pada perempuan di seluruh dunia. Pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) merupakan cara termudah untuk mendeteksi kelainan pada ukuran, tekstur, serta bentuk payudara. Pemeriksaan payudara membantu deteksi dini kanker payudara, sehingga mengurangi risiko keparahannya. Tujuan: Mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan dan sikap remaja putri mengenai pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) di SMA Negeri 4 Kota Baubau. Metode: Jenis penelitian menggunakan desain quasi eksperiment dengan rancangan one-group pretest-posttest design. Sampel terdiri dari 84 siswi kelas XI tahun 2024, dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner tentang pengetahuan dan sikap remaja putri mengenai pemeriksaan payudara sendiri (SADARI). Selanjutnya, data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon. Hasil: Ada pengaruh pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan remaja putri mengenai pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) dengan nilai ρ = 0,000 < 0,05. Selanjutnya, ada pengaruh pendidikan kesehatan terhadap sikap remaja putri mengenai pemeriksaan payudara sendiri (SADARI), dengan nilai ρ = 0,000 < 0,05. Kesimpulan: Ada pengaruh pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan dan sikap remaja putri mengenai pemeriksaan payudara sendiri (SADARI). Pihak sekolah disarankan untuk bekerja sama dengan tenaga kesehatan dalam memberikan edukasi SADARI secara berkala kepada remaja putri.
Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Ibu Dengan Pemberian Vitamin A Pada Balita Usia 6-59 Bulan Di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Kadolomoko Kota Baubau Tahun 2025 Rina Inda Sari; Harmanto; Jamudin; Siti Hardiyanti
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 5 No. 2 (2026)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v5i2.2151

Abstract

Defisiensi vitamin A masih menjadi masalah kesehatan pada balita yang berpotensi meningkatkan risiko gangguan penglihatan, infeksi, serta kematian. Salah satu faktor yang memengaruhi keberhasilan program suplementasi vitamin A adalah pengetahuan dan sikap ibu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap ibu dengan pemberian vitamin A pada balita usia 6–59 bulan di wilayah kerja UPTD Puskesmas Kadolomoko Kota Baubau tahun 2025. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah 621 ibu yang memiliki balita usia 6–59 bulan di Kelurahan Kadolomoko dan Kadolo, dengan jumlah sampel sebanyak 76 responden yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Data dianalisis menggunakan uji statistik chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan baik sebanyak 46 orang (60,5%) dan sikap positif terhadap pemberian vitamin A sebanyak 54 orang (71,1%). Hasil uji statistik menunjukkan nilai p value sebesar 0,003 (p < 0,05), yang berarti terdapat hubungan yang bermakna antara pengetahuan ibu dengan sikap dalam pemberian vitamin A pada balita. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa semakin baik tingkat pengetahuan ibu, semakin positif pula sikap terhadap pemberian vitamin A pada balita. Oleh karena itu, peningkatan edukasi kesehatan kepada ibu diperlukan untuk mendukung keberhasilan program pemberian vitamin A sebagai upaya pencegahan masalah kesehatan pada anak.