Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Pengaruh Etos Kerja dan Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan di CV Sanli Kediri Dila Oktaviani; Sasi Utami; Yogi Yunanto; Katherin Daniar
Jurnal Akuntansi, Ekonomi dan Manajemen Bisnis Vol. 5 No. 3 (2025): November : Jurnal Akuntansi, Ekonomi dan Manajemen Bisnis
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jaemb.v5i3.6925

Abstract

This study aims to examine the extent to which work ethic and work environment influence employee performance at CV Sanli Kediri. A quantitative research approach was employed, involving the entire population of 30 employees as the sample through a saturated sampling technique. The data collected were analyzed using multiple linear regression analysis. The findings reveal that both work ethic and work environment, whether assessed individually or jointly, have a positive and significant effect on employee performance. The t-test results for the work ethic variable show a t-value of 2.932, which exceeds the critical t-table value of 1.697. Meanwhile, the work environment variable with a t-value of 8.864, also surpassing the t-table value of 1.679. From these results, it can be concluded that improving employees’ work ethic and establishing a supportive work environment have a tangible impact that contributes to enhancing employee performance. This highlights the importance of simultaneously managing both factors to sustain employee productivity.
Peran Self-Identity Sebagai Mediasi Pengaruh Peer Influence Terhadap Green Purchase Intention: Studi Pada Generasi Z Katherin Daniar; Sasi Utami
Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 4 No. 6 (2023): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ)
Publisher : Yayasan Pendidikan Riset dan Pengembangan Intelektual (YRPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/msej.v4i6.9196

Abstract

Penelitian ini menguji hubungan self-identity, peer influence, dan green purchase intention pada generasi Z. Populasi penelitian ini adalah generasi Z di Kota Kediri. Jenis penelitian ini adalah eksplanatori dengan pendekatan kuantitatif dengan mengumpulkan sebanyak 119 data responden. Analisis data menggunakan partial least square (SEM PLS). Hasil penelitian menunjukkan peer influence dan self identity memiliki pengaruh terhadap niat pembelian produk ramah lingkungan, self identity mampu menjadi mediasi hubungan antara peer influence dan green purchase intention.
Pengaruh Digital Brand Experience pada Keputusan Berkunjung Destinasi Rawan Bencana Rizqi Khoirunisa; Katherin Daniar
Jurnal Akuntansi Bisnis dan Humaniora Vol. 13 No. 2 (2026): Jurnal Akuntansi Bisnis dan Humaniora
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jabh.v13i2.9801

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana persepsi risiko berperan sebagai moderator antara Pengalaman Merek Destinasi Online (ODBE) dan pilihan wisatawan untuk mengunjungi suatu lokasi tertentu. Sebanyak 140 partisipan dengan pengalaman sebelumnya menggunakan sumber daya digital untuk meneliti destinasi wisata Ranupani disurvei menggunakan metodologi kuantitatif berdasarkan Partial Least Squares-Structural Equation Modelling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ODBE secara signifikan dan positif memengaruhi pilihan untuk berkunjung. Tidak hanya itu, tetapi persepsi risiko merupakan variabel terpenting dalam penelitian ini, dan memiliki dampak positif dan signifikan secara statistik. Di sisi lain, hubungan antara ODBE dan keputusan kunjungan tetap tidak berubah oleh persepsi risiko. Menurut hasil ini, pengalaman digital dan persepsi bahaya masing-masing berperan dalam membentuk pilihan wisatawan. Persepsi risiko merupakan faktor penting dalam pengambilan keputusan di daerah rawan bencana seperti Ranupani, sedangkan pengalaman digital membantu meningkatkan daya tarik dan persepsi positif destinasi tersebut. Penggabungan pengalaman digital dan persepsi risiko ke dalam penjelasan perilaku wisatawan merupakan area di mana studi ini menambah pengetahuan yang terus berkembang di bidang pariwisata.
PENTINGNYA PEMBINAAN DAN PENDAMPINGAN TERHADAP PEMBERDAYAAN PETANI PADI DI KABUPATEN TRENGGALEK Sasi Utami; Budi Susanto; Katherin Daniar; Ariful Shobirin; Adela Permata Sari
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol. 9 No. 1 (2026): COSTING : Journal of Economic, Bussines and Accounting
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/6fg0aq87

Abstract

Penelitian ini mengkaji pentingnya pembinaan dan pendampingan dalam meningkatkan pemberdayaan petani padi di Kabupaten Trenggalek. Latar belakang penelitian ini adalah berbagai tantangan yang dihadapi petani, seperti keterbatasan pengetahuan, rendahnya produktivitas, dan minimnya akses terhadap teknologi pertanian. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis perbedaan signifikan kemampuan petani sebelum dan sesudah menerima pembinaan dan pendampingan secara terstruktur. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif lapangan melalui wawancara dengan petani padi dan penyuluh pertanian sebagai sumber data utama. Analisis data dilakukan secara induktif menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan adanya perubahan positif yang signifikan pada keterampilan, praktik budidaya, dan kemampuan pengambilan keputusan petani setelah mengikuti program pembinaan. Petani menjadi lebih kompeten secara teknis, mampu mengelola lahan dengan lebih baik, serta meningkatkan kerja sama dalam kelompok tani. Penelitian menyimpulkan bahwa pembinaan dan pendampingan berkelanjutan sangat penting untuk memperkuat pemberdayaan petani, meningkatkan produktivitas, dan mendukung pembangunan pertanian berkelanjutan di Kabupaten Trenggalek
Pengaruh Pelatihan Karyawan dan Kompensasi terhadap Motivasi Kerja Karyawan pada Kopi Kayuhan Farid Candra Dwi Putra; Bothy Dewandaru; Katherin Daniar
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11779

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh pelatihan karyawan dan kompensasi terhadap motivasi kerja karyawan pada Kopi Kayuhan di Kediri, baik secara parsial maupun simultan. Dalam menghadapi persaingan usaha yang semakin ketat, perusahaan dituntut untuk memiliki sumber daya manusia yang berkualitas dan termotivasi agar mampu bekerja secara optimal. Motivasi kerja karyawan menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung produktivitas dan pencapaian tujuan perusahaan. Oleh karena itu, pelatihan karyawan yang tepat serta pemberian kompensasi yang sesuai diharapkan dapat meningkatkan motivasi kerja karyawan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian eksplanatori. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan Kopi Kayuhan di Kediri. Sampel penelitian sebanyak 30 responden yang ditentukan dari seluruh karyawan yang menjadi objek penelitian. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda, uji asumsi klasik, uji hipotesis, serta koefisien determinasi (R²). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan karyawan berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi kerja karyawan. Kompensasi juga terbukti berpengaruh positif terhadap motivasi kerja karyawan. Selain itu, pelatihan karyawan dan kompensasi secara simultan memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi kerja karyawan pada Kopi Kayuhan di Kediri. Temuan ini mengindikasikan bahwa motivasi kerja karyawan dapat ditingkatkan melalui pelaksanaan pelatihan yang efektif serta pemberian kompensasi yang sesuai. Oleh karena itu, peningkatan kualitas pelatihan dan penerapan sistem kompensasi yang tepat menjadi faktor penting dalam mendorong motivasi kerja karyawan dan mendukung keberhasilan usaha.