Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Gambaran Mikroskopis Bakteri Neisseria gonorrhoeae Pada Pasien Gonore dan Pemantapan Mutu Internalnya di Puskesmas Gedongtengen Yogyakarta: - Endita Widya Sari; Dhiah Novalina; Novita Eka Putri
Klinikal Sains : Jurnal Analis Kesehatan Vol. 13 No. 2 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36341/klinikal_sains.v13i2.7103

Abstract

Gonorrhea is a sexually transmitted infection with clinical symptoms of mucosal inflammation and pus formation in the genital area due to infection with the bacteria Neisseria gonorrhoeae. Transmission of gonorrhea infection can occur when the bacteria are transmitted through bodily fluids, sexual contact with sufferers, and deviant social behavior (MSM or FSW). Examination of patients diagnosed with gonorrhea requires accurate validation of results to improve internal quality, so that internal quality assurance of examinations is necessary. This study aims to determine the microscopic appearance of Neisseria gonorrhoeae bacteria in gonorrhea patients and to strengthen its internal quality assurance at the Puskesmas (Primary Health Center) Gedongtengen, Yogyakarta. The study used a descriptive study using a cross-sectional method. Data samples were taken from the medical records of patients who underwent gonorrhea examinations from January to May 2025 with a total of 35 patients, and positive results were dominated by female patients, with 8 patients. Gonorrhea examinations were carried out using the Gram staining method and then examined microscopically. The positive specimens showed clear morphology of DGNI (Gram-Negative Intracellular Diplococci) and PMN (Polymorphonuclear Cells), coffee bean-shaped, non-spore-forming, and non-motile bacteria. The entire examination process, including result validation and quality assessment, followed standard operating procedures (SOPs). The internal quality assurance assessment for gonorrhea examinations at Puskesmas Gedongtengen laboratory have met the standards with good qualifications, as stated in Puskesmas Gedongtengen SOP policy 43/UKPP/LAB/2023 concerning Internal Quality Assurance for Gonorrhea Examination.
PERBANDINGAN EFEKTIVITAS SERUM GOLONGAN DARAH A, B, O, DAN AB DALAM INDUKSI GERM TUBE PADA CANDIDA ALBICANS DENGAN VARIASI WAKTU INKUBASI Sindy Nadia Putri; Monika Putri Solikah; Novita Eka Putri
Indonesian Journal of Health Research Innovation Vol. 3 No. 3 (2026): Indonesian Journal of Health Research Innovation
Publisher : Yayasan Menawan Cerdas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64094/ky4tvg20

Abstract

Infeksi yang disebabkan oleh Candida albicans merupakan salah satu infeksi jamur oportunistik yang sering terjadi pada manusia. Identifikasi cepat C. albicans dapat dilakukan melalui uji germ tube menggunakan serum sebagai media induksi. Penelitian ini bertujuan membandingkan efektivitas serum golongan darah A, B, O, dan AB dalam menginduksi pembentukan germ tube dengan variasi waktu inkubasi 30, 45, 60, dan 75 menit. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan pendekatan kuantitatif menggunakan delapan sampel serum yang terdiri atas masing-masing dua sampel golongan darah A, B, O, dan AB. Isolat Candida albicans diinokulasikan ke dalam serum dan diinkubasi pada suhu 37°C, kemudian diamati secara mikroskopis. Data dianalisis menggunakan Fisher Exact Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembentukan germ tube hanya ditemukan pada serum golongan darah A pada waktu inkubasi 75 menit. Hasil uji statistik menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan antara serum golongan darah A, B, O, dan AB dalam menginduksi pembentukan germ tube (p = 0,036). Hasil tersebut menunjukkan adanya perbedaan efektivitas serum antar golongan darah dalam kondisi penelitian ini, dengan pembentukan germ tube teramati pada serum golongan darah A pada waktu inkubasi 75 menit.