Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pelatihan Pembuatan Tepung Ampas Kelapa dan Aplikasinya Pada Produk Pangan di Desa Jeruju Besar Kubu Raya Suharyani Amperawati; Donor Utomo Muhammad Susilo Donor Utomo Muhammad Susilo; Lidia Chronika Simanjuntak Lidia Chronika Simanjuntak; Dodi Iskandar Dodi Iskandar; Susana Susana; Abdi Redha Abdi Redha; Libertus Libertus; Y. Erning Indrastuti Y. Erning Indrastuti
Kapuas Vol. 5 No. 1 (2025): Kapuas : Jurnal Publikasi Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : Politeknik Negeri Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Kegiatan PKM ini dilaksanakan di Desa Jeruju Besar Kecamatan Kakap Kabupaten Kubu Raya Kalimantan Barat. Pada daerah ini terdapat banyak tanaman kelapa yang berpotensi untuk dikembangkan sebagai usaha pengolahan kelapa tepung ampas kelapa dari limbah yang belum termanfaatkan dengan baik. Tujuan kegiatan PKM ini adalah memanfaatkan limbah ampas kelapa parut yang merupakan hasil samping pembuatan santan menjadi tepung kemudian diolah menjadi berbagai produk pangan sehingga dapat memberikan nilai tambah bagi peningkatan kesejahteraan petani kelapa & masyarakat di sekitarnya. Tekstur tepung ampas kelapa memiliki serat yang sangat tinggi. Tepung ampas kelapa yang dihasilkan dapat digunakan sebagai bahan substitusi untuk pembuatan berbagai macam makanan terutama untuk kue kering maupun basah. Metoda pendekatan yang digunakan dalam kegiatan PKM ini adalah metode informasi teknologi, metode transfer teknologi, dan evaluasi. Proses pemberdayaan masyarakat menggunakan metode informasi teknologi dengan cara tanya jawab, diskusi, dan penyuluhan, sedangkan metode transfer teknologi dengan cara pembimbingan, pelatihan, dan demplot. Evaluasi hasil kegiatan melalui kuisioner yang diberikan kepada peserta kemudian dilakukan analisis. Analisis yang digunakan secara deskriptif terhadap kegiatan yang telah dilaksanakan, kemudian analisis kuantitatif melalui kuisioner. Partisipasi dan kemampuan peserta dalam pengolahan tepung ampas kelapa parut dan membuat produk olahannya sangat tinggi. Seluruh peserta (100%) menyatakan mendapatkan pengetahuan yang bermanfaat tentang pengolahan dan pemanfaatan ampas kelapa parut ini, kemudian menyatakan minatnya yang besar untuk mengusahakan pengolahan ampas kelapa parut menjadi tepung dan berbagai produk pangan yang bergizi, sehat dan enak dari tepung tersebut. Kata kunci: kelapa parut, kue basah, kue kering, limbah padat, tepung ampas kelapa
Pengaruh Ukuran Partikel Ampas Kelapa dan Rasio Kacang Tanah pada Karakteristik Snack bar Tinggi Serat Siti Aisyah; Yuliana Erning Indrastuti; Donor Utomo Muhammad Susilo; Dodi Iskandar; Suharyani Amperawati
Journal of Food Security and Agroindustry Vol. 4 No. 2 (2026): JUNE
Publisher : PAKIS JOURNAL INSTITUTE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58184/jfsa.v4i2.979

Abstract

Coconut dregs are a byproduct of the coconut oil processing industry, and their utilization as food is limited, even though they still contain crude fiber. This study aimed to analyze the effects of the size and ratio of peanuts and coconut dregs on the physical (color), chemical (water content and crude fiber), and sensory characteristics of snack bars. This study used a Completely Randomized Design (CRD) with two factors: the first factor is size of the coconut dregs (coarse and fine). The second factor was the ratio of coconut dregs to peanuts (15:85, 20:80, and 25:75 g/g). The analysis carried out on the snack bar was water content, fiber content, color (L*, a*, b*, whiteness index and browning index), sensory analysis (taste, color, aroma and texture) and hedonic. The results showed that the size of coconut dregs and the ratio of coconut dregs: peanuts did not affect the water content, b*, aroma, but did affect the fiber content, L*, a*, browning index, sensory taste, color, texture and hedonic. The 25:75 g ratio of coarse coconut dreg to peanuts had the highest preference score, with water and fiber contents of 4.51% and 17.52 %, respectively. The browning index of the snack bar with the highest preference score was the lowest. The coarse coconut dreg had a browning index of 28.80. The browning index of the snack bar with a coconut dreg:peanut ratio of 25:75 g had a browning index of 27.61.