Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Bahasa Sebagai Alat Pergaulan di Sekolah pada Siswa Kelas X-D SMA Negeri 2 Kabupaten Sorong Irwan Soulisa; Aram Palilu; Dinda I. Soulisa; Agustinus G. Gifelem; La Ode Ghondohi; Finolia S. Pattikawa
Abdimas: Papua Journal of Community Service Vol. 8 No. 1 (2026): Januari
Publisher : Lembaga Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/pjcs.v8i1.5048

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada siswa kelas X-D SMA Negeri 2 Kabupaten Sorong tentang penggunaan bahasa sebagai alat pergaulan di lingkungan sekolah. Bahasa tidak hanya berfungsi sebagai sarana komunikasi, tetapi juga sebagai media pembentukan sikap, solidaritas, dan karakter siswa. Metode pelaksanaan pengabdian dilakukan melalui kegiatan sosialisasi dan pendampingan dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pelaksanaan meliputi observasi, diskusi, dan dokumentasi selama kegiatan berlangsung. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa siswa menggunakan berbagai bentuk bahasa, yaitu bahasa Indonesia baku, bahasa tidak baku (bahasa gaul), campur kode, dan bahasa daerah. Bahasa berfungsi sebagai alat komunikasi, penyesuaian sosial, pembentuk solidaritas, serta sarana pembinaan karakter. Faktor yang memengaruhi penggunaan bahasa siswa antara lain lingkungan pergaulan, latar belakang budaya, media sosial, dan kepribadian siswa. Kegiatan pengabdian ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran siswa dalam menggunakan bahasa yang santun, efektif, dan sesuai konteks dalam kehidupan sehari-hari di sekolah.
Kajian Yuridis Normatif Terhadap Relevansi Logika Hukum Dalam Pembentukan Norma Hukum Dan Penyelesaian Kontradiksi Peraturan Perundang-Undangan Di Indonesia I Dewa Ayu Nyoman Utari Sastrani; Christin Sasauw; La Ode Ghondohi; Chesye Figeline Liklikwatil
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Keilmuan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 2 (2026)
Publisher : Yayasan Pendidikan Mandira Cendikia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jimkmc.v4i2.2107

Abstract

Pembentukan peraturan perundang-undangan di Indonesia menghadapi kompleksitas signifikan terkait koherensi normatif dan konsistensi sistemik dalam hierarki regulasi. Penelitian ini mengkaji relevansi logika hukum sebagai instrumen penalaran yuridis dalam pembentukan norma hukum dan penyelesaian kontradiksi peraturan perundang-undangan. Metode penelitian menggunakan pendekatan yuridis normatif dengan analisis kualitatif terhadap bahan hukum primer dan sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konstruksi logika hukum dalam pembentukan norma hukum Indonesia terintegrasi dengan landasan filosofis Pancasila, landasan sosiologis kebutuhan masyarakat, dan landasan yuridis hierarki perundang-undangan sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011 jo. Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2022. Mekanisme identifikasi kontradiksi normatif dilakukan melalui penerapan asas lex superior, lex specialis, dan lex posterior, serta evaluasi disharmoni vertikal dan horizontal. Model penyelesaian kontradiksi berbasis logika hukum mengintegrasikan prinsip single subject rule, harmonisasi substansi norma, dan mekanisme judicial review konstitusional. Penelitian ini merekomendasikan implementasi sistematis instrumen logika hukum, penguatan transparansi legislasi, dan optimalisasi pengawasan preventif untuk menjamin kepastian hukum dan keadilan substantif dalam sistem perundang-undangan nasional.
Perlindungan Data Pribadi Dalam Ekosistem Ekonomi Digital Di Indonesia: Tantangan Dan Implementasi Pasca Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi I Dewa Ayu Nyoman Utari Sastrani; Chesye Figeline Liklikwatil; La Ode Ghondohi; Christine Sasauw
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Keilmuan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 7 (2026)
Publisher : Yayasan Pendidikan Mandira Cendikia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jimkmc.v4i7.2325

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perlindungan data pribadi dalam ekosistem ekonomi digital di Indonesia pasca berlakunya Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Perlindungan Data Pribadi (UU PDP). Perkembangan ekonomi digital yang semakin pesat telah menjadikan data pribadi sebagai aset strategis yang memiliki nilai ekonomi tinggi, namun sekaligus meningkatkan risiko penyalahgunaan dan kebocoran data. Penelitian ini menggunakan metode hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, pendekatan konseptual, dan pendekatan komparatif yang didukung oleh studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa UU PDP telah memberikan landasan hukum yang lebih komprehensif dalam mengatur hak subjek data, kewajiban pengendali data, mekanisme pemrosesan data, serta sanksi terhadap pelanggaran data pribadi. Meskipun demikian, implementasinya masih menghadapi berbagai tantangan, antara lain rendahnya kesadaran masyarakat, kesiapan pelaku usaha digital yang belum merata, ancaman kejahatan siber, keterbatasan infrastruktur pengawasan, serta koordinasi antar lembaga yang belum optimal. Perlindungan data pribadi terbukti memiliki peran penting dalam meningkatkan kepercayaan konsumen dan mendukung pertumbuhan ekonomi digital yang berkelanjutan. Oleh karena itu, diperlukan penguatan regulasi, peningkatan literasi digital, serta pengawasan yang lebih efektif guna mewujudkan ekosistem ekonomi digital yang aman, terpercaya, dan berdaya saing.