Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Kajian Yuridis Normatif Terhadap Relevansi Logika Hukum Dalam Pembentukan Norma Hukum Dan Penyelesaian Kontradiksi Peraturan Perundang-Undangan Di Indonesia I Dewa Ayu Nyoman Utari Sastrani; Christin Sasauw; La Ode Ghondohi; Chesye Figeline Liklikwatil
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Keilmuan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 2 (2026)
Publisher : Yayasan Pendidikan Mandira Cendikia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jimkmc.v4i2.2107

Abstract

Pembentukan peraturan perundang-undangan di Indonesia menghadapi kompleksitas signifikan terkait koherensi normatif dan konsistensi sistemik dalam hierarki regulasi. Penelitian ini mengkaji relevansi logika hukum sebagai instrumen penalaran yuridis dalam pembentukan norma hukum dan penyelesaian kontradiksi peraturan perundang-undangan. Metode penelitian menggunakan pendekatan yuridis normatif dengan analisis kualitatif terhadap bahan hukum primer dan sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konstruksi logika hukum dalam pembentukan norma hukum Indonesia terintegrasi dengan landasan filosofis Pancasila, landasan sosiologis kebutuhan masyarakat, dan landasan yuridis hierarki perundang-undangan sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011 jo. Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2022. Mekanisme identifikasi kontradiksi normatif dilakukan melalui penerapan asas lex superior, lex specialis, dan lex posterior, serta evaluasi disharmoni vertikal dan horizontal. Model penyelesaian kontradiksi berbasis logika hukum mengintegrasikan prinsip single subject rule, harmonisasi substansi norma, dan mekanisme judicial review konstitusional. Penelitian ini merekomendasikan implementasi sistematis instrumen logika hukum, penguatan transparansi legislasi, dan optimalisasi pengawasan preventif untuk menjamin kepastian hukum dan keadilan substantif dalam sistem perundang-undangan nasional.
Pengaruh Kebijakan Ekonomi terhadap Akses Layanan Kesehatan di Indonesia: Studi Kasus Kebijakan Fiskal, Moneter, dan Sosial dalam Mengatasi Ketimpangan antara Daerah Perkotaan dan Pedesaan I Dewa Ayu Nyoman Utari Sastrani
AKADEMIK: Jurnal Mahasiswa Humanis Vol. 6 No. 1 (2026): AKADEMIK: Jurnal Mahasiswa Humanis
Publisher : Perhimpunan Sarjana Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study examines the influence of economic policies on access to healthcare services in Indonesia, with particular attention to fiscal, monetary, and social policies amid persistent disparities between urban and rural areas. Despite the implementation of various economic measures, including the National Health Insurance program (JKN), unequal distribution of health facilities and economic instability remain major challenges in achieving equitable healthcare access. The study aims to analyze how economic policies shape healthcare accessibility and to identify key constraints affecting service equity. A qualitative research approach was employed through in-depth interviews with government officials, healthcare workers, and community members, complemented by policy document analysis related to health financing and social protection. The data were analyzed thematically to capture patterns in policy implementation and its impacts on healthcare access. The findings indicate that while JKN has expanded population coverage, disparities in service quality and facility availability persist, particularly in remote and rural regions. In addition, uneven fiscal allocation and macroeconomic pressures such as inflation and interest rate fluctuations reduce household purchasing power and limit effective utilization of healthcare services. The study concludes that more inclusive and regionally balanced economic policies are essential to strengthen healthcare infrastructure, improve service quality, and ensure equitable access to healthcare across Indonesia.
Edukasi Cyber Crime: Pencegahan & Penanggulangan Phising Pada Siswa SMP Negeri 1 Kabupaten Sorong Melda Agnes; Norce; Dirly; Rita; Cindy; Christin; Sony; Hector; Lulu Jola Uktolseja; I Dewa Ayu Nyoman Utari Sastrani
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 5 (2026): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : CV. Era Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59066/jpkm.v2i5.2672

Abstract

Pesatnya perkembangan teknologi informasi meningkatkan kerentanan remaja terhadap ancaman siber. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi siswa SMP Negeri 1 Kabupaten Sorong mengenai penggunaan internet secara sehat dan aman, khususnya dalam pencegahan serta penanggulangan teknik phishing. Sosialisasi dilaksanakan pada tanggal 27 April 2026, dengan melibatkan 32 siswa kelas VII F menggunakan metode presentasi dan diskusi yang terbagi ke dalam tiga tahap: persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa mampu memahami cara menggunakan internet secara sehat dan aman, serta terhindar dari dampak negatif internet, termasuk phishing dan cyberbullying. Keaktifan dan partisipasi siswa selama sesi tanya-jawab mengindikasikan efektivitas materi yang disampaikan. Program sosialisasi ini terbukti mampu memperkuat kesiapan dan kewaspadaan digital siswa dalam memanfaatkan internet secara aman dan bertanggung jawab.
Edukasi Etika Komputer dan Keamanan Digital pada Siswa SMA YPKP Moria Sorong Melalui Praktik Metode ROT13 Melda Agnes Manuhutu; Jelsa; Aaron; Devicha; Martyn; Fredy; Aprilia; Defri; I Dewa Ayu Nyoman Utari Sastrani
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 5 (2026): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : CV. Era Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59066/jpkm.v2i5.2673

Abstract

Perkembangan teknologi digital yang pesat telah menciptakan tantangan baru dalam penggunaan teknologi informasi, khususnya bagi pelajar tingkat SMA yang merupakan pengguna aktif internet dan media sosial. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa mengenai etika komputer, bahaya kejahatan siber, dan konsep dasar keamanan informasi di SMA YPKP Moria Sorong. Kegiatan dilaksanakan oleh tim dari Universitas Victory Sorong melalui pendekatan sosialisasi yang dikombinasikan dengan praktik enkripsi ROT13 sederhana. Tahapan kegiatan meliputi observasi, sosialisasi, pelatihan, evaluasi, dan keberlanjutan program. Sebanyak 14 siswa dari kelas X, XI, dan XII berpartisipasi dengan antusias. Hasil menunjukkan bahwa siswa memperoleh pemahaman yang lebih baik terkait etika komputer, jenis-jenis kejahatan siber seperti phishing, hacking, dan malware, serta konsep dasar kriptografi melalui metode ROT13. Kegiatan ini membuktikan bahwa metode pembelajaran yang interaktif dan kontekstual efektif dalam meningkatkan literasi digital siswa SMA.
Perlindungan Data Pribadi Dalam Ekosistem Ekonomi Digital Di Indonesia: Tantangan Dan Implementasi Pasca Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi I Dewa Ayu Nyoman Utari Sastrani; Chesye Figeline Liklikwatil; La Ode Ghondohi; Christine Sasauw
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Keilmuan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 7 (2026)
Publisher : Yayasan Pendidikan Mandira Cendikia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jimkmc.v4i7.2325

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perlindungan data pribadi dalam ekosistem ekonomi digital di Indonesia pasca berlakunya Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Perlindungan Data Pribadi (UU PDP). Perkembangan ekonomi digital yang semakin pesat telah menjadikan data pribadi sebagai aset strategis yang memiliki nilai ekonomi tinggi, namun sekaligus meningkatkan risiko penyalahgunaan dan kebocoran data. Penelitian ini menggunakan metode hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, pendekatan konseptual, dan pendekatan komparatif yang didukung oleh studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa UU PDP telah memberikan landasan hukum yang lebih komprehensif dalam mengatur hak subjek data, kewajiban pengendali data, mekanisme pemrosesan data, serta sanksi terhadap pelanggaran data pribadi. Meskipun demikian, implementasinya masih menghadapi berbagai tantangan, antara lain rendahnya kesadaran masyarakat, kesiapan pelaku usaha digital yang belum merata, ancaman kejahatan siber, keterbatasan infrastruktur pengawasan, serta koordinasi antar lembaga yang belum optimal. Perlindungan data pribadi terbukti memiliki peran penting dalam meningkatkan kepercayaan konsumen dan mendukung pertumbuhan ekonomi digital yang berkelanjutan. Oleh karena itu, diperlukan penguatan regulasi, peningkatan literasi digital, serta pengawasan yang lebih efektif guna mewujudkan ekosistem ekonomi digital yang aman, terpercaya, dan berdaya saing.